Download

7 Makanan Lezat Rendah Kalori Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Makanan Sehat Lezat tetapi rendah kalori yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan anda..

Kenapa Sarapan Penting Untuk Menurunkan Berat Badan?

Penjelasan singkat tentang arti penting sarapan dalam proses menurunkan berat badan...

5 Tips Agar Tetap Termotivasi dalam Menurunkan Berat Badan

5 Tips sederhana agar kita tetap termotivasi dalam proses menurunkan berat badan...

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda

12 Panduan sederhana sebagai langkah awal menurunkan berat badan

6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-Diet

Beberapa Kesalahan Fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan program diet...

April 27, 2012

Lagi, Kenali Apa yang Ada di Balik Perut Buncit Anda


Perut buncit merupakan tanda adanya timbunan lemak di perut. Timbunan lemak ini disebut sebagai omentum. Makin tebal lapisan lemak di balik perut Anda, makin tebal pula omentum Anda, dan hasilnya makin buncit perut Anda. Nah, apa sebenarnya omentum ini dan apakah organ ini memiliki fungsi bagi tubuh Anda atau justru berbahaya bagi kesehatan Anda?

Sebenarnya omentum merupakan organ yang memiliki fungsi penting bagi tubuh Anda. Omentum adalah jaringan lemak yang terletak dalam rongga perut dan berfungsi sebagai bantalan pelindung bagi organ dalam Anda. Jika dilihat dari dalam, omentum menyerupai lembaran kekuning-kuningan yang menggantung dan mengelilingi rongga perut Anda. Ini adalah salah satu timbunan lemak paling besar yang ada dalam tubuh Anda.
Jaringan ini dilindungi oleh suatu lapisan dan terdiri dari 2 (dua) bagian. Bagian pertama yang lebih besar mempunyai ujung yang menempel pada bagian dasar perut dan ujung satunya menjulur sampai di depan usus besar, sedangkan bagian yang lebih kecil menempel pada perut atas sampai di bawah hati.

Jika berat badan Anda naik dan yang bertambah berupa lemak tubuh, maka jaringan omentum ini akan bertambah tebal, besar, dan menggumpal, sehingga perut akan menjadi semakin buncit. Jika berat badan turun dengan berkurangnya timbunan lemak tubuh, maka omentum akan menyusut kembali.
Omentum merupakan organ yang sangat mudah menyerap lemak berlebih di dalam tubuh. Selain lemak, omentum juga menerima dan menyimpan kortisol (hormon stres) yang dilepaskan tubuh untuk mengurangi tingkat stres yang ada. Pelepasan kortisol yang tidak terkontrol akibat adanya stres yang tinggi akan mendorong dan menambah kemampuan omentum untuk menyimpan lemak, sehingga perilaku orang memiliki tingkat stres sangat tinggi seringkali tidak dapat menghindari pembesaran dan penggumpalan lemak pada perut apabila tidak diimbangi oleh olahraga dan diet yang baik.
Apabila omentum terlalu besar, maka perut Anda akan makin buncit dan juga berisiko terkena penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, ataupun penyumbatan pembuluh darah yang nantinya dapat mengganggu kinerja jantung. Semakin besar omentum maka semakin besar pula kemungkinan Anda untuk terserang penyakit-penyakit berbahaya tersebut. Oleh karena itu, banyak pakar kesehatan mengatakan jika lemak yang ada di perut tak hanya menganggu estetika atau mengurangi keindahan tubuh Anda, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan.

