Download

7 Makanan Lezat Rendah Kalori Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Makanan Sehat Lezat tetapi rendah kalori yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan anda..

Kenapa Sarapan Penting Untuk Menurunkan Berat Badan?

Penjelasan singkat tentang arti penting sarapan dalam proses menurunkan berat badan...

5 Tips Agar Tetap Termotivasi dalam Menurunkan Berat Badan

5 Tips sederhana agar kita tetap termotivasi dalam proses menurunkan berat badan...

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda

12 Panduan sederhana sebagai langkah awal menurunkan berat badan

6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-Diet

Beberapa Kesalahan Fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan program diet...

February 14, 2013

10 Gejala Infeksi Virus HIV yang Sering Diabaikan


Hingga saat ini Human Immunodeficiency Virus atau yang kita kenal dengan HIV masih menjadi penyakit mematikan dan belum ditemukan obat untuk menyembuhkannya. Secara umum sulit sekali membedakan gejala infeksi virus HIV dengan penyakit lain. Bahkan pada beberapa kasus, keterlambatan diagnosa penyakit HIV bisa berujung pada kematian.

10-Gejala-Infeksi-Virus-HIV-yang-Sering-DiabaikanVirus HIV ditularkan melalui cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, atau transfusi darah. Virus ini hanya memerlukan waktu maksimal dua bulan sebelum masuk ke dalam tubuh dan menggerogoti sistem pertahanan tubuh kita.
Antara 40-90 persen orang yang terpapar virus HIV pada awalnya akan mengalami gejala seperti flu yang dikenal dengan Acute Retroviral Syndrome disingkat ARS. Namun terkadang gejala HIV tidak dapat terdeteksi bahkan hingga beberapa tahun ke depan pasca terinfeksi virus HIV.
“Karena HIV tidak dapat terdeteksi sejak dini dan apakah tubuh kita terpapar HIV atau tidak maka sangat direkomendasikan untuk melakukan tes laboratorium untuk mengetahuinya. Terutama bagi Anda yang gemar berhubungan seks dengan orang-orang yang berbeda,” ungkap Michael Horberg, MD, Direktur HIV/AIDS for Kaiser Permanente, di Oakland.
Berikut 10 gejala umum virus HIV yang patut Anda waspadai
  1. Demam
    Demam ringan adalah gejala awal yang paling umum terjadi saat seseorang terpapar virus HIV. Demam ringan ini seringkali disertai dengan sakit tenggorokan, kelelahan yang ekstrim, dan pembekakan kelenjar getah bening.
    Demam adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh sebagai akibat dari masuknya virus HIV ke aliran darah dengan jumlah yang berlipat ganda.
  2. Nyeri Otot
    Nyeri otot dan persendian tak hanya dialami oleh orang-orang yang mengalami gejala penyakit hepatitis dan sifilis, tapi juga dirasakan seseorang yang telah terpapar virus HIV. Gejala ini seringkali diabaikan hingga paparan virus HIV benar-benar masuk ke tingkat yang mengkhawatirkan.
  3. Ruam Kulit
    Ruam bisa berupa bercak-bercak kemerahan pada kulit atau benjolan menyerupai jerawat dalam jumlah banyak yang tak sembuh-sembuh. Gejala ini akan muncul jika paparan virus HIV telah mencapai pada tingkat yang lebih parah.
  4. Mual, Muntah, dan Diare
    Antara 30- 60 persen pengidap HIV akan mengalami gejala singkat mual, muntah, dan serangan diare. Selain sebagai gejala HIV tahap lanjut, gejala-gejala di atas juga bisa muncul sebagai efek samping dari terapi pengobatan.
  5. Berat Badan Turun Drastis
    Berat badan turun drastis merupakan gejala tahap lanjut bahwa tubuh telah terinfeksi HIV. Berat badan turun drastis bisa terjadi akibat diare atau kurangnya nutrisi tubuh akibat sering memuntahkan makanan.
  6. Batuk Kering
    Biasanya batuk kering akan terjadi setelah satu tahun terjangkit virus HIV, sekaligus menjadi tanda bahwa penyakit ini semakin memburuk. Penggunaan obat batuk sekali pun tidak dapat meredakan batuk akibat paparan virus HIV.
  7. Perubahan pada Kuku
    Tanda lain dari infeksi HIV adalah perubahan pada kuku seperti penebalan, kuku melengkung, dan perubahan warna seperti kuku menghitam atau muncul garis coklat vertikal atau horisontal dipermukaan kuku.
    “Perubahan kuku ini dapat terjadi akibat infeksi jamur seperti kandida. Mengingat penderita HIV mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, maka jamur tersebut bisa sangat mudah berkembang,” kata Horberg.
  8. Infeksi Jamur pada Mulut
    Infeksi jamur tak hanya menyerang permukaan kuku, tapi juga organ lain seperti mulut. Jika jamur sudah menginfeksi mulut, maka pengidap HIV akan sulit untuk mengunyah dan menelan makanan.
  9. Kebingungan dan Sulit Konsentrasi
    Masalah kognitif bisa menjadi tanda demensia terkait HIV. Selain mengalami kebingungan dan sulit berkonsentrasi, demensia terkait HIV juga dapat mempengaruhi memori dan masalah perilkau seperti mudah marah dan tersinggung. Gejala ini diiringi dengan menurunnya keampuan motoris tubuh seperti menjadi ceroboh, menurunnya kordinasi tubuh, dan bahkan hilangnya kemampuan untuk menulis.
  10. Herpes Genital
    Herpes genital yang terjadi pada penderita HIV umumnya tidak memiliki gejala yang khas. Namun luka yang muncul cenderung lebih besar dan lebih dalam. Penyakit ini lebih banyak menular melalui hubungan kontak kulit dengan penderita, terutama saat berhubungan seks. Umumnya gejalanya adalah timbul bintil-bintil di bagian luar alat kelamin yang bentuknya memerah dan membengkak.


source disini

February 13, 2013

4 Gejala Serangan Jantung yang Perlu Anda Waspadai


4-Gejala-Serangan-Jantung-yang-Perlu-Anda-WaspadaiPenyakit jantung merupakan penyakit mematikan yang paling sering terjadi di seluruh dunia. Menurut data dari WHO (World Health Organization) dilaporkan bahwa sekitar 3000 penduduk Amerika menderita penyakit jantung. Bahkan American Heart Association (AHA) di tahun 2004 melaporkan 5,2 juta penduduk Amerika menderita gagal jantung.

Asuransi kesehatan Medicare USA paling banyak mengeluarkan biaya untuk diagnosis dan pengobatan gagal jantung dan diperkirakan lebih dari 15 juta kasus baru penyakit jantung setiap tahunnya di seluruh dunia.
Penyakit jantung umumnya disebakan oleh minimnya pasokan oksigen menuju jantung, sehingga jantung tidak dapat berfungsi dengan baik. Serangan jantung merupakan salah satu penyakit jantung yang paling mematikan dan sering disebut sebagai silent killer, karena terkadang penyakit ini tidak menunjukkan tanda-tanda tertentu hingga orang tersebut pingsan atau bahkan meninggal.
Namun, ada beberapa gejala serangan jantung yang bisa Anda deteksi sejak dini, agar Anda bisa segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Berikut beberapa gejala serangan jantung yang perlu Anda waspadai:
  1. Cepat Lelah
    Secara normal tingkat pekerjaan yang menguras tenaga dan olahraga menjadi faktor munculnya rasa lelah. Namun jika Anda mudah lelah saat melakukan aktivitas yang ringan, Anda perlu waspada. Lebih dari 60 persen gejala serangan jantung diawali dari kondisi tubuh yang mudah lelah, akibat minimnya oksigen menuju jantung.
  2. Rasa tidak Nyaman di Dada 
    Rasa tidak nyaman di dada seperti nyeri yang menjalar ke punggung, leher, dan rahang, disertai mata berkunang-kunang, pusing,dan mual juga bisa menjadi tanda-tanda seseorang akan mengalami serangan jantung. Nyeri dada biasanya akan berkurang ketika beristirahat. Namun akan kembali terasa ketika melakukan aktivitas.
  3. Napas Berat
    Lebih dari 50 persen wanita yang akan mengalami serangan jantung kesulitan mengatur ritme bernapas. Kondisi psikologis yang tidak stabil seperti emosi memuncak dan kesedihan mendalam bisa menjadi penyebab napas terasa berat yang mungkin bisa menjadi gejala awal serangan jantung.
  4. Keringat Dingin
    Gejala lainnya adalah munculnya keringat dingin disertai dengan napas yang pendek dan tersengal. Ini akan terjadi ketika Anda mulai merasakan rasa tidak nyaman di daerah dada dan sekitarnya.
Gejala umum di atas bisa saja tidak muncul ketika seseorang akan mengalami serangan jantung. Namun, jika Anda mengalami salah satu dari gejala di atas sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui diagnosis lebih lanjut.
Risiko serangan jantung sebenarnya bisa dikurangi sejak dini, yaitu dengan cara menjalankan pola hidup sehat sedini mungkin. Menghentikan kebiasaan merokok, menyisihkan makanan berlemak, menghindari stres, dan rajin berolahraga merupakan langkah yang tepat agar Anda terbebas dari risiko serangan jantung dan penyakit jantung lainnya.

source disini

Artikel Menarik Lainnya...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More