Download

7 Makanan Lezat Rendah Kalori Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Makanan Sehat Lezat tetapi rendah kalori yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan anda..

Kenapa Sarapan Penting Untuk Menurunkan Berat Badan?

Penjelasan singkat tentang arti penting sarapan dalam proses menurunkan berat badan...

5 Tips Agar Tetap Termotivasi dalam Menurunkan Berat Badan

5 Tips sederhana agar kita tetap termotivasi dalam proses menurunkan berat badan...

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda

12 Panduan sederhana sebagai langkah awal menurunkan berat badan

6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-Diet

Beberapa Kesalahan Fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan program diet...

Showing posts with label Info Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Info Kesehatan. Show all posts

April 29, 2013

Suhu Dingin Lemari Es Tidak Membunuh Bakteri


Fakta bahwa menyimpan makanan di lemari es tidak mematikan bakteri rupanya masih belum banyak dipahami oleh sebagian besar masyarakat kita saat ini.
Suhu dingin lemari es tidak membunuh bakteri melainkan hanya memperlambat pertumbuhannya saja. Mengingat ada beberapa jenis bakteri ber-spora dan dapat bertahan hidup di bawah suhu minus nol derajat celcius.
Suhu-Dingin-Lemari-Es-Tidak-Membunuh-BakteriItulah sebabnya masih ada beberapa makanan yang tetap busuk saat di simpan dalam lemari es, sebagai akibat dari kontaminasi bakteri baik dari makanan lain atau dari makanan itu sendiri. Masalah ini tentu akan mempengaruhi kesehatan Anda. Apalagi, kontaminasi bakteri tersebut tidak serta merta hilang begitu saja saat masakan tersebut dimasak.
Nah, agar permasalahan di atas bisa dicegah, sebaiknya Anda mengetahui bagaimana cara menyimpan masakan di dalam kulkas agar pertumbuhan bakteri tidak meracuni makanan Anda.

Atur Suhunya

Mengatur suhu pada lemari pendingin setidaknya harus 1 derajat C lebih rendah dari yang di tentukan. Contohnya, jika Anda dianjurkan untuk menyimpan daging ikan pada suhu 6 derajat C, maka Anda harus mengeset suhu lemari es menjadi 5 derajat C. Ini diperlukan agar bakteri tidak berkembang dengan cepat.

Jangan Mencampur Jenis Makanan Berbeda

Sebaiknya jangan mencampur jenis makanan mentah dan matang dalam satu kotak. Pisahkan masakan tersebut dengan cara meletakkan makanan matang dan siap saji di kotak bagian atas, daging segar seperti daging sapi dan ikan di bawahnya, dan kotak paling bawah untuk daging unggas.

Jangan Simpan Makanan terlalu Banyak

Menyimpan makanan terlalu banyak dapat membuat sirkulasi udara dan mesin lemari es bekerja ekstra untuk menjaga suhunya tetap dingin. Pastikan hanya menyimpan bahan makanan yang akan diolah untuk beberapa hari ke depan, agar lemari es Anda memiliki sirkulasi udara yang cukup dan terjaga kebersihannya.

Jangan Simpan Makanan Panas

Jika Anda selesai membuat masakan dan masakan tersebut masih panas, sebaiknya jangan disimpan di dalam kulkas terlebih dulu karena bisa merusak mesin pendingin Anda. Biarkan masakan Anda dingin di suhu ruangan, dan pastikan uapnya benar-benar hilang sebelum Anda menyimpannya dalam lemari es.

Bersihkan Secara Berkala

Bersihkan lemari es secara berkala, baik dari genangan air, bekas makanan, atau sisa potongan daging yang tercecer. Lemari es yang kotor dapat mengurangi kemampuan mesin pendingin bekerja optimal. Kondisi ini juga bisa menjadi sarang bakteri untuk berkembang biak dan membuat makanan tersimpan menjadi tidak higienis. (dan)

April 27, 2013

Hindari Menyimpan Makanan Ini di Kulkas


Anda mungkin sudah terbiasa menyimpan segala jenis makanan atau bahan makanan di dalam lemari pendingin atau kulkas sehabis berbelanja dari pasar atau supermarket. Tapi apakah semua jenis makanan harus disimpan dalam kulkas agar lebih awet?
Sebelum makanan Anda membusuk atau sudah kehilangan rasanya, ada baiknya ketahui dulu fakta tentang makanan atau bahan makanan apa saja yang boleh dan tidak dianjurkan untuk disimpan di dalam kulkas.
Tomat
Faktanya, tomat justru lebih cepat membusuk jika disimpan di dalam kulkas. Membran dinding sel tomat menjadi rusak akibat suhu dingin dalam kulkas sehingga menjadi lembek dan pucat. Keluarkan tomat dari bungkus kertas atau plastik dan simpan dalam suhu ruangan, dengan posisi bagian tangkai berada di atas. Jauhkan dari sinar matahari!. Dan ingat, dalam kondisi sudah matang tomat hanya bertahan segar tiga hari saja.
Alpukat
Sebaiknya Anda tidak menyimpan alpukat yang masih mentah (keras) ke dalam kulkas karena akan memperlambat masa matangnya. Tapi sebaliknya, simpan alpukat yang sudah matang dalam kulkas jika Anda belum akan memakannya dalam waktu dekat.
Petersali dan Selasih
Salah satu contoh selasih adalah daun kemangi yang biasa disajikan untuk menu lalapan. Daun kemangi akan cepat rusak jika disimpan di dalam kulkas. Begitu pula dengan sayur peterseli yang banyak digunakan untuk membuat pizza dan spaghetti. Cukup simpan keduanya dalam wadah berarir (seperti menyimpan bunga) di dapur Anda.
Mayonnaise
Mayonnaise bukan merupakan produk turunan susu, jadi Anda tidak perlu menyimpannya di dalam kulkas. Mayonnaise terbuat dari telur yang sudah dipasteurisasi ditambah cuka, garam dan jus lemon sehingga aman dari perkembangan bakteri.
Selai kacang
Kecuali Anda membuat sendiri selai kacang secara alami, selai kacang produksi komersial tidak perlu disimpan di dalam kulkas. Bahkan setelah dibuka sekali pun, citarasanya tidak akan berubah selama tiga bulan.
Selai dan asinan buah
Dalam sitilah asing selai buah sering disebut dengan jam atau fruit preserve. Dari namanya saja sudah jelas. Presereve artinya sudah diawetkan. Jadi selai atau asinan buah akan tetap awet dalam suhu ruangan biasa.
Roti
Menyimpan roti seperti roti tawar dalam kulkas hanya akan membuat roti menjadi kering. Cukup taruh di atas meja makan dan habiskan sebelum empat hari atau sebelum tanggal kadaluwarsanya.
Mentega
Kecuali Anda diserang gelombang udara panas, mentega akan baik-baik saja dalam suhu ruangan biasa.
Kecap
Kecuali Anda jarang memakai kecap untuk memasak, menyimpan kecap dalam suhu ruangan tidak akan mempengaruhi citarasa dan kualitasnya.
Saus
Hampir semua jenis saus baik saus tomat, cabai, kedelai dan bahkan saus ikan sekali pun tidak perlu disimpan dalam kulkas. Cukup pastikan terhindar dari sinar matahari langsung.
Bawang putih dan merah
Bawang putih dan merah lebih cepat lembek dan rusak dalam kulkas. Lagipula aromanya bisa merusak makanan lain dalam kulkas. Cukup simpan dalam wadah berlubang di rak dapur. Tapi pastikan jauh dari kentang yang bersifat lembab dan mengeluarkan gas sehingga dapat merusak bawang.
Kentang
Kandungan tepung dalam kentang akan cepat menjadi gula jika disimpan dalam kulkas. Akibatnya rasanya akan berubah dan warnanya cepat menghitam saat dimasak. Cukup simpan dalam kantong kertas di dapur.
Kopi
Proses kondensasi dalam kulkas bisa merubah kualitas rasa biji kopi atau kopi bubuk. Cukup simpan kopi dalam wadah tertutup rapat dalam suhu ruangan biasa.
Madu
Madu tidak akan berubah kualitas dan rasanya dalam suhu ruangan. Suhu dingin dalam kulkas malah akan mengentalkan madu sehingga susah dituang atau dioles.
Minyak Zaitun
Kecuali Anda punya stok banyak dan jarang memakainya berbulanbulan, minyak zaitun aman disimpan dalam suhu ruangan yang terhindar dari sinar matahari. (aan)