Meski membawa potensi bahaya bagi kesehatan, bukan berarti omentum tidak dibutuhkan oleh tubuh kita. Omentum sendiri sebenarnya merupakan salah satu penyedia nutrisi bagi organ yang lain. Nutrisi yang disediakan omentum berupa lemak tapi dalam jumlah yang sangat terbatas. Lapisan lemak dalam omentum memang tidak mudah untuk disingkirkan, bahkan dengan tindakan bedah sekalipun. Hal ini karena omentum terhubung erat ke usus sekaligus menjadi penyuplai lemak ke organ lain dalam tubuh.
Setiap orang memiliki omentum dalam berbagai ukuran, tekstur, dan warna tergantung dari tingkat kesehatan organ yang bersangkutan. Omentum yang sehat memiliki ukuran yang tipis dengan warna putih pucat kekuningan. Sedangkan omentum yang tidak sehat cenderung lebih tebal dengan warna kuning gelap.
Sudah sepatutnya Anda menjaga kesehatan omentum seperti halnya menjaga organ tubuh yang lain. Salah satu cara menjaga kesehatan omentum adalah dengan mengendalikan stres, serta menerapkan pola hidup sehat dengan diet yang baik dan olahraga teratur. Makan sehat, menghidup udara segar, dan tertawa lebih sering merupakan beberapa obat stres yang mujarab. Dengan cara ini Anda akan terhindar dari penumpukan lemak yang dapat menebalkan omentum Anda. Semoga bermanfaat.

source:http://duniafitnes.com

peluang usaha

April 26, 2012

Perut Buncit? Kenali Bahayanya Bagi Kesehatan Anda! (Bag.II)


Jika pada artikel sebelumnya yakni, “Perut Buncit? Kenali Bahayanya Bagi Kesehatan Anda! (Bag.I)”, Anda telah mengetahui apa saja yang menjadi penyebab perut buncit. Kini, kita akan kupas secara mendalam tentang risiko kesehatan yang dapat terjadi akibat memiliki perut buncit.

  • Kanker
    Perut buncit dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker endometrium (kanker lapisan rahim), usus besar, kandung empedu, prostat, ginjal, dan kanker payudara pasca-menopause. Wanita yang mengalami peningkatan berat badan lebih dari 10 kg dari usia 18 tahun sampai usia paruh baya meningkatkan risiko terhadap kanker payudara pasca-menopause sebesar dua kali lipat dibandingkan dengan wanita yang berat badannya tetap stabil.
  • Fatty Liver atau Perlemakan Hati
    Penyebab utama dari penyakit perlemakan hati non alkoholik adalah resistensi insulin, sebuah gangguan metabolisme di mana sel-sel menjadi tidak sensitif terhadap efek insulin. Salah satu faktor risiko yang paling umum untuk resistensi insulin adalah obesitas, terutama obesitas sentral. Studi menunjukkan adanya hubungan yang sangat erat antara obesitas dan derajat kerusakan hati.
  • Gangguan Pernafasan
    Obstructive sleep apnea (yaitu terganggunya pernafasan saat tidur) lebih umum terjadi pada orang gemuk. Obesitas dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya asma dan bronkitis berat, serta obesitas sindrom hipoventilasi dan insufisiensi pernapasan.
  • Arthritis
    Gangguan muskuloskeletal, termasuk osteoarthritis, jauh lebih umum terjadi di antara pasien obesitas, terutama pasien yang didiagnosis dengan obesitas kronis. Studi kesehatan menunjukkan bahwa obesitas adalah prediktor kuat untuk gejala osteoartritis, terutama di lutut. Risiko osteoartritis meningkat setiap kenaikan 1 kg berat badan.
  • Dampak Sosial dan Psikologis Obesitas
    Dampak emosional mungkin salah satu bagian yang paling menyakitkan dari menjadi orang obese. Masyarakat saat ini lebih menekankan penampilan fisik yang identik dengan kelangsingan, terutama bagi wanita. Ini akan membuat orang yang mengalami kelebihan berat badan merasa tidak menarik.
Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati
Setelah mengetahui bahaya kesehatan akibat timbunan lemak visceral di perut buncit, tentu Anda ingin mencegahnya sebelum terlambat. Untuk itu, jika saat ini Anda masih memiliki perut buncit, serta Anda yang tidak bermasalah dengan perut buncit dan ingin mencegahnya, mulailah langkah-langkah berikut ini secara teratur:
  • Lakukan olahraga kardio 30-45 menit 4-5 kali dalam seminggu.
  • Pertimbangkan angkat beban. Aktif berlatih beban akan menambah massa otot Anda, di mana makin banyak otot berarti makin banyak lemak tubuh Anda yang terbakar, yang pada akhirnya mengurangi risiko lemak yang menumpuk di perut.
  • Atur pola makan Anda. Jangan mengkonsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi untuk mencegah penimbunan lemak baru. Perbanyaklah makan sayur dan buah-buahan.
Nah, jika Anda menginginkan perut sixpack, Anda harus menyingkirkan terlebih dahulu lemak-lemak yang tertimbun dalam perut Anda. Otot “sixpack” tidak akan terlihat selama lemak-lemak ini menutupi lapisan perut Anda. Selain itu, hindari obesitas sentral sejak dini dengan rajin berolahraga dan menerapkan pola makan yang lebih sehat untuk mendapatkan kualitas kesehatan yang optimal!

