Download

7 Makanan Lezat Rendah Kalori Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Makanan Sehat Lezat tetapi rendah kalori yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan anda..

Kenapa Sarapan Penting Untuk Menurunkan Berat Badan?

Penjelasan singkat tentang arti penting sarapan dalam proses menurunkan berat badan...

5 Tips Agar Tetap Termotivasi dalam Menurunkan Berat Badan

5 Tips sederhana agar kita tetap termotivasi dalam proses menurunkan berat badan...

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda

12 Panduan sederhana sebagai langkah awal menurunkan berat badan

6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-Diet

Beberapa Kesalahan Fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan program diet...

January 19, 2008

Sepuluh Manfaat Teh bagi Tubuh

Ada banyak alasan untuk menikmati secangkir teh. Entah itu di pagi hari, sore hari, atau kapan pun. Selain terasa nikmat, teh ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita.

1. Teh mengandung antioksidan.
Antioksidan yang dimiliki teh memberikan perlindungan bagi tubuh Anda dari penuaan ataupun efek dari polusi.

2. Teh mempunyai kafein yang lebih rendah dari kopi.
Kopi biasanya mempunyai kafein 2 hingga 3 kali lipat lebih banyak dari teh. Secangkir kopi mengandung sekitar 135 mg kafein, sedangkan kafein di teh dengan ukuran yang sama, hanya terdapat kafein sebanyak 30-40 mg saja.

3. Mengurangi risiko terkena serangan jantung dan stroke.
Gumpalan dalam darah yang berasal dari kolesterol menyebabkan serangan jantung dan stroke. Teh dapat membantu melancarkan aliran darah dan membersihkannya. Sebuah penelitian di Belanda menemukan bahwa orang yang minum teh setidaknya 2 kali sehari 70% lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami serangan jantung.

4. Teh melindungi tulang.
Tidak hanya susu yang ditambahkan pada teh yang dapat memperkuat tulang Anda. Ada penelitian yang menemukan bahwa orang yang telah meminum teh lebih dari 10 tahun memiliki tulang yang kuat. Ini mungkin disebabkan oleh phytochemical yang terkandung di dalam teh.

5. Teh memberikan senyum yang indah.
Bukan teh yang menyebabkan kerusakan gigi, namun gula yang dicampurkan di dalamnya yang mempunyai efek buruk pada gigi. Teh sendiri mengandung flouride yang menjauhkan plak dari gigi. Jadi, tambahkanlah teh tawar pada rutinitas Anda dalam menjaga gigi dan gusi.

6. Teh meningkatkan pertahanan tubuh Anda.
Meminum teh dapat membantu ketahanan tubuh Anda agar terhindar dari infeksi.

7. Teh melindungi tubuh dari kanker.
Teh mengandung polyphenol, antioksidan yang ditemukan dalam teh, yang dapat melindungi tubuh dari kanker.

8. Teh dapat menjaga tubuh tidak kekurangan cairan.
Selama ini minuman yang mengandung kafein dianggap tak dapat dikategorikan dalam minuman yang memberi kontribusi cairan bagi tubuh. Namun para peneliti ternyata menemukan bahwa minuman berkafein dapat memberikan kontribusi cairan yang sama dengan minuman lain.

9. Teh bebas kalori.
Teh tidak mengandung kalori, kecuali jika ditambahkan pemanis atau susu. Mengkonsumsi 250 kalori lebih rendah per harinya akan dapat menurunkan berat badan sebanyak kurang lebih 1/2 kg per minggunya.

10. Teh meningkatkan metabolisme tubuh.
Teh, terutama teh hijau, dapat meningkatkan metabolisme tubuh Anda. Anda dapat membakar sekitar 70-80 kalori tambahan hanya dengan meminum 5 cangkir teh hijau setiap harinya.

Jadi, bila ingin minuman yang menyegarkan sekaligus menyehatkan, gantilah kebiasaan minum kopi Anda dengan minum teh.


(idionline/Dtkhealth,keluargasehat.com)

Sepuluh Mitos Menyesatkan Soal Makanan

1. Gula menyebabkan diabetes
Jika Anda penderita diabetes, Anda perlu memperhatikan asupan gula dan karbohidrat untuk menjaga kadar gula darah. Bila bukan diabetesi, asupan gula tak menyebabkan diabetes. Yang benar, makanan tinggi kalori, termasuk banyak minum dan makan manis,
kegemukan, dan tak pernah olahraga adalah faktor risiko utama penyebab penyakit diabetes tipe 2.

2. Semua lemak buruk
Kita semua butuh lemak karena lemak membantu penyerapan vitamin A, D, E, K, transmisi saraf, dan menjaga integritas membran sel. Namun,ketika dikonsumsi berlebihan, lemak menyebabkan peningkatan berat badan, penyakit jantung, dan kanker. Tentu tidak semua lemak buruk.Pilihlah lemak baik yang disebut lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dalam pola makan sehari-hari. Lemak tak jenuh ini terdapat pada ikan dan kacang kacangan.

3. Gula cokelat lebih baik dibanding gula putih
Memang benar gula cokelat mengandung sejumlah mineral. Namun, mineral itu bisa terasa manfaatnya untuk tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah banyak sekali. Dalam konsumsi sehari-hari, perbedaan kandungan mineral itu tak terlalu signifikan.

4. Kulit telur cokelat lebih bergizi dibanding yang putih
Warna kulit telur dapat berwarna-warni, tetapi itu tak ada hubungannya dengan kualitas, rasa, dan kandungan nutrisinya.

5. Turunkan kolesterol dengan pantang seafood
Kuncinya adalah konsumsi dalam jumlah wajar karena seafood memang mengandung kolesterol. Kadar koesterol dalam tubuh sebagian besar dipengaruhi oleh lemak jenuh dan trans fatty acid. Keduanya ini terdapat dalam daging merah dan makanan kemasan olahan. Trans fatty acid terdapat di snack kemasan, gorengan, atau margarin yang berisi minyak hydro genated.

6. Hindari karbohidrat agar berat badan cepat turun
Pesan utama diet rendah karbohidrat adalah karbohidrat mempercepat produksi insulin yang ujung-ujungnya akan menambah berat badan. Namun, membatasi asupannya secara berlebihan bisa membuat tubuh kekurangan karbohidrat untuk kegiatan harian. Akibatnya, tubuh akan membakar cadangan karbohidrat untuk energi, dengan melepaskan air. Itulah sebabnya Anda kehilangan banyak air ketika diet rendah karbohidrat.

7. Hindari kacang-kacangan karena berlemak
Memang benar kacang-kacangan tinggi kalori. Asal tak berlebihan, kacang-kacangan baik untuk kesehatan karena mengandung lemak tak jenuh tunggal dan ganda.

8. Ibu hamil harus makan untuk dua orang
Kebutuhan energi setiap orang itu berbeda. Rekomendasi tambahan gizi untuk ibu hamil adalah 100 kilo kalori untuk trimester pertama dan 300 kilo kalori untuk trimester kedua. Contohnya, tambahan kudapan sebelum tidur untuk ibu hamil adalah buah, yoghurt, dan beberapa potong biskuit.

9. Tidak makan malam membantu menurunkan berat badan
Banyak orang berpikir, makan lebih sedikit berarti mempercepat penurunan berat badan. Mereka tidak tahu, ketika tak makan, tubuh berpikir kita sedang kelaparan dan karenanya memperlambat proses metabolisme. Kita pun cenderung makan banyak sesudah melewati waktu makan. Karena itu, jangan lewatkan waktu makan. Cara yang sehat adalah makan sering tetapi dalam porsi kecil agar gula darah terus seimbang.

10. Daging merah tidak baik untuk kesehatan
Memang benar daging merah meningkatkan risiko penyakit jantung karena kandungan lemak jenuhnya. Padahal, daging putih juga mengandung lemak jenuh. Seporsi daging sapi sirloin atau babi tenderloin mengandung lemak jenuh lebih sedikit daripada paha ayam dengan kulit. Jangan makan daging ayam dengan kulitnya. Pilih daging sapi tanpa lemak agar tidak menambah kandungan lemak jenuh dalam tubuh.
(idionline/KCM,keluargasehat.com)

Makanlah dengan "Otak", Bukan dengan Emosi!

Bagaimana bisa tahu kalau yang kita makan itu tidak berlebihan? Dengan rutin menimbang berat badan!

Seperti balita ditimbang di posyandu, kita pun yang harus selalu mawas dengan pertambahan berat badan, perlu menimbang setiap bangun tidur pagi. Berat badan ideal kita menjadi acuan untuk tahu apakah yang kita makan berlebihan atau kurang dari yang tubuh minta.

Pola menu harian tentu harus senantiasa bervariasi. Semakin bervariasi menu semakin memenuhi kecukupan vitamin-mineral.Tubuh membutuhkan 40-an jenis vitamin-mineral, asam amino esensial, dan nutrisi lain yang tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri. Untuk itu tubuh hanya mengandalkan dari variasi menu harian, termasuk kebutuhan akan trace-elements. Kekurangan salah satu nutrisi esensial semacam ini untuk waktu lama tentu akan mengurangi kebugaran mesin tubuh yang harus terus beroperasi setiap saat.

Menu yang komplet, utamanya protein, dibutuhkan selain untuk melumasi, juga untuk mengganti bagian tubuh yang aus, dan pembentukan zat anti.Sel tubuh perlu terus beregenerasi. Sel tubuh juga perlu diproteksi. Sel tidak boleh layu. Kualitas sel-sel tubuh menentukan kemuliaan umur kita.

Proses menua atau lekas menjadi tua, juga lantaran sel-sel tubuh tidak terawat dengan baik. Peran besar bagi perawatan sel diberikan oleh apa yang kita konsumsi setiap hari. Kondisi tubuh kita mencerminkan otobiografi gizi harlan kita.Untuk bisa setua Shirli-baba Muslimov dari Azerbaijan yang masih aktif sampai usia 168 tahun, setua rata-rata umur penduduk Hunza (Pakistan), atau penduduk Rusia dan Ekuador, tentu tak bisa jika kita masih mengikuti selera hidup meja makan kita selama ini.

Zaman memang sudah berubah, pertanian dan peternakan juga sudah berubah. Yang belum berubah tekad kita untuk berubah. Seperti penduduk yang berumur panjang, kita merencanakan untuk mengisi meja makan dengan lebih banyak ikan dan unggas, membatasi daging, rutin mengonsumsi umbi-umbian, kacang-kacangan, sayur organik, buah lokal (pepaya, pisang, belimbing, sirsak, sawo, manggis), dan tinggalkan kebiasaan mengisi piring seperti porsi makan pekerja kuli.

Sekali lagi, supaya adil dan arif memperlakukan tubuh sehingga mampu hidup merentang panjang sampai ke paling ujungnya, kita harus "makan dengan otak", bukan dengan emosi.
(idionline/KCM, keluargasehat.com)

January 15, 2008

Suplemen untuk Mengurangi Stress

Siapa yang bisa terhindar stres? Hampir tidak ada. Bahkan bayi dan anak-anak bisa stres lho. Apalagi kita yang sudah dewasa.

Kalau stres datang, rasanya semua serba salah. Kerja tidak fokus, gagal memenuhi tenggat, kalaupun tugas selesai hasilnya tidak optimal.

Selain yoga dan meditasi, ternyata ada lho cara lain yang dapat ditempuh untuk mengurangi stres, yaitu dengan konsumsi suplemen. Nah, suplemen apa saja yang membantu meredakan stres? Yuk kita intip:

1. Vitamin C
Kadar vitamin C secara alami tinggi pada kelenjar adrenal. Penelitian memastikan bahwa saat kita stres dalam 20 menit cadangan vitamin C berkurang jauh. Vitamin C merupakan antioksidan ampuh, penting bagi fungsi sistem ketahanan tubuh dan pembentukan kolagen di kulit, tendon dan ligamen.

2. Vitamin B
Ketahanan atlet dan individu yang menurun saat kelelahan atau stres dapat dipertahankan dengan konsumsi ekstra vitamin B, khususnya vitamin B5, karena vitamin ini membuat tubuh beradaptasi terhadap stres dan menunjang Vitamin B5 helps the body adapt to stress and supports fungsi kelenjar adrenal. Vitamin B adalah larut air, makanya dengan mudah hilang dari tubuh karena penguapan dan stres.

3. Lemak esensial
Sekitar 60% jaringan otak terbuat dari sel-sel lemak. Struktur dan fungsi otak yang optimal terjadi saat sel-sel lemak dibentuk oleh sebuah komponen asam lemak omega tiga yang disebut asam deoksiribonukleat (DHA). Temuan baru-baru ini menegaskan bahwa asam lemak omega 3, khususnya DHA, berperan mencegah dan berguna untuk terapi depresi (gangguan yang datang sesekali) serta ketidakteraturan jam tidur yang kerap membarengi kondisi depresi.

4. Kalsium
Kalsium secara alami menenangkan mineral yang penting untuk kontraksi otot yang sehat serta relaksasi, tentu baik juga bagi kesehatan tulang.

5. Magnesium
Magnesium merupakan mineral yang terlibat dalam 300 lebih reaksi kimia dalam tubuh. Magnesium cenderung 'boros' dipakai saat kondisi stres. Defisiensi magnesium kerap dihubungkan dengan sindrom kelelahan. Magnesium merupakan relaxan otot alami, merupakan pilihan bagus untuk mengurangi ketegangan otot, menurunkan tekanan darah dan memperbaiki tidur.

6. Rhodiola
Rhodiola dapat meluaskan kapasitas memori dan belajar. Rhodiola juga berguna bagi penderita gangguan tidur (insomnia) yang kerap dihubungkan dengan stres atau depresi. Diduga Rhodiola dapat memperbaiki suasana hati (mood) dan melawan depresi dengan merangsang aktivitas neurotransmiter yang penting bagi kesehatan mental.

7. Melatonin
Melatonin, sebuah hormon antioksidan yang secara alami diproduksi di dalam tubuh, menghadang dampak negatif kortisol pada sistem kekebalan tubuh. Hormon ini sangat berguna dalam mencegah penyakit autoimun dan menigkatkan daya kerja endorfin, pembunuh rasa sakit yang dimiliki tubuh. Melatonin menormalkan kadar kortisol, juga melindungi pembuluh darah dan jantung, otak dan tulang dari bahaya yang diinduksi stres. Melatonin juga berguna untuk mencegah kenaikan kadar gula darah selama tubuh stres. Tindakan pertahanan ini berguna mencegah penyakit jantung, kehilangan memori, depresi, osteoporosis dan diabetes yang disebabkan stres.

Namun, sebelum memutuskan mengonsumsi suplemen di atas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda ya...

(idionline/NeT)

Jeruk Lebih Baik dari Tablet Vitamin C

Buah jeruk merupakan sumber vitamin C yang berguna untuk kesehatan manusia. Kandungan vitamin C sangat beragam antarvarietas, tetapi berkisar antara 27-49 mg/100 g daging buah.

Sari buah jeruk mengandung 40-70 mg vitamin C per 100 ml, tergantung pada jenisnya. Makin tua buah jeruk, biasanya makin berkurang kandungan vitamin C-nya, tetapi semakin manis rasanya.

Vitamin C terdapat pada sari buah, daging, dan kulit. Seperempat bagian dari total kandungan vitamin C buah jeruk terdapat di dalam sari buahnya. Betakaroten (provitamin A), yang membentuk vitamin A banyak terdapat di dalam kulit dan sari buah jeruk.

Vitamin C berperan dalam proses penyerapan zat besi nonorganik (zat besi dan makanan nonhewani) sehingga dapat mencegah dan membantu penyembuhan anemia (lesu darah). Vitamin C juga memiliki kemampuan sebagai antioksidan, yang dapat membantu mencegah kerusakan sel akibat aktivitas molekul radikal bebas.

Dalam tubuh, molekul radikal bebas mengoksidasi protein, asam lemak, dan DNA. Kerusakan akibat radikal bebas berimplikasi pada timbulnya sejumlah penyakit, termasuk kanker, kardiovaskular, dan katarak.

Secara signifikan, hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa asupan vitamin C yang tinggi dari makanan, termasuk dari jeruk, dapat mencegah kenaikan LDL teroksidasi. Kadar LDL teroksidasi tinggi merupakan faktor utama berkembangnya penyakit jantung.

Beberapa penelitian epidemiologi memang telah memperlihatkan hubungan signifikan antara asupan vitamin C dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Vitamin C dalam buah-buahan, termasuk jeruk, secara ilmiah telah terbukti mampu melindungi tubuh terhadap serangan kanker. Hasil penelitian epidemiologi menunjukkan bahwa konsumsi buah-buahan (salah satunya jeruk) dan sayuran yang tinggi, memiliki efek perlindungan terhadap kanker yang lebih baik dibandingkan dengan konsumsi vitamin C dalam bentuk tablet atau suplemen lainnya.

Karena oksidasi lensa mata memainkan peran penting pada pembentukan penyakit katarak, peran antioksidan (termasuk vitamin C) menjadi penting. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa individu dengan konsentrasi vitamin C dan karotenoid dalam darah yang tinggi, memiliki risiko terkena katarak lebih rendah.

Jeruk sebagai sumber vitamin C juga diduga memberikan efek pencegahan dan penyembuhan terhadap penyakit seperti pengeroposan tulang (osteoporosis), batu ginjal, gangguan fungsi kognitif, dan asma.

Selain sebagai sumber vitamin C jeruk juga merupakan sumber asam folat yang potensial. Satu buah jeruk dapat memenuhi 20 persen dari kebutuhan folat sehari-hari. Tingkat konsumsi makanan dengan kandungan folat tinggi, seperti jeruk segar atau dalam bentuk jus, akan meningkatkan kadar folat.

Peningkatan kadar folat akan menurunkan kadar homosistein, yang merupakan racun bagi dinding pembuluh darah. Dengan menurunnya kadar homosistein, risiko penyakit kardiovaskular juga berkurang.


Paling Ideal Dalam bentuk Jus
Komposisi gizi jeruk manis per 100 gram adalah: energi 45 kkal; protein 0,9 g; lemak 0,2 g; karbohidrat 11,2 g; fosfor 23 mg; kalsium 33 mg; besi 0,4 mg; vitamin A 190 IU; vitamin B1 0,08 mg, vitamin C 49 mg, serta air 87,2 g

Kandungan air buah jeruk tergantung pada lokasi penanamannya, sinar matahari, temperatur, kelembaban, dan lain- lain. Tanaman jeruk yang ditanam di daerah yang cukup air, daging buah dan kulitnya akan lebih banyak mengandung air dan mineral dibandingkan dengan yang ditanam di daerah kering.

Karbohidrat dalam jeruk merupakan karbohidrat sederhana, yaitu fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Dengan meningkatnya umur buah, kandungan gulanya bertambah, tetapi kandungan asamnya berkurang. Buah jeruk manis yang langsung terkena sinar matahari akan mengandung gula lebih banyak, demikian juga kandungan vitamin C nya.

Karbohidrat kompleksnya berupa polisakarida nonpati (secara umum dikenal sebagai serat pangan) yang baik untuk kesehatan. Serat pangan (dietary fiber) di dalam tubuh akan mengikat zat gizi pada suatu gel matriks, sehingga dapat memperlambat proses pengosongan lambung serta proses pencernaan dan penyerapan. Keadaan itu akan memperpanjang rasa kenyang dan menurunkan laju penyerapan glukosa, sehingga dapat membantu mencegah lonjakan kadar gula darah.

Kandungan asam sitrat cukup banyak pada buah yang masih muda, tetapi akan berkurang setelah buah masak. Kandungan asam sitrat jeruk manis valencia yang telah masak akan berkurang sampai dua pertiga bagian. Cairan buah jeruk manis mengandung asam malat 1,4-1,8 mg per liter.

Produk olahan jeruk yang paling ideal adalah dalam bentuk jus. Hal tersebut sangat didukung oleh kandungan air yang tinggi (70-92 persen), serta diimbangi oleh banyaknya kandungan vitamin, mineral, serat, gula, asam organik dan senyawa fitokimia Dalam bentuk jus, aneka macam jeruk (termasuk jeruk impor) dapat dinikmati setiap saat, tanpa mengenal musim.

(idionline/NeT)

Junk Food Percepat Penuaan

Makan pizza, ayam goreng crispy atau burger ditemani soft drink dingin tentu nikmat sekali apalagi mengingat rasa dan aroma jenis makanan tersebut sangat menggugah selera.

Tapi ingat, makanan cepat saji termasuk junk food, dan bila seseorang sudah terbiasa mengonsumsi jenis makanan ini sejak dini, maka semakin sulit mencegah proses degeneratif dan penuaan yang terjadi.

Hal ini dibuktikan para ilmuwan dari Glasgow University yang melakukan percobaan pada sejenis unggas. Unggas tersebut dibagi menjadi dua kelompok. Pertama diberi makanan yang kualitasnya tidak layak makan, semacam junk food. Sementara kelompok lainnya diberi makanan dengan takaran sesuai yang dibutuhkan.

Dari studi tersebut, para ilmuwan menemukan bahwa unggas yang diberi makanan sejenis junk food pada usia dua minggu pertama dalam hidupnya lebih cepat mati. Hal ini karena zat anti penuaan dan anti oksidan yang diproduksi tubuhnya hanya bertambah sedikit.

Seperti kita ketahui anti oksidan berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sehingga, kerusakan yang ditimbulkan partikel radikal bebas bisa menurun. Sebenranya anti oksidan antara manusia dan unggas berbeda, pada manusia, sudah ada anti oksidan alami dalam tubuh. sementara berbeda dengan unggas. Tubuh unggas tidak dapat membuat anti oksidan sendiri, yang terdiri atas vitamin A dan E. Jadi, mereka baru mendapatkannya dari makanan yang dikonsumsi.

Menurut Profesor Pat Monaghan dan Profesor Neil Metcalfe, kali pertama unggas tersebut diberi makan yang berbeda masih bisa tumbuh dengan kecepatan sama mencapai usia dewasa muda. Tapi, unggas yang mendapat makanan junk food sejak lahir hanya mendapat anti oksidan yang jumlahnya sedikit.

"Saya pikir kondisi ini mungkin tidak sama bila manusia mengonkonsumsi junk food. Tapi, siapa yang tahu," tutur Prof Metcalfe yang melaporkan hasil studi ini dalam Natural Environment Research Council.

(idionline/NeT)

Artikel Menarik Lainnya...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More