source:http://duniafitnes.com

April 26, 2013

Yang Terjadi pada Tubuh saat Berhenti Merokok


Sejak puluhan tahun lalu kampanye anti merokok telah dikumandangkan di seluruh penjuru dunia. Ada yang berhasil berhenti merokok, namun banyak pula muncul perokok-perokok baru yang menambah deretan orang yang gemar merokok, terutama di kalangan remaja.
Inilah-yang-Terjadi-pada-Tubuh-saat-Berhenti-Merokok
Ironis memang kala kampanye anti rokok gencar disosialisasikan, jumlah orang yang berhenti merokok masih sangat minim dibandingkan jumlah orang yang gemar merokok yang kian meningkat dari tahun ke tahun.
Berhenti atau minimal mengurangi kebiasaan merokok memang bukan perkara mudah. Apalagi bagi mereka yang sudah bertahun-tahun ‘kecanduan’ rokok. Jika selama ini kampanye anti rokok lebih menekankan pada bahaya merokok seperti memicu kanker, serangan jantung, dan panyakit mematikan lainnya, sekarang mari kita lihat dari sisi lain, yakni apa yang terjadi pada tubuh Anda jika Anda berhasil berhenti merokok, seperti dikutip doktersehat.

20 Menit Pasca Berhenti Merokok

Merokok dapat meningkatkan detak jantung, membuat irama jantung menjadi tidak teratur, dan bahkan meningkatkan tekanan darah. 20 menit setelah Anda mengisap rokok terakhir, detak jantung dan ritme jantung akan kembali normal. Tekanan darah juga berangsur turun.

2 Jam Pasca Berhenti Merokok

Setelah dua jam tanpa asap rokok, denyut jantung dan tekanan darah akan kembali stabil. Ujung kaki dan tangan Anda mungkin akan terasa hangat. Semua ini merupakan tanda dari penghentian nikotin rokok yang Anda isap dua jam yang lalu.

12 Jam Pasca Berhenti Merokok

Selama merokok, Anda telah menghisap karbon monoksida, zat yang dapat meracuni tubuh dalam. Seperti kita ketahui bahwa karbon monoksida dapat mengganggu sel darah mengikat oksigen, sehingga bisa memicu penyakit jantung. Setelah 12 jam berhenti merokok, karbon monoksida dalam tubuh akan mulai menurun, dan oksigen dalam tubuh akan meningkat hingga ke tingkat normal.

24 Jam Pasca Berhenti Merokok

Bisa dikatakan bahwa rentang waktu 24 jam pasca berhenti merokok merupakan waktu krusial bagi orang yang berhenti merokok. Jika seseorang berhasil berhenti merokok selama 24 jam, berarti ia berhasil menurunkan risiko serangan jantung sebesar 20 persen dari 85 persen tingkat risiko saat ia merokok. Ini adalah awal yang sangat baik.

48 Jam Pasca Berhenti Merokok

Selain merusak sistem pernapasan dan kardiovaskular, kebiasaan merokok juga dapat merusak sistem saraf tubuh Anda, yakni saraf pada indera penciuman dan perasa. Setelah 48 jam Anda berhenti merokok, ujung-ujung saraf Anda akan kembali tumbuh secara perlahan dan kemampuan indera penciuman dan perasa Anda akan meningkat. Di saat ini Anda akan mulai merasakan nikmatnya kesehatan.

72 Jam Pasca Berhenti Merokok

Pada masa ini, kadar nikotin dalam tubuh Anda akan benar-benar bersih dan dikeluarkan oleh tubuh. Namun, tantangan terbesar biasanya akan mencapai puncak di waktu ini. Keinginan untuk kembali merokok yang lebih kuat, sakit kepala, mual, dan beberapa gejala psikis seperti sering marah, stres, mungkin akan Anda rasakan di masa ini. Namun Anda tidak perlu khawatir karena gejala tersebut akan berlalu dengan cepat.

2-3 Minggu Pasca Berhenti Merokok

Setelah mencapai dua minggu berhenti merokok, tingkat kesehatan Anda akan meningkat. Fungsi-fungsi tubuh Anda mulai bekerja sebagai mana mestinya. Bahkan, Anda tidak akan merasa ‘ngos-ngosan’ atau berat di dada saat berolahraga. Di masa ini tubuh akan melakukan regenerasi sel-sel yang rusak, sirkulasi oksigen dalam tubuh akan meningkat, disertai peningkatan fungsi paru-paru yang signifikan. Anda pun bisa bernapas lebih ringan dan lega.

1-9 Bulan Pasca Berhenti Merokok

Di dalam paru-paru terdaapt rambut halus (silia) yang berfungsi mendorong lendir keluar. Silia akan meregenerasi diri dan mulai berfungsi optimal, sehingga mengurangi risiko infeksi paru-paru. Gejala batuk dan sesak napas pun akan mulai menurun dengan pesat.