Source:http://duniafitnes.com

peluang usaha

April 25, 2012

Perut Buncit? Kenali Bahayanya Bagi Kesehatan Anda! (Bag.I)


Coba perhatikan perut Anda di depan cermin. Apakah Anda merasa perut Anda buncit dan berlemak? Nah, ini saatnya Anda kenali bahaya perut buncit agar Anda bisa segera mengambil langkah-langkah yang tepat untuk terhindar dari risiko gangguan kesehatan yang mengintai!

Perut buncit, yang juga dikenal sebagai obesitas sentral (central obesity), merupakan akumulasi lemak di perut yang mengakibatkan peningkatan ukuran perut dan daerah di sekitar pinggang. Obesitas sentral telah lama terbukti memiliki kaitan dengan munculnya berbagai masalah kesehatan. Lantas, apa yang menyebabkan terjadinya obesitas sentral ini?
Lemak Visceral Pada Perut Buncit
Lemak dalam tubuh terbagi dalam dua jenis. Ada lemak subkutan, lapisan lemak yang terletak tepat di bawah kulit. Kemudian ada juga lemak visceral yang juga disebut lemak intra abdominal, yang tertimbun di bawah otot dan mengelilingi organ vital, termasuk di dalam perut buncit Anda. Lemak ini akan dimetabolisme di hati yang kemudian akan diubah menjadi kolesterol darah, sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Apa Penyebab Timbunan Lemak Visceral di Perut?
Berikut ini beberapa faktor penyebab menumpuknya lemak di perut Anda:
  • Faktor genetik
  • Kebiasaan konsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi
  • Konsumsi lemak jenuh berlebih
  • Kurang olahraga dan aktivitas fisik
  • Stres, dan sebaginya
Risiko Kesehatan Akibat Perut Buncit
Obesitas sentral sendiri sebenarnya dikategorikan sebagai penyakit yang memberikan banyak dampak negatif, baik bagi kesehatan fisik hingga psikologis Anda. Berikut ini beberapa penyakit yang bisa diakibatkan oleh obesitas sentral.
  • Kematian Dini
    Menurut Centers for Disease Control (CDC), sekitar 300.000 kematian per tahun di Amerika diperkirakan terjadi berkaitan dengan obesitas. Orang yang mengalami obesitas memiliki 50-100% peningkatan risiko kematian dini dibandingkan dengan orang dengan berat badan yang sehat.
  • Penyakit Jantung
    Risiko serangan jantung, gagal jantung, kematian mendadak, ataupun nyeri dada akibat penyakit jantung meningkat pada orang yang kelebihan berat badan (overweight) atau obesitas. Obesitas juga dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, kadar trigliserida yang tinggi, dan penurunan kolesterol HDL (kolesterol baik).
  • Stroke
    Aterosklerosis, atau penyempitan pembuluh darah, yang dapat menyebabkan pembekuan darah, adalah kondisi yang mengawali banyak kasus stroke. Aterosklerosis dipicu oleh tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, dan kurang olahraga. Obesitas juga dikaitkan dengan diet atau pola makan yang tinggi lemak, meningkatnya tekanan darah, dan kurang olahraga. Jadi obesitas sekarang dianggap sebagai faktor risiko sekunder yang dapat mengakibatkan stroke.
  • Diabetes Tipe 2
    Kenaikan berat badan sebesar 5 – 10 kg dari berat badan yang sehat akan meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2 sebesar dua kali lipat daripada orang yang tidak mengalami kelebihan berat badan. Lebih dari 80 persen penderita diabetes diketahui mengalami kelebihan berat badan ataupun obesitas.
Selain berbagai risiko penyakit di atas, ada beberapa penyakit berbahaya lain yang dapat terjadi akibat memiliki perut buncit, yang akan kita kupas lebih dalam pada pertemuan selanjutnya. Semoga bermanfaat.
Source:http://duniafitnes.com

peluang usaha

April 24, 2012

Manfaat Lidah Buaya


Lidah buaya adalah tanaman yang jamak kita temui di halaman rumah dan dimanfaatkan untuk memperintah taman, tapi tahukah kita bahwa tanaman ini mempunyai manfaat yang berlimpah dalam bidang kesehatan? Berikut beberapa manfaat tanaman lidah buaya.

  1. Mendinginkan kulit yang terbakar sinar matahari terutama bagi mereka yang kerap bekerja di luar ruangan.
  2. Mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh cuaca seperti kulit kering, kemerahan, kulit mengelupas dan iritasi ringan atau ruam.
  3. Memudarkan warna kemerahan pada memar.
  4. Mengatasi rasa tidak nyaman yang disebabkan oleh alat cukur.
  5. Mengatasi luka bakar ringan.
  6. Digunakan untuk meredakan kulit yang melepuh.
  7. Digunakan sebagai krim anti penuaan dini dan untuk mengatasi keriput.
  8. Mengobati ruam akibat terkena getah tanaman.
  9. Mengatasi rasa gatal akibat gigitan serangga.
  10. Gunakan setiap hari untuk memudarkan bekas luka dan garis garis putih/merah akibat kehamilan atau strecth mark.
  11. Digunakan untuk merawat luka kecil akibat teriris pisau dan tergores.
  12. Digunakan untuk memudarkan bintik bintik kehitaman pada kulit.
  13. Bisa dipakai untuk menggantikan kondisioner dan jelly untuk rambut.
  14. Bisa digunakan untuk mengurangi jerawat.
  15. Digunakan untuk mempercepat penyembuhan sariawan.
  16. Dapat digunakan sebagai body lotion alami.
  17. Untuk meredakan otot yang keram atau menegang. Lidah buaya dapat mengurangi proses peradangan.
  18. Digunakan untuk mengurangi keluhan pada masalah gusi.
  19. Dapat mengurangi ketombe pada kepala.
  20. Pada kaki dapat mengatasi kutu air.





Source:http://www.blogdokter.net peluang usaha

April 23, 2012

Mengenal Penyakit Eksim (Dermatitis)


Eczema Nummular L
Apakah Eksim Itu?
Eksim atau Dermatitis adalah istilah kedokteran untuk kelainan kulit yang mana kulit tampak meradang dan iritasi. Keradangan ini bisa terjadi dimana saja namun yang paling sering terkena adalah tangan dan kaki. Jenis eksim yang paling sering dijumpai adalah eksim atopik atau dermatitis atopik. Gejala eksim akan mulai muncul pada masa anak anak terutama saat mereka berumur diatas 2 tahun. Pada beberapa kasus, eksim akan menghilang dengan bertambahnya usia, namun tidak sedikit pula yang akan menderita seumur hidupnya. Dengan pengobatan yang tepat, penyakit ini dapat dikendalikan dengan baik sehingga mengurangi angka kekambuhan.
Apa Saja Gejala Eksim?
Dimanapun lokasi timbulnya eksim, gejala utama yang dirasakan pasien adalah gatal. Terkadang rasa gatal sudah muncul sebelum ada tanda kemerahan pada kulit. Gejala kemerahan biasanya akan muncul pada wajah, lutut, tangan dan kaki, namun tidak menutup kemungkinan kemerahan muncul di daerah lain.
Daerah yang terkena akan terasa sangat kering, menebal atau keropeng. Pada orang kulit putih, daerah ini pada mulanya akan berwarna merah muda lalu berubah menjadi cokelat. Sementara itu pada orang dengan kulit lebih gelap, eksim akan mempengaruhi pigmen kulit sehingga daerah eksim akan tampak lebih terang atau lebih gelap.
Apa Yang Menjadi Penyebab Eksim?
Penyebab dari eksim sebenarnya belum diketahui dengan pasti, namun beberapa ahli mencurigai eksim berhubungan dengan aktifitas daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidak berbahaya pada kulit. Oleh karena itu, eksim banyak ditemukan pada keluarga dengan riwayat penyakit alergi atau asma.
Tiap tiap orang mempunyai pencetus eksim yang berbeda beda. Ada orang yang setelah memegang sabun atau deterjen akan merasakan gatal yang luar biasa, ada pula yang disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga yang lain. Gejala yang timbul pun bervariasi, ada yang gatalnya ringan tetapi rasa panas yang dominan, ada pula yang sebaliknya. Infeksi saluran nafas bagian atas atau flu juga bisa menjadi pencetus timbulnya eksim. Stress yang dialami penderita akan membuat gejala menjadi lebih buruk.
Meskipun penyembuhan eksim sangat sulit dilakukan, namun pada banyak kasus, pasien dapat mengurangi terjadinya kekambuhan dengan melakukan pengobatan yang tepat dan menghindari iritan/alergen yang menyebabkan eksim. Perlu diingat, penyakit ini tidak menular dan tidak akan menyebar dari satu orang ke orang yang lain.

Bagaimana Cara Pengobatannya?
Tujuan utama dari pengobatan adalah menghilangkan rasa gatal untuk mencegah terjadinya infeksi. Ketika kulit terasa sangat kering dan gatal, lotion dan krim pelembab sangat dianjurkan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab. Tindakan ini biasanya dilakukan saat kulit masih sedikit basah, seperti saat habis mandi sehingga lotion yang dioleskan akan mempertahankan kelembaban kulit. Kompres dingin juga diduga dapat mengurangi rasa gatal yang terjadi.
Salep atau krim yang mengandung kortikosteroid seperti hydrokortison diberikan untuk mengurangi proses inflamasi atau keradangan. Untuk kasus kasus yang berat, dokter akan memberikan tablet kortikosteroid dan apabila pada daerah eksim telah terinfeksi maka bisa diberikan antibiotika untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Obat lain yang dibutuhkan adalah antihistamin untuk mengurangi rasa gatal yang terlalu berat, dan cyclosporin untuk penderita yang tidak berespon terhadap semua jenis pengobatan yang diberikan.

Bagaimana Cara Pencegahannya?
Munculnya eksim dapat dihindari dengan melakukan beberapa tips dibawah ini :
Jaga kelembaban kulit.
Hindari perubahan suhu dan kelembaban yang mendadak.
Hindari berkeringat terlalu banyak atau kepanasan.
Kurangi Stress.
Hindari pakaian yang menggunakan bahan yang menggaruk seperti wool dan lain lain.
Hindari sabun dengan bahan yang terlalu keras, deterjen dan larutan lainnya.
Hindari faktor lingkungan lain yang dapat mencetuskan alergi seperti serbuk bunga, debu, bulu binatang dan lain lain.
Hati hati dalam memilih makanan yang bisa menyebabkan alergi.

Source:http://www.blogdokter.net


peluang usaha

April 22, 2012

Mengenal Lebih Dekat Anemia


Apakah anemia itu?
Anemia adalah turunnya kadar sel darah merah atau hemoglobin dalam darah.
Bagaimana cara mendeteksi anemia?
Anemia biasanya sudah dapat dideteksi dengan pemeriksaan darah lengkap di laboratorium.

Apakah pemeriksaan darah lengkap?
Pemeriksaan darah lengkap adalah pemeriksaan yang dilakukan pada darah manusia dengan menghitung seluruh komponen pembentuk darah. Saat ini pemeriksaan darah lengkap dilakukan dengan menggunakan mesin khusus. Komponen pembentuk darah antara lain :
  • Sel darah merah (RBC).
  • Hematokrit.
  • Hemoglobin.
  • Sel darah putih (WBC).
  • Komponen sel darah putih.
  • Trombosit/Platelet.
Hanya tiga teratas dari keenam komponen darah ini yang berperanan dalam mendeteksi terjadinya anemia.
Apakah arti nilai hitung sel darah merah?
Sel darah merah (RBC) merupakan komponen darah yang terbanyak dalam satu mililiter darah. Setiap orang memiliki jutaan bahkan miliaran sel darah merah dalam tubuhnya. Penghitungan sel darah merah digunakan untuk menentukan apakah kadar sel darah merah rendah (anemia) atau tinggi (polisitemia).
Pada perhitungan sel darah merah, akan dinilai jumlah dan ukuran dari sel darah merah. Bentuk sel darah merah pun akan dievaluasi di bawah mikroskop. Segala informasi mulai dari jumlah, ukuran dan bentuk dari sel darah merah akan berguna dalam mendiagnosa suatu anemia. Juga pada pemeriksaan ini dapat diketahui jenis anemia berikut kemungkinan penyebabnya.

Apakah yang dimaksud dengan hematokrit?
Nilai hematokrit merupakan cara yang paling sering digunakan untuk menentukan apakah jumlah sel darah merah terlalu tinggi, terlalu rendah atau normal. Hematokrit sejatinya merupakan ukuran yang menentukan seberapa banyak jumlah sel darah merah dalam satu mililiter darah atau dengan kata lain perbandingan antara sel darah merah dengan komponen darah yang lain.

Bagaimana menghitung jumlah hematokrit?
Hematokrit dapat dihitung dengan mengambil sampel darah pada jari tangan atau diambil langsung pada vena yang terletak pada lengan.
Sel darah merah yang terdapat dalam sampel kemudian diendapkan dengan cara memutarnya menggunakan alat sentrifugal. Endapan ini kemudian di presentasekan dengan jumlah keseluruhan dari darah yang terdapat dalam tabung, nilai inilah yang dinamakan nilai hematokrit.

Apakah hemoglobin itu?
Hemoglobin adalah pigmen yang membuat sel darah berwarna merah yang pada akhirnya akan membuat darah manusia berwarna merah. Menurut fungsinya, hemoglobin merupakan media transport oksigen dari paru paru ke jaringan tubuh. Seperti kita ketahui bersama, oksigen merupakan bagian terpenting dari metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi. Hemoglobin juga berfungsi membawa karbondioksida hasil metabolisme dari jaringan tubuh ke paru paru untuk selanjutnya dikeluarkan saat bernafas.

Apakah arti dari kadar hemoglobin yang rendah?
Orang dengan kadar hemoglobin yang rendah disebut dengan istilah anemia. Saat kadar hemoglobin rendah maka jumlah sel darah merah pun akan rendah. Demikian pula halnya dengan nilai hematokrit.

Apa akibatnya bila terjadi anemia?
Transportasi oksigen akan terganggu dan jaringan tubuh orang yang anemia akan mengalami kekurangan oksigen guna menghasilkan energi.

Bagaimana gejala anemia?
Orang yang mengalami anemia akan merasa cepat lelah, lemas, pucat, gelisah dan terkadang sesak.

Apa yang menyebabkan anemia?
Berikut adalah beberapa penyebab anemia yang paling sering ditemukan.
- Kekurangan zat besi
Perempuan akan lebih mudah menderita anemia bila dibandingkan dengan laki laki karena perempuan mengalami kehilangan darah tiap bulan saat menstruasi. Perempuan juga rentan mengalami kekurangan zat besi.
Pada orang dewasa, kekurangan zat besi sering disebabkan oleh karena kehilangan darah khronis seperti menstruasi. Kehilangan darah khronis juga bisa disebabkan oleh karena kanker terutama kanker pada usus besar.
Anemia juga bisa disebabkan oleh karena perdarahan usus yang disebabkan oleh karena konsumsi obat obatan yang mengiritasi usus.Obat yang termasuk golongan ini terutama obat NSAID.
Pada bayi dan anak anak, anemia kekurangan zat besi biasanya disebabkan karena kurangnya asupan makanan yang mengandung zat besi.

- Perdarahan
Perdarahan yang banyak saat trauma baik di dalam maupun di luar tubuh akan menyebabkan anemia dalam waktu yang relatif singkat. Perdarahan dalam jumlah banyak biasanya terjadi pada maag khronis yang menyebabkan perlukaan pada dinding lambung.

- Genetik
Kelainan herediter atau keturunan juga bisa menyebabkan anemia. Kelainan genetik ini terutama terjadi pada umur sel darah merah yang terlampau pendek sehingga sel darah merah yang beredar dalam tubuh akan selalu kekurangan. Anemia jenis ini dikenal dengan nama sickle cell anemia. Gangguan genetik juga bisa menimpa hemoglobin yang mana produksi hemoglobin menjadi sangat rendah. Kelainan ini kita kenal dengan nama thalasemia.
- Kekurangan vitamin B12
Anemia yang diakibatkan oleh karena kekurangan vitamin B12 dikenal dengan nama anemia pernisiosa.
- Kekurangan asam folat
Kekurangan asam folat juga sering menyebabkan anemia terutama pada ibu ibu yang sedang hamil.
- Pecahnya dinding sel darah merah
Anemia yang disebabkan oleh karena pecahnya dinding sel darah merah dikenal dengan nama anemia hemolitik. Reaksi antigen antibodi dicurigai sebagai biang kerok terjadinya anemia jenis ini.
- Gangguan sumsum tulang
Sumsum tulang sebagai pabrik produksi sel darah juga bisa mengalami gangguan sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik dalam menghasilkan sel darah merah yang berkualitas. Gangguan pada sumsum tulang biasanya disebabkan oleh karena mestatase sel kanker dari tempat lain.
Penyebab anemia yang lain masih banyak, cuma karena keterbatasan tempat maka saya hanya menulis yang sering dijumpai saja.

Bagaimana mengobati anemia?
Seperti halnya penyakit lain, pengobatan anemia juga harus ditujukan pada penyebab terjadinya anemia. Misalnya anemia yang disebabkan oleh perdarahan pada usus maka perdarahan itu harus kita hentikan untuk mencegah berlanjutnya anemia. Jika memang diperlukan, operasi dapat dilakukan pada keadaan tertentu.
Suplemen besi diperlukan pada anemia yang disebabkan oleh karena kekurangan zat besi. Pemberian suntikan vitamin B12 diperlukan untuk mengkoreksi anemia pernisiosa. Transfusi darah merupakan pilihan untuk anemia yang disebabkan oleh perdarahan hebat.

source:http://www.blogdokter.net

peluang usaha

Artikel Menarik Lainnya...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More