Download

7 Makanan Lezat Rendah Kalori Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Makanan Sehat Lezat tetapi rendah kalori yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan anda..

Kenapa Sarapan Penting Untuk Menurunkan Berat Badan?

Penjelasan singkat tentang arti penting sarapan dalam proses menurunkan berat badan...

5 Tips Agar Tetap Termotivasi dalam Menurunkan Berat Badan

5 Tips sederhana agar kita tetap termotivasi dalam proses menurunkan berat badan...

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda

12 Panduan sederhana sebagai langkah awal menurunkan berat badan

6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-Diet

Beberapa Kesalahan Fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan program diet...

May 10, 2008

Puaskah Anda Dengan Bentuk Fisik Anda?

Kecantikan ataupun kesempurnaan secara fisik bersifat sangat relatif. Setiap orang pasti pernah merasakan ketidakpuasan dengan penampilan fisiknya, mulai dari wajah, rambut, lengan, pinggul ataupun bagian lainnya. Namun, saat ini sudah banyak produk kecantikan, pemutih wajah, dan obat pelangsing yang cukup diminati oleh semua orang.

Kondisi dimana kita merasa tidak puas dengan penampilan fisik diistilahkan sebagai body dysmorphic disorder (BDD). Mungkin istilah itu masih asing di telinga kita, namun bukan hal yang mustahil jika di sekitar kita banyak yang menderita sindrom tersebut. Sindrom BDD dapat mengakibatkan seseorang tidak hanya merasa tertekan, tapi juga akan menurunkan fungsi seseorang dalam kehidupan sosial, keluarga, pekerjaan, dan bidang kehidupan lainnya.

Penderita BDD sangat terganggu dengan penampilan fisiknya karena mereka merasa memiliki kekurangan yang fatal atau menganggap diri aneh dan buruk rupa (padahal mungkin saja orang lain tidak menilai demikian). Penderita BDD umumnya akan mengerahkan berbagai upaya untuk menutupi kekurangan fisiknya. Beberapa karakteristik pada mereka yang mengalami sindrom BDD:

1. Konsep diri negatif dan tidak percaya diri.

2. Penderita BDD biasanya memandang dan menilai dirinya secara negatif.

3. Mereka cenderung tidak percaya diri sehingga sulit membina hubungan dengan orang lain.

4. Karena merasa kurang menarik, penderita BDD sering merasa tidak nyaman berada di tengah-tengah komunitasnya. Ada perasaan takut dijauhi, dikucilkan, dan diabaikan.

5. Penderita BDD terkadang terlalu sensitif dan khawatir jika orang lain memperhatikan kekurangannya sehingga berjuang keras untuk menutupi kekurangan tersebut, misalnya dengan:

* Berlama-lama di depan cermin.
* Selalu memfokuskan kekurangan diri untuk dibandingkan dengan orang lain.
* Sering meminta konfirmasi ke orang lain bahwa dia baik-baik saja.
* Berdandan berlebihan untuk menutupi kekurangan.
* Diet yang sangat ketat.
* Berulang-ulang menyentuh bagian tubuh yang dinilai sebagai kekurangan dirinya.
* Rajin berkonsultasi ke dermatologis atau ahli kosmetik tertentu.
* Banyak membaca buku-buku yang mengupas masalah kekurangan diri secara fisik.
* Menghabiskan waktu hingga berjam-jam