1 Tahun Pasca Berhenti Merokok

Hadiahkan diri Anda reward yang paling istimewa untuk merayakan satu tahun bebas dari asap rokok. Satu tahun setelah berhenti merokok risiko serangan jantung akan berkurang hingga 50 persen. Dan tentunya risiko ini akan semakin menurun drastis jika Anda berhasil menghentikan kebiasaan merokok di tahun-tahun mendatang.
Berhenti merokok memang tidak mudah. Namun, jika Anda ingin mendapatkan peluang hidup lebih lama agar bisa berkumpul bersama orang-orang tercinta, maka berhenti merokok patut dicoba. God Bless You. (dan)

source:http://duniafitnes.com

November 23, 2012

Berapa Lama Waktu Tidur yang Efektif?


Setiap orang, rata-rata, akan tidur selama 24 tahun sepanjang hidupnya. Dan, apakah Anda tahu bahwa dibalik tidur banyak fenomena-fenomena yang berdampak pada kita?
Selama beberapa tahun belakangan, penelitian seputar tidur banyak dilakukan oleh ilmuwan untuk menemukan jawaban dari berbagai pertanyaan, misalnya: berapa lama waktu yang ideal untuk tidur, bagaimana tidur bisa berdampak pada kita, dan mengapa banyak fenomena terjadi saat tidur.
Berikut adalah hal-hal yang Anda perlu ketahui tentang tidur:
Lupakan mitos tidur 8 jam setiap malam
Mitos tidur 8-9 jam ini memang sudah menyebar luas. Namun, secara ilmiah mitos ini tidak pernah ada buktinya. Pernyataan ini juga diungkapkan langsung oleh salah satu peneliti terkenal tentang tidur, Daniel Kripke dalam sebuah wawancara.
Dalam penelitian terbarunya, Kripke menemukan bahwa “orang yang tidur antara 6,5 jam dan 7,5 jam setiap malam memiliki umur yang paling lama, lebih bahagia dan paling produktif.”
Menariknya lagi, tidur lebih lama dari 7,5 jam itu justru akan berdampak lebih buruk bagi kesehatan Anda. “Tidur 8,5 jam ternyata lebih buruk daripada tidur 5 jam,” ujar Kripke.
Apa yang terjadi pada otak jika tak cukup tidur?
Topik ini adalah salah satu aspek yang paling menarik tentang tidur. Ada pernyataan yang berbunyi, “Bekerja lembur tidak akan meningkatkan kinerja otak. Ini justru membuat Anda bodoh.”
Pada kenyataannya, orang yang tidur hanya 4 jam juga bisa sesegar dan seaktif seperti orang yang tidur selama 7,5 jam. Hal itu juga dikuatkan oleh penelitian yang menyatakan bahwa, “orang kurang tidur pada kenyataannya bisa memberikan dampak yang sama persis seperti seseorang yang tidak kurang tidur, ketika keesokan paginya.”
Walaupun kita kurang tidur atau tidak, otak juga bisa kehilangan fokus. Jika kita mulai kehilangan fokus tetapi tidak kurang tidur, otak kita tetap bisa mengkompensasi dan kembali meningkatkan fokus. Dan, jika kita kurang tidur, otak kita tidak bisa kembali fokus.
“Temuan utama ini menemukan bahwa otak pada orang yang kurang tidur bisa bekerja normal kadang-kadang, tapi sebentar-sebentar akan mengalami fenomena yang mirip dengan mati listrik,” ujar Clifford Saper dari Harvard.
Jadi, orang yang hanya tidur 4 jam masih bisa melakukan pekerjaan dengan baik dan sadar dengan apa yang dikatakannya. Satu-satunya masalah adalah, orang kurang tidur tidak memiliki kemampuan otak untuk mengarahkan agar kembali fokus setelah mereka kehilangan perhatian. Bahkan lebih buruknya lagi, orang kurang tidur tidak sadar akan penurunan dalam kinerjanya.
“Orang kurang tidur mungkin tidak tahu pekerjaannya terganggu. Pada periode untuk menormalkan fungsi otak, mereka hanya bisa memberikan rasa aman palsu pada kompetensi dan keamanan. Pada kenyataannya, inkonsistensi otak bisa memiliki konsekuensi yang membahayakan,” ujar Saper.
Tidur adalah jalan menuju kesuksesan
Tidak cukup tidur akan memberikan rasa sakit. Jadi sekarang, Anda sebaiknya mulai mengoptimalkan kebiasaan tidur Anda ke level yang baru dan cobalah tidur dengan waktu yang ideal demi menuju kesuksesan, seperti yang diungkapkan oleh salah satu pendiri The Huffinton Post, Arianna Huffington.
Berikut adalah 3 hal utama yang harus dilakukan, dalam upaya untuk memiliki tidur yang lebih baik dan bekerja lebih produktif:
1. Mulai tidur siang setiap hari, mengapa dan bagaimana?
Waktu tidur siang sebenarnya tidak harus lama seperti tidur di malam hari. Menurut salah satu penulis buku terlaris di New York Times, Michael Hyatt tidur siang bisa dilakukan cukup 20 menit saja.
Berikut hal-hal yang Anda perlu ketahui dari tidur siang:
  • Seperti kata Michael, beberapa manfaat inti dari tidur siang adalah Anda bisa mengembalikan kewaspadaan otak dengan hanya beberapa menit dengan tidur ringan.
  • Menurut saran dari penulis, Anda sebaiknya tidur siang di jam 3.00 sore. Ini merupakan salah satu cara ampuh untuk membawa produktivitas kembali hingga 100 persen, dalam upaya mendapatkan energi untuk melanjutkan pekerjaan sampai waktu kerja selesai.
  • Salah satu manfaat utama dari tidur siang setiap hari adalah mengurangi rasa lelah dengan cara yang sederhana. Selain itu, tidur siang singkat juga bisa membantu meningkatkan rasa kebahagiaan harian Anda.
Untuk mencoba rutinitas tidur siang kadang sangat sulit dilakukan. Berikut adalah 3 cara yang Anda bisa coba sendiri:
  • Rutinitas tidur siang akan sangat sulit, terutama jika Anda bekerja di sebuah kantor besar, atau Anda cenderung merasa takut orang lain akan menganggap Anda pemalas. Salah satu hal penting di sini adalah untuk membuat orang lain “menyadari” kenyataan, bahwa Anda memang tidur siang setiap hari. Cobalah dan cari dukungan dari rekan kerja atau atasan Anda, sehingga Anda bisa mengatur diri untuk mengembangkan kebiasaan ini.
  • Waktu adalah hal yang sangat penting. Jangan biarkan tidur siang Anda melebihi maksimal 30 menit. Tidur selama 20 menit juga terbukti menjadi waktu yang optimal.
  • Yang terpenting lainnya adalah buatlah kebiasaan tidur Anda konsisten. Jaga baik frekuensi (setiap hari) dan waktu tidur yang sama dan konsisten.
2. Mengembangkan ritual tidur, bagaimana dan mengapa?
Anda harus bisa membuat tidur semudah menyikat gigi setiap malam. Mengembangkan ritual tidur yang akan membuat Anda siap untuk tidur nyenyak sebenarnya sangat sederhana. Ritual itu berbeda dari kebiasaan.
“Kebiasaan itu sering dianggap sebagai kegiatan yang Anda paksakan diri untuk melakukannya. Namun, ritual itu adalah kegiatan yang memang Anda selalu lakukan tanpa ada paksaan,” ujar sang penulis The Power of Full Engagement, Jim Loehr dan Tony Schwarz.
Ketika Anda ingin mencoba membuat ritual tidur, salah satu hal utama adalah Anda harus punya aktivitas terakhir agar bisa melepaskan diri dari tugas-tugas di sisa hari Anda. Berikut adalah beberapa aktivitas terakhir yang bisa Anda coba:
  • Anda bisa melakukan 20 menit berjalan dengan satu set setiap malam sebelum tidur. Ini adalah cara yang bagus untuk membersihkan kepala Anda dan siap untuk tidur.
  • Anda bisa mencoba untuk membaca buku-buku fiksi. Berbeda dengan buku non-fiksi, buku fiksi adalah cara yang bagus untuk benar-benar melepaskan diri, memasuki dunia dan pola pikir yang berbeda dan kemudian siap untuk tidur lama.
  • Anda harus membuat jadwal bangun tidur dengan waktu yang berdekatan dengan aktivitas wajib yang Anda lakukan sesudah bangun tidur. Misalnya, jika Anda harus sarapan jam 7.40, Anda harus nyalakan alarm jam 7.30. Cara ini cukup ampuh melawan rasa malas ketika ingin beranjak dari tempat tidur.
3. Pastikan Anda memang lelah?
Bagian penting dari buku The Power of Full Engagement, adalah untuk menyadari bahwa kita harus memperhatikan kualitas terbaik dari tidur, baik secara fisik dan mental.
Jika ingin tidur nyenyak demi memulihkan kondisi seluruh tubuh, pastikan bahwa Anda memiliki setidaknya satu aktivitas mental menantang atau satu aktivitas menantang secara fisik.
Fakta menarik lainnya seputar tidur adalah wanita membutuhkan lebih banyak tidur dibandingkan pria. “Rata-rata wanita tidur lebih lama sebanyak 20 menit ketimbang pria, tetapi beberapa wanita mungkin perlu sedikit lebih atau kurang dari itu,” kata Jim Horne dalam bukunya Sleepfaring: A Journey through the Science of Sleep.
Kenapa? Hal ini karena otak wanita berbeda dari pria dan lebih kompleks, sehingga kebutuhan tidur mereka akan menjadi sedikit lebih besar. (jay)

source disini

November 20, 2012

Sebaiknya Jangan Menghentak Hidung saat Pilek


Cuaca yang kurang bersahabat seperti hujan bisa menjadi penyebab menurunnya daya tahan tubuh. Selain menurunkan daya tahan tubuh, cuaca seperti ini juga membuat virus mudah berkembang dan masuk ke dalam tubuh. Hasilnya, Anda akan mudah terserang flu atau pilek.
Meski pun virus influenza bukan penyakit berbahaya namun penyakit ini dapat menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko dari serangan penyakit berbahaya. Mengeluarkan ingus dengan cara melesit (menghentakkan) rongga hidung saat pilek adalah cara yang dilakukan oleh kebanyakan orang untuk mengurangi gejala penyakit ini. Namun ternyata cara tersebut dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan kuman.
Melesit hidung dihubungkan dengan penyumbatan sinus oleh lendir yang telah dipenuhi kuman. Penelitian membuktikan bahwa saat seseorang mengeluarkan ingus dengan melesit hidung, maka cara ini akan membalikkan aliran lendir menuju sinus.
Adalah tim studi dari University of Virginia yang mengamati hasi CT scan terhadap penderita influenza yang mengeluarkan ingus dengan cara melesit hidungnya. Peneliti menemukan bahwa ketika orang sedang bersin atau batuk, tekanan pada rongga hidung cukup rendah. Akan tetapi, penderita influenza yang melesit hidungnya dapat meningkatkan tekanan pada rongga hidung dan mendorong lendir mundur ke sinus, seperti dilansir naturalnews.
Menurut tim peneliti, perjalanan lendir kembali ke dalam sinus dapat meningkatkan risiko infeksi. Oleh karena itu, tim peneliti menyarankan jika ingin mengurangi lendir di hidung sebaiknya lakukan dengan cara menyeka ingus yang keluar dari hidung. Cara ini lebih aman karena tidak menyebabkan lendir kembali masuk ke dalam sinus dan memungkinkan kuman keluar dari rongga hidung secara alami. Dan bisa jadi cara ini lebih efektif untuk memulihkan tubuh Anda dari serangan flu.
Membilas rongga hidung dengan larutan air garam menggunakan neti pot bisa menjadi cara alami untuk mengeluarkan lendir berkuman dari sinus. Anda juga bisa menambahkan setengah sendok teh garam ke dalam secangkir teh hangat. Jangan lupa untuk tetap mengonsumsi vitamin agar tubuh Anda memiliki sistem pertahanan yang lebih kuat dalam menghadapi cuaca yang tak menentu. 

source disini

October 19, 2012

Sel Lemak Juga Perlu Tidur


Tidur di malam hari tidak hanya bermanfaat untuk mengistirahatkan otak, tapi juga sel-sel lemak. Jika Anda kurang tidur, sel-sel lemak Anda bisa rusak dan tidak menanggapi metabolisme energi dengan baik. Akibatnya, Anda menambah berat badan dan lebih rentan terhadap diabetes dan penyakit lainnya. Demikian kesimpulan hasil studi Matthew Brady dari University of Chicago dan rekan-rekannya mengenai hubungan antara keseimbangan energi dan kurang tidur.
'Sleeping OMG' photo (c) 2007, David Goehring - license: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/“Seperti halnya ketika Anda limbung karena kurang tidur, ternyata kurang tidur juga membuat sel-sel lemak Anda limbung metabolik,” kata Matthew Brady, seorang profesor kedokteran di University of Chicago.
Untuk keperluan studi tersebut mereka merekrut tujuh relawan yang sehat, ramping dan muda dengan usia rata-rata 24 tahun. Mereka menghabiskan empat malam berturut-turut untuk tidur 4,5 jam dan 8 jam. Jumlah makanan mereka diatur sama pada kedua pendekatan eksperimental itu dan dikontrol ketat.

Respon insulin menurun

Setelah eksperimen tidur, para peserta menjalani tes toleransi glukosa intravena yang menunjukkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Hasilnya, setelah tidur malam yang pendek tubuh mereka secara signifikan merespon insulin lebih buruk. Respon insulin menurun rata-rata 16 persen ketika peserta kurang tidur, dibandingkan dengan ketika mereka tidur delapan jam. Secara khusus, protein yang disebut Akt1 menjadi 30 persen kurang aktif dalam sel-sel lemak peserta yang kurang tidur.
“Hanya dengan tidur 4,5 jam selama empat malam sudah cukup untuk membuat usia metabolik mereka menua 10 sampai 20 tahun,” kata Brady.
Banyak orang berpikir bahwa lemak adalah sumber masalah, padahal lemak memiliki manfaat penting. Lemak tubuh berfungsi sebagai cadangan energi, yang menyimpan energi dan melepaskannya sesuai keperluan.
“Untuk penyimpanan energi, sel-sel lemak diubah menjadi asam lemak dan lipid. Jika sel-sel lemak tidak merespon secara efektif terhadap insulin, lipid meresap ke dalam sirkulasi dan menyebabkan komplikasi yang serius,” kata Brady. Dalam jangka panjang, kekurangan tidur terus-menerus akan mengganggu keseimbangan energi yang mengarah ke diabetes, obesitas dan masalah kesehatan lainnya.

Cepat lapar

Penurunan sensitifitas ini juga memiliki efek samping lain karena sel-sel lemak biasanya memproduksi insulin untuk menanggapi hormon leptin. “Leptin dikenal sebagai hormon anti-lapar,” kata Brady. “Jika sel-sel kurang sensitif terhadap insulin, mereka menjadi mudah lapar sehingga menyebabkan penambahan berat badan jangka panjang pada mereka yang terkena dampaknya.”
Selanjutnya, para peneliti mengatakan akan mencoba intervensi tidur untuk membantu pasien obesitas meningkatkan tidur mereka, yang berpotensi menurunkan berat badan mereka.
“Jika Anda meningkatkan kualitas tidur dan durasi tidur, Anda mungkin bisa membantu seseorang yang memiliki gangguan metabolisme dan memperbaikinya hanya melalui intervensi tidur,” kata Brady.

source:http://majalahkesehatan.com

October 9, 2012

Inilah Manfaat Makanan Berserat pada Metabolisme Tubuh


Kandungan serat bisa ditemukan dalam berbagai makanan, termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan gandum. Ahli gizi umumnya merekomendasikan agar mengonsumsi lebih banyak serat karena banyak akan manfaat kesehatan.
Menurut Livestrong.com, Konsumsi makanan berserat secara rutin tentu menguntungkan dan berdampak baik pada pencernaan, serta memberikan kontribusi untuk penurunan berat badan, tetapi tidak akan menaikkan atau menurunkan tingkat metabolisme Anda ke tingkat yang signifikan.
Metabolisme
Metabolisme mengacu pada reaksi kimia yang terjadi dalam sel-sel Anda untuk mempertahankan hidup. Lebih khususnya, metabolisme mengacu pada proses mencerna makanan menjadi unit-unit yang lebih kecil lalu diangkut ke sel-sel Anda dan digunakan untuk menghasilkan energi atau mempertahankan reaksi kimia.
Tingkat metabolisme pada dasarnya adalah seberapa efisien tubuh Anda dalam mencerna makanan dan menggunakannya untuk energi. Tingkat metabolisme Anda dipengaruhi oleh faktor makanan, sekresi hormon dan keseimbangan, olahraga dan bahkan genetika juga memainkan peran yang lebih penting dalam metabolisme, menurut Human Metabolism: Functional Diversity and Integration.
Tinggi rendahnya metabolisme sering menyebabkan kenaikan berat badan, kulit kering dan kelelahan, namun penyebabnya juga biasanya terkait dengan berkurangnya fungsi tiroid, atau hipotiroidisme, dan bukan kekurangan serat makanan.
Makanan Serat
Serat pangan diklasifikasikan sebagai zat yang larut (soluble) atau tidak larut (insoluble) dalam air. Serat tidak larut disebut selulosa, yang kadang-kadang disebut sebagai serat kasar (roughage). Selulosa tidak sepenuhnya dicerna, karena beberapa serat bisa difermentasi dalam usus besar Anda, namun sebagian besar melewati usus Anda dan dibuang. Serat tidak larut juga berfungsi untuk meningkatkan motilitas usus dan merangsang gerakan usus secara teratur.
Serat larut, seperti pektin, gum dan getah, bisa menyerap air dalam usus dan menjadi lengket, yang memungkinkannya untuk membawa racun dan kolesterol, lalu membuangnya. Sayuran seperti seledri dan brokoli merupakan sumber serat yang sangat baik dari serat tidak larut, sedangkan gandum, kacang-kacangan dan beberapa buah-buahan adalah sumber besar dari serat larut.
Efek pada Metabolisme
Penelitian menunjukkan bahwa asupan makanan berserat tinggi bisa mempengaruhi kadar kolesterol darah, mencegah ketidakseimbangan glukosa darah dan lonjakan insulin, dan meningkatkan rasa kenyang, atau perasaan kenyang setelah makan, menurut Textbook of Functional Medicine.
Diet tinggi serat ini sering direkomendasikan untuk penderita diabetes dan orang-orang yang ingin menurunkan berat badan. Berat badan sebenarnya tidak terpengaruh karena serat makanan akan meningkatkan tingkat metabolisme Anda.
Selain itu, serat membuat Anda merasa kenyang lebih cepat dan dapat mengurangi berapa banyak yang Anda makan.
Tentu saja, penurunan berat badan juga tergantung pada konsumsi kalori total dan tingkat aktivitas Anda. Serat makanan tidak berkontribusi terhadap beberapa efek metabolik, seperti sensitivitas peningkatan insulin, regulasi hormon usus tertentu dan pengurangan beberapa penanda inflamasi, serta tidak mempengaruhi kelenjar tiroid ke tingkat yang signifikan.
Pilihan Alami Lainnya
Senyawa lain dalam makanan juga bisa mempengaruhi tingkat metabolisme dan membantu untuk merangsang penurunan berat badan secara alami. Misalnya, polifenol catechin yang ditemukan dalam teh hijau untuk merangsang pelepasan norepinefrin, yang meningkatkan suhu tubuh dan meningkatkan pembakaran kalori.
Rumput laut Kelp (Laminariales) diketahui kaya akan asam amino, vitamin B dan yodium, yang semuanya membantu untuk merangsang metabolisme dengan cara yang berbeda. Ginseng Panax, yang dianggap sebagai varietas terkuat, mengandung senyawa yang merangsang dan mengatur metabolisme lemak dan banyak memiliki efek pada hormon dan neurotransmiter

source:http://duniafitnes.com

October 8, 2012

Ketahui 6 Makanan yang Bikin Anda Menua Lebih Cepat!


Selain paparan radikal bebas akibat polusi di sekitar Anda. Proses penuaan dini juga dapat terjadi akibat mengonsumsi makanan tak sehat yang dikonsumsi hampir setiap hari.
Dr. Bryce Wylde menulis dalam bukunya yang berjudul The Antioxidant Prescriptiontentang makanan yang merusak kesehatan dan dapat menyebabkan penuaan dini. Berikut 6 di antaranya:
  1. Makanan mengandung Olestra
    Olestra atau lemak sintetis biasanya digunakan dalam pembuatan keripik kentang berlabel ‘non fat’ dan makanan ringan lainnya. Berlabel ‘non fat’ tidak menjamin makanan ini sehat. Olestra yang digunakan sebagai pengganti lemak dapat melarutkan dan mengikat vitamin A, E, D, dan K, karotenoid dan antioksidan yang diperlukan tubuh untuk mencegah penuaan dini.
  2. Makanan Cepat Saji
    Minyak yang digunakan untuk menggoreng makanan cepat saji biasanya akan dipakai terus berulang-ulang dan mengandung lemak jenuh. Sehingga, apabila makanan tersebut masuk ke dalam tubuh akan berdampak buruk untuk kesehatan. Minyak adalah radikal bebas dan bisa memicu kanker. Dan untuk menetralkan radikal bebas perlu antioksidan. Kalau misalnya antioksidan dipakai untuk makanan yang tidak baik, akhirnya penggantian sel-sel terhambat. Inilah yang mengakibatkan penuaan dini.
  3. Daging yang Mengandung Nitrat
    Nitrat ditemukan dalam daging yang biasanya digunakan untuk bahan hot dog, fungsinya adalah untuk mempertahankan warna merah daging dan mengatasi mikroba yang merugikan. Penggunaan nitrat sebenarnya tidak berbahaya, tetapi nitrat ini dapat dikonversi menjadi nitrit ketika berada di dalam tubuh.
    Pada gilirannya akan membentuk nitrosamin, yaitu bahan kimia yang kuat dan dapat menyebabkan kanker. Bila memungkinkan, carilah daging organik atau daging yang dijual oleh peternak lokal yang tidak diberi nitrat.
    Jika Anda harus makan makanan yang mengandung nitrat, ambil dosis ekstra vitamin C karena dapat mencegah konversi nitrir ke nitrosamin dalam perut.
  4. Lemak Jenuh Produk Hewani
    Lemak yang terdapat pada daging, kulit unggas dan segala jerohan yang terkandung di dalamnya mengandung lemak jenuh yang dapat menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan cardiac disease seperti jantung dan stroke. Makanan ini juga dapat mengakibatkan obesitas dan penuaan dini.
  5. Minuman Beralkohol
    Konsumsi alkohol yang berlebihan telah terbukti dapat merusak fungsi hati dan pencernaan. Ujungnya, sistem kekebalan tubuh pun tidak mampu melawan radikal bebas sehingga dapat mempercepat penuaan.
  6. Minuman Bersoda
    Minuman bersoda mengandung gula dan zat aditif yang cukup tinggi. Pada tingkat lanjut dapat menyebabkan diabetes, merusak sistem imun tubuh dan meningkatkan risiko penuaan dini akibat radikal bebas.

source:http://duniafitnes.com

October 1, 2012

Merasa Cepat Lapar? Kenali Beberapa Penyebabnya

img
Stress dan kurang tidur merupakan gaya hidup yang tak sehat. Cepat laparpun bisa Anda alami. Kalori juga bisa bertambah jika terlalu sering makan. Seperti yang dilansir dari msn, ada beberapa penyebab mengapa Anda sering merasa lapar.

Mengendalaikan nafsu makan memang sulit. Terlebih jika makanan yang tersaji terlihat menggiurkan. Laparpun langsung melanda Anda. Kebiasaan buruk yang sering dilakuakan bisa jadi penyebabnya. Berikut penyebab lainnya yang membaut Anda sering lapar.


1. Terlalu Banyak Minum Alkohol
Alkohol merupakan penyebab utama makan berlebihan. Menurut sebuah studi, minuman beralkohol dapat meningkatkan kadar ghrelin yaitu hormon yang membuat sering lapar. Studi ini juga telah diterbitkan dalamAmerican Journal of Clinical Research.

2. Sering Menonton Televisi
Menonton TV memang paling asik sambil menikmati camilan. Namun perlu waspada, tanpa sadar Anda menghabiskan banyak makanan. Menurut sebuah studi dari USDA, orang-orang yang menonton TV lebih dari dua jam sehari lebih cenderung mengalami kelebihan berat badan.

3. Melihat Gambar Hidangan Lezat
Mungkin Anda menghabiskan banyak waktu untuk melihat buku resep. Gambar makanan yang menggiurkan, tentunya akan menggugah selera Anda. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience mrngungkapkan, hormon ghrelin yang menyebabkan kelaparan bisa meningkat setelah melihat gambar makanan yang lezat.

4. Tidak Sarapan
Terburu-buru akibat kesiangan saat berangkat kerja atau sekolah. Membuat Anda melupakan sarapan. Berdasarkan sebuah penelitian, orang yang melewatkan menu sarapannya cenderung mengalami kelebihan berat badan sekitar 4 kali lipat. Hal ini juga bisa menyebabkan nafsu makan Anda meningkat saat makan siang.

5. Makan Terlalu Cepat
Terburu-buru saat makaan juga menjadi penyebab munculnya lapar. Perut tidak akan bisa melepas hormonnya untuk memberitahu otak agar berhenti makan. Dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolismdisebutkan, semakin lama menghabiskan makanan, maka Anda akan merasa lebih kenyang sesudahnya.

6. Stress Ditempat Kerja
Banyaknya beban dan tanggung jawab dikantor bisa membuat Anda mudah stress. Hal ini juga bisa mempengaruhi kebiasaan makan. Penelitian yang telah tercatat dalamAmerican Journal of Clinical Nutrition,melibatkan 230 responden wanita. Mereka yang merasa stress di tempat kerja akan membuat mereka makan lebih banyak dan tidak terkontrol.

7. Gemar Minuman Bersoda
Minuman manis dan bersoda dapat merusak kemampuan otak. Kelebihan kaloripun bisa Anda dapatkan dan akan meningkatkan berat badan. Menurut sebuah studi Fisiologis dan Perilaku, makanan atau minuman manis dapat mengacaukan kemampuan otak untuk mengontrol pola makan. Adabaiknya jika Anda mengurangi asupan minuman bersoda dari sekarang.


source:http://food.detik.com/


September 27, 2012

Ternyata Usus Buntu Tak Perlu Operasi, Cukup Kasih Antibiotik




Jakarta, Ada bagian kecil sebesar jari kelingking di usus besar manusia, namanya usus buntu atau appendiks. Apabila terjadi infeksi pada bagian ini, maka terjadilah appendicitis atau radang usus buntu dan harus dioperasi. Namun sebuah penelitian menemukan bahwa sebenarnya antibiotik saja sudah cukup.

Hal itu ditegaskan oleh peneliti di Akademi Sahlgrenska, University of Gothenburg, Swedia. Dalam tesisnya, Jeanette Hansson membahas 2 penelitian pada pasien dewasa yang mengalami usus buntu akut.

Penelitian pertama membandingkan operasi dengan terapi antibiotik. Sedangkan pada penelitian kedua, usus buntu diobati dengan antibiotik sebagai terapi pertama.

Hasil penelitian yang dilakukan di Sahlgrenska University Hospital dan Rumah Sakit Kungalv ini menunjukkan bahwa mengobati usus buntu dengan antibiotik sama efektifnya dengan melakukan operasi bedah.

Pasien yang diobati dengan antibiotik juga lebih sedikit berisiko mengalami komplikasi ketimbang pasien yang menjalani operasi.

"Ada beberapa pasien yang sangat sakit sehingga benar-benar membutuhkan operasi. Tetapi 80 persen pasien usus buntu dapat diobati dengan antibiotik lalu sembuh dan sehat kembali sepenuhnya," kata Jeanette Hansson seperti dilansir Science Daily, Kamis (27/9/2012).

Di sisi lain, memang ada kekhawatiran peningkatan resistensi terhadap antibiotik sehingga mempengaruhi efektifitas pengobatan.

Namun secara garis besar, penelitian Hansson ini menyimpulkan bahwa antibiotik merupakan alternatif pengobatan usus buntu selain operasi pada pasien dewasa, asalkan pasien mau menerima risiko adanya kekambuhan.

Dengan antibiotik, risiko kekambuhan dalam waktu 12 bulan adalah sekitar 10-15 persen. Hansson dan rekan-rekannya berharap dapat mendokumentasikan risiko kekambuhan dalam jangka panjang sekaligus mempelajari apakah kekambuhannya juga dapat diobati dengan antibiotik.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa pada pasien yang membutuhkan operasi karena kambuh atau karena antibiotik tidak bekerja dengan baik, mereka tidak berisiko mengalami komplikasi berkaitan dengan operasi," kata Hansson.

source:http://health.detik.com

September 12, 2012

Usir Kolesterol Jahat dengan Santan dan Seafood


Hingga saat ini kolesterol masih menjadi musuh bagi sebagian orang yang mengira bahwa semua jenis kolesterol tidak baik untuk kesehatan.
Pemahaman ini semakin diperparah dengan banyaknya orang yang berpantang mengonsumsi makanan yang dianggap berkolesterol. Termasuk kolesterol baik yang ada pada santan dan seafood.
Santan dan seafood memang mengandung kolesterol. Namun kandungan kolesterol dalam makanan ini adalah kolesterol baik yang dapat mengusir kolesterol jahat.
“Ada kolesterol rantai pendek yang berfungsi mengusir kolesterol rantai panjang yang jahat dan sekaligus mencegah kapiler usus menyerap kolesterol jahat. Kolesterol ini disebut Phytosterol,” Dr Djoko Maryono DSDP, DSJP, FIHA, FACC, ahli penyakit jantung RS Pertamina beberapa waktu lalu.
Santan sendiri mengandung phytosterol yang baik untuk tubuh, sedangkan pada seafood juga terkandung zat serupa yang disebut marine cholesterol seperti dikutipdetikhealth.
“Saya sangat menyayangkan ada banyak orang bilang masakan padang yang banyak bersantan bisa menaikkan kolesterol, padahal itu salah. Santan pada masakan padang itu baru berbahaya karena sering dihangatkan berulang-ulang. Minyak kelapa juga sebenarnya baik karena mengandung banyak kalori yang cepat diserap tubuh tanpa tertimbun menjadi lemak,” kata dr Djoko.
Bukti lain yang mendukung kesimpulan ini adalah rendahnya jumlah orang yang mengalami kelebihan kolesterol di Jepang, yakni 5 banding 1000 orang. Sedangkan di Indonesia, jumlahnya bisa mencapai 27 banding 1000 orang.
Resep sehat Jepang tersebut terletak pada masyarakatnya yang gemar mengkonsumsi ikan, bahkan dalam keadaan hidup sekalipun. 

Source:http://duniafitnes.com

August 8, 2012

Bolehkah Memakai Obat Kadaluwarsa?


Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengharuskan pencantuman tanggal daluwarsa pada setiap obat. Anda dapat melihatnya sebagai tulisan “EXP” atau “ED” yang dicetak pada label atau dicap ke botol atau karton. Tanggal daluwarsa menunjukkan sampai kapan suatu obat akan mempertahankan khasiat penuhnya dan aman dikonsumsi dalam kondisi penyimpanan yang ideal (biasanya suhu kamar dengan kelembaban rendah). Produsen secara hukum bertanggung jawab untuk memastikan bahwa obat mereka berfungsi penuh hingga tanggal daluwarsa. Setelah tanggal tersebut, kimiawi obat secara bertahap berubah, yang berarti tidak lagi bekerja dengan baik. Produsen sudah tidak bertanggung jawab atas efektivitas dan keamanan obat tersebut.
sampah obatTanggal daluwarsa berbeda-beda pada setiap obat, yang bervariasi dari satu sampai lima tahun setelah tanggal produksi. Sebuah studi longitudinal oleh badan pengawasan obat Amerika Serikat, FDA (Food and Drug Administration), mengungkapkan bahwa obat-obatan dapat bertahan sampai 15 tahun setelah tanggal daluwarsa resminya, dengan pengecualian obat-obatan seperti insulin, antibiotik tertentu dan obat jantung nitrogliserin yang berumur pendek. Para produsen biasanya menyatakan usia obat lebih pendek dari potensinya karena tidak tahu apakah obat mereka selalu disimpan dengan benar di rumah konsumen.
Walaupun demikian, Anda tetap tidak disarankan untuk memakai obat yang sudah kadaluwarsa, terutama jika digunakan untuk mengobati nyeri dada, gangguan jantung, kanker, atau kejang. Anda bahkan dilarang keras untuk memakai antibiotik tetrasiklin yang kadaluwarsa, karena telah beracun.

Kapan obat harus dibuang?

Selain telah melewati tanggal daluwarsa, obat juga harus dibuang bila telah berubah fisiknya. Penyimpanan yang tidak tepat — misalnya di dalam lemari kamar mandi yang lembab — dapat mempercepat kerusakan obat yang belum mencapai tanggal daluwarsa. 
Bau tak sedap adalah tanda pasti bahwa obat harus dibuang. Tanda lainnya adalah:
  • Tablet, pil atau kapsul berubah warna, belang-belang, berbintik hitam dan retak.
  • Salep dan krim telah mengering atau menggumpal.
  • Sirup berubah warna, keruh atau membentuk gumpalan-gumpalan.
  • Supositoria menjadi berkilau atau membentuk deposit kristal
Salep dan tetes mata biasanya tidak boleh dipakai lebih dari empat minggu setelah kemasan dibuka, karena dapat menyebabkan infeksi mata.

Bagaimana membuang sampah obat?

Para ahli memperkirakan bahwa sekitar 10% obat berujung di tempat sampah. Jika Anda memiliki obat yang kedaluwarsa, Anda harus membuangnya dengan benar. Baca label untuk petunjuk pembuangannya.Jika tidak ada instruksi yang diberikan, Anda bisa menitipkan obat-obatan yang sudah daluwarsa ke apotek atau dokter Anda. Menurut peraturan, mereka harus membuang sampah medis sesuai prosedur yang benar. Sampah obat Anda akan ikut dibuang ke tempat pembuangan khusus untuk bahan medis dan zat berbahaya lainnya.
Langkah itu lebih baik dibandingkan membuang obat di tempat sampah. Anak-anak mungkin bermain dengannya dan mengira obat warna-warni yang dibalut gula itu sebagai permen. Obat adalah penyebab keracunan yang paling umum pada anak. Sampah obat juga mungkin disalahgunakan oleh pemulung atau orang lain yang tidak bertanggung jawab. Jangan membuang obat di selokan atau sungai karena akan meracuni ikan dan organisme air lainnya.

Source:http://majalahkesehatan.com

June 15, 2012

Memahami Arti Hasil Tes Kolesterol


Apakah Kolesterol?

Kolesterol adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi tubuh di dalam liver dari makanan berlemak yang kita makan. Kolesterol diperlukan tubuh untuk membuat selaput sel, membungkus serabut saraf, membuat berbagai hormon dan asam tubuh.
Kolesterol tidak dapat diedarkan langsung oleh darah karena tidak larut dalam air. Untuk mengedarkannya, diperlukan molekul “pengangkut” yang disebut lipoprotein. Ada dua jenis lipoprotein, yaitu high density lippoprotein (HDL) dan low density lippoprotein (LDL).

Kadar Kolesterol dalam Darah

kolesterol
Hasil pemeriksaan kolesterol Anda biasanya dinyatakan dalam miligram per desi liter (mg/dL). Dampak kadar kolesterol Anda terhadap risiko penyakit jantung tergantung pada faktor risiko lainnya seperti usia, riwayat keluarga, kebiasaan merokok dan tekanan darah Anda.
Kadar Kolesterol Total
Kurang dari 200: Normal
200-239: Batas normal- tinggi
Lebih dari 240: Tinggi
Bila total kolesterol Anda normal dan Anda tidak memiliki faktor risiko penyakit jantung lain, Anda bisa dikatakan aman dari risiko penyakit jantung koroner. Namun demikian, Anda harus tetap menjaga diet Anda dan berolah raga secara teratur agar kadar itu dapat tetap dipertahankan.
Bila total kolesterol Anda berada di kisaran 200 dan 239 mg/dL, dokter Anda akan melihat kadar LDL (“kolesterol jahat”), HDL (“kolesterol baik”) dan trigliserida.? Mungkin saja Anda memiliki kolesterol total relatif tinggi tetapi kadar LDL-nya normal dan diimbangi HDL yang tinggi. Artinya, secara keseluruhan risiko Anda terkena penyakit jantung tetap rendah.
Orang yang memiliki kadar kolesterol total 240 mg/dL atau lebih berisiko terkena penyakit jantung koroner dua kali lipat mereka yang memiliki kadar kolesterol normal. Bila Anda memiliki kadar kolesterol total setinggi itu, Anda harus segera mengubah gaya hidup Anda. Dokter juga mungkin akan memberikan obat-obatan untuk mengelolanya agar tidak membahayakan diri Anda.
Kadar LDL (“Kolesterol Jahat”)
Kurang dari 100: Optimal
100-129: Mendekati optimal
130-159: Batas normal tertinggi
160-189: Tinggi
Lebih dari 190: Sangat tinggi
LDL adalah pengangkut kolesterol dari liver ke sel-sel. Bila terlalu banyak LDL, kolesterol akan menumpuk di dinding-dinding arteri dan menyebabkan sumbatan arteri (aterosklerosis). Semakin rendah kadar LDL, semakin kecil risiko Anda terkena serangan jantung dan stroke.
Faktor risiko penyakit jantung dan stroke lainnya menentukan seberapa tinggi LDL Anda seharusnya dan penanganan apa yang tepat bagi Anda.
Kadar HDL (“Kolesterol Baik”)
Kurang dari 50 (wanita)/ 40 (pria): Normal
Lebih dari 60: Tinggi
HDL mengangkut kolesterol dari sel-sel untuk kembali ke liver. Semakin tinggi kadar HDL, semakin baik bagi kita. Progesteron, anabolic steroid, dan testosteron cenderung menurunkan HDL, sementara estrogen menaikkan kadar HDL.
Kadar Trigliserida
Kurang dari 150: Normal
150-199: Batas normal- tinggi
200-499: Tinggi
Sama atau lebih dari 500: Sangat tinggi
Trigliserida adalah sejenis lemak dalam darah Anda yang bermanfaat sebagai sumber energi. Bila Anda makan lebih dari yang diperlukan tubuh, kelebihan kalori Anda akan disimpan sebagai trigliserida dalam sel-sel lemak untuk penggunaan selanjutnya. Trigliserida dalam kadar normal sangat diperlukan tubuh.
Kadar trigliserida tinggi biasanya disebabkan oleh kegemukan dan gaya hidup kurang berolah raga.Diabetes, gangguan ginjal dan obat-obatan tertentu juga dapat meningkatkan kadar trigliserida.
Kadar trigliserida 150 mg/dL atau lebih adalah salah satu faktor risiko sindroma metabolik yang meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan lainnya.

Baca juga artikel :Tes Kolesterol Darah

Source:http://majalahkesehatan.com/

Artikel Menarik Lainnya...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More