Download

7 Makanan Lezat Rendah Kalori Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Makanan Sehat Lezat tetapi rendah kalori yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan anda..

Kenapa Sarapan Penting Untuk Menurunkan Berat Badan?

Penjelasan singkat tentang arti penting sarapan dalam proses menurunkan berat badan...

5 Tips Agar Tetap Termotivasi dalam Menurunkan Berat Badan

5 Tips sederhana agar kita tetap termotivasi dalam proses menurunkan berat badan...

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda

12 Panduan sederhana sebagai langkah awal menurunkan berat badan

6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-Diet

Beberapa Kesalahan Fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan program diet...

January 28, 2012

5 Kebiasaan Buruk Bagi Kesehatan Yang Harus Anda Hindari


5 Kebiasaan Buruk yang harus anda hindari
Sadar atau tidak, sebagian orang memiliki kebiasaan menjalankan gaya hidup maupun pola makan yang buruk. Hal ini tentunya berdampak negatif bagi kesehatan jika dibiarkan berlarut-larut. Apakah Anda mengalaminya? Cobalah tanya pada diri Anda!
Jangan khawatir! Karena berikut ini ada 5 cara sederhana untuk menjauhkan diri dari kebiasaan gaya hidup dan pola makan yang buruk sekaligus memulihkan kerusakan tubuh dan menormalkan metabolisme, yaitu:
  1. Kebiasaan: Kecanduan Soda Diet
    Minuman soda diet mengandung kadar kafein yang cukup tinggi dan konsumsi terus-menerus dapat menyebabkan kecanduan. Kafein yang terkandung dalam soda diet akan meredam rasa kantuk Anda, sedangkan keasaman sodanya dapat merusak gigi Anda.
    Cara mengatasinya: Batasi konsumsi soda diet, dan jangan minum soda diet setelah jam 2 siang. Berkumur dengan air setelah minum soda untuk mencegah pengikisan gigi.
  2. Kebiasaan: Meminum Pil Tidur
    Pil tidur seringkali dianggap sebagai penyelamat bagi orang yang sulit tidur. Konsumsi pil tidur dalam jangka panjang dapat merusak liver dan metabolisme tubuh karena biasanya pil tersebut merupakan kombinasi dari obat penghilang rasa sakit dan antihistamin.
    Cara mengatasinya: Konsumsi suplemen yang berbahan dasar alami seperti Melatonin dari Ultimate Nutrition untuk meningkatkan kualitas tidur, mengurangi depresi, dan mengatasi insomnia.
  3. Kebiasaan: Kecanduan Alkohol
    Minuman beralkohol memang memiliki manfaat bagi jantung, itupun dalam kadar yang sangat sedikit. Tapi beberapa orang mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak setiap harinya. Ini tentunya justru kurang baik bagi kesehatan.
    Cara mengatasinya: Melakukan perubahan gaya hidup dan pola makan yang sehat dan membatasi konsumsi alkohol.
  4. Kebiasaan: Mengkonsumsi Gula dan Pemanis Buatan dalam Jumlah Banyak
    Menambahkan gula pada kopi atau mengkonsumsi pemanis buatan yang terkandung dalam berbagai makanan olahan, snack, minuman kemasan, dan sebagainya akan memicu tubuh Anda menimbun kelebihan kalori dan menambah nafsu makan. Mengapa? Karena rasa manis menyebabkan tubuh mengirim sinyal ke otak untuk meningkatkan nafsu makan.
    Cara mengatasinya: Cobalah mengganti kebiasaan menambahkan gula pada makanan ataupun minuman Anda ataupun mengkonsumsi pemanis buatan dengan konsumsi buah segar yang memiliki rasa manis alami tentunya.
  5. Kebiasaan: Merokok
    Mengisap satu atau dua batang rokok dapat merusak kesehatan Anda. Bahkan satu isapan Asap rokok saja dapat mengancam kesehatan paru-paru, dampaknya baru akan terasa dalam jangka panjang.
    Cara mengatasinya: Cobalah alihkan keinginan untuk merokok dengan konsumsi makanan sehat seperti yogurt atau buah.
Dari 5 macam kebiasaan buruk di atas, adakah yang sesuai dengan kebiasaan Anda? Jika ada, akan sangat bijak jika Anda mulai menjauhi kebiasaan buruk ini. Mulailah gaya hidup dan pola makan sehat sekarang juga, dan berikan pengaruh positif pada keluarga Anda.

source:http://duniafitnes.com

January 27, 2012

Tips Mengatasi Beberapa Masalah Pencernaan


Penelitan menunjukkan bahwa sekitar 70% penyakit diakibatkan oleh gangguan pencernaan. Angka ini menunjukkan bahwa masalah pencernaan bukanlah yang boleh di abaikan. Berikut ini beberapa gangguan pencernaan yang tidak boleh Anda abaikan beserta cara mengatasinya.
Masalah pencernaan memang dapat mengganggu siapa saja. Masalah ini dapat terjadi saat makanan yang kita konsumsi tidak tercerna dengan baik dalam sistem pencernaan, sehingga zat gizi yang diperlukan oleh tubuh tidak bisa terserap dengan sempurna.
  • Merasa Penuh Dan Tidak Nyaman Setelah Makan. Kasus ini biasanya disebabkan oleh kebiasaan makan terlalu cepat atau kurang teratur, apalagi jika Anda makan dalam porsi besar pada malam hari. Usahakan makan dalam porsi sedikit lebih sering dan sisakan waktu untuk makan dengan tenang agar sistem pencernaan Anda bekerja lebih baik.
  • Mulas (Gastro Oesophageal Reflux), disebabkan asam perut yang bermunculan dalam kerongkongan dan menyebabkan rasa sakit. Biasanya terjadi setelah makan. Obat seperti antacids bekerja sangat efektif mengatasi masalah ini, namun dengan duduk diam dengan tenang setelah makan serta menghindari membungkuk atau tiduran juga dapat membantu. Turunkan berat badan hingga lingkar pinggang mengecil dapat membantu karena mengurangi tekanan pada perut yang membuat rasa mulas makin parah. Beberapa orang juga melaporkan manfaat mengurangi makan makanan pedas atau berlemak, teh, kopi, alkohol dan tembakau yang berlebihan.
  • Konstipasi , dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi untuk membantu merangsang pergerakan makanan ke dalam perut. Pilih makanan berserat tinggi seperti roti gandum, sereal, buah dah sayuran serta kacang-kacangan. Jangan lupa untuk minum air yang banyak untuk mengembangkan dan melembutkan serat yang masuk. Usahakan aktifitas fisik secara teratur untuk meningkatkan kekuatan otot yang membantu kontraksi dalam mendorong makanan masuk.
  • Irritable Bowel Syndrome (IBS), dapat dibaca sebagai diare atau konstipasi atau kadang bersamaan disertai dengan rasa sakit dan kembung. Para ahli masih belum tahu apa yang benar-benar menyebabkan sakit ini atau bagaimana cara mengatasinya atau bisa juga apa yang Anda makan bisa membuat perbedaan. Misalnya penyebab utamanya adalah konstipasi, ekstra serat dapat membantu namun apabila penyebabnya diare maka mengurangi sereal dengan serat tinggi, buah, sayuran dan makanan pedas juga membantu. Apabila terasa kembung bisa hindari kacang-kacangan, bawang merah atau sayur kubis.
Apabila cara-cara tersebut tidak mengurangi gangguan pencernaan Anda, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.

source:http://duniafitnes.com

January 26, 2012

Air Oksigen: Apakah Kita Memang Membutuhkannya?


Oksigen merupakan komponen utama kehidupan. Tanpa oksigen, roda kehidupan tidak akan berjalan. Oksigen terdapat bebas di udara dan dihirup untuk digunakan tubuh dalam menghasilkan energi untuk melakukan aktifitas. Teknologi yang maju memungkinkan untuk memasukkan oksigen murni kedalam wadah dan digunakan untuk keperluan tertentu. Selain itu, oksigen pun bisa ditambahkan ke dalam air dengan pertimbangan untuk memperoleh manfaat oksigen yang lebih baik lagi. Seperti halnya yang dijual di pasaran dengan sebutan air oksigen, yang harganya lebih mahal dibanding air kemasan biasa.
Sebenarnya, tanpa disadari, selain dihirup oksigen pun masuk melalui saluran pencernaan. Oksigen masuk ke saluran pencernaan melalui makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.
Manusia dalam keadaan normal membutuhkan oksigen sebanyak 535,7 gram per hari atau sekitar 375 liter per hari. Oksigen untuk tubuh ini diperoleh melalui proses pernapasan. Sekali bernapas, paru-paru bisa menampung sekitar 500 ml udara. Pada saat berolahraga, kebutuhan ini meningkat 5-10 kali lipat. Hal ini bisa dirasakan saat kita terengah-engah waktu berolahraga yang berarti suplai oksigen dalam tubuh berkurang. Sebenarnya dengan berolahraga secara teratur bisa meningkatkan keefektifan paru-paru dalam menghirup oksigen sehingga kita tidak sampai terengah-engah.
Air Oksigen
Molekul air sebenarnya sudah mengandung oksigen. Satu molekul air mengandung 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen. Air dalam suhu ruangan mengandung oksigen sebanyak 10 ppm (part per million atau milligram per liter). Pada suhu lemari pendingin kadar oksigen bisa meningkat sampai 15 ppm. Air oksigen secara umum dihasilkan dengan cara menyuling air terlebih dahulu sehingga bebas mineral kemudian baru ditambahkan oksigen. Dengen teknologi Oxygen Keeper, oksigen dimasukkan ke dalam air biasa yang bisa sampai 10 kali lipat kadarnya. Umumnya air oksigen mengandung 80 ppm per botolnya.
Air oksigen ini memiliki kelemahan yaitu oksigen yang dikandungnya tersebut sangat labil dan mudah terlepas kembali pada suhu ruangan, terkena panas atau terpapar cahaya matahari langsung, sehingga menjadi air biasa. Oleh sebab itu, di kemasan botol air oksigen selalu dituliskan untuk segera diminum sampai habis untuk mencegah kehilangan oksigennya. Selain itu, air oksigen tidak memiliki kandungan mineral yang diperlukan tubuh karena menggunakan air destilasi.
Air Segi Enam (Hexagonal)
Air segi enam juga diklaim mengandung lebih banyak oksigen dibanding air biasa. Mengapa disebut disebut segi enam (hexagonal)? Itu disebabkan karena molekul air yang satu ini memang berbentuk segi enam. Sebenarnya bentuk molekul air alami memiliki bentuk seperti huruf V dengan 2 atom hidrogen di ujung-ujungnya dan 1 atom oksigen di pusatnya. Yang membedakan air hexagonal dengan air biasa yaitu formasi susunan molekul airnya.
Dalam satu tetes air terkandung milyaran molekul air yang bergerak bebas dan tak beraturan. Sedangkan dalam bentuk padat (es dan salju), setiap enam molekul air tersusun secara teratur dan membentuk water cluster yang berstruktur cincin segi enam. Bagian tengah cincin yang kosong ini yang mampu mengikat oksigen lebih banyak sehingga tidak lolos ke udara bebas.
Air hexagonal secara alami banyak terdapat di pegunungan yang berhawa sejuk. Sedangkan di perkotaan, air ini sangat sulit dijumpai karena udara yang panas dan polusi. Dengan teknologi kekuatan medan magnet dan infrared, air hexagonal bisa diciptakan meskipun tidak dalam suhu dingin atau kondisi beku. Inilah air hexagonal yang dijual di pasaran.
Manfaatnya Belum Terbukti
Prof. Dr. Waluyo Soeriodibroto, MSc., PhD., SpG(K), ahli gizi dari Universitas Indonesia, mengemukakan bahwa sampai sejauh ini belum terbukti secara ilmiah ataupun secara klinis tentang manfaat kedua jenis air tersebut. Menurut beliau, selama ini peminum air oksigen dan heksagonal tersugesti dari pengakuan sepihak para produsen atau testimoni dari peminum yang belum pasti kebenarannya.
Ditambahkan lagi, bahwa air oksigen selain rentan suhu, juga bisa terurai selama penyimpanan. Itu sebabnya produsen menganjurkan untuk meminumnya kurang dari 20 menit setelah dibuka, sedangkan sebagian lain menyarankan produknya disimpan di lemari es dan terhindar dari cahaya matahari.
Air hexagonal yang secara struktural lebih kuat pun belum memiliki bukti yang signifikan apakah struktur ini tidak berubah saat masuk tubuh, yang mana suhu tubuh sekitar 37°C. Kemungkinan air ini akan baik di lambung bersama enzim pencernaan. Kalaupun bisa mencapai usus, kapiler mukosa usus pun tak bisa menyerap oksigen sebaik paru-paru.
Alih-alih menjadi sehat, lanjutnya, produksi radikal bebas akibat adanya oksigen yang berlebih ini malah berpotensi destruktif atau merusak pada tubuh. Bila oksigen dalam perut berada dalam kadar rendah memang tidak ada pengaruhnya, namun bila kadarnya tinggi bisa berbahaya karena oksigen bersifat radikal bebas. Radikal bebas merupakan salah satu faktor pencetus kanker.
Tentang Air dan Oksigen: Apa Yang Sebaiknya Dilakukan?
Sudah jelas bahwa air dan oksigen merupakan syarat wajib bagi kehidupan. Air merupakan komponen utama penyusun tubuh manusia karena 65-70% tubuh manusia terdiri dari air. Sedangkan oksigen diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi yang diperlukan dalam menjalankan aktifitas kehidupan.
Pembuatan air hexagonal memerlukan energi magnetik atau getaran yang dipaksakan. Penggunaan energi ini juga bisa berdampak pada pelepasan radikal bebas. Namun, ini tidak berarti air oksigen atau air hexagonal yang terurai berbahaya bagi kesehatan.
Sebenarnya, air yang bersih, sejuk dan segar sudah cukup memberikan manfaat bagi tubuh. Minum air dingin (air es) akan terasa lebih segar dibanding air hangat karena kandungan oksigennya lebih tinggi. Oksigen juga masuk dalam saluran pencernaan melalui makanan. Pada saat mengunyah dan menelan, tanpa kita sadari oksigen juga masuk ke saluran pencernaan.
Konsumsi air oksigen dan hexagonal memang dipengaruhi oleh gaya hidup dan jargon-jargon dari para produsen. Jadi masih perlukah konsumsi air oksigen atau hexagonal? Pilihan ini tergantung dari keyakinan konsumen tentang manfaatnya. Yang jelas, untuk konsumsi kedua jenis air ini kita harus merogoh kantong lebih dalam lagi.

Source:http://duniafitnes.com

Artikel Menarik Lainnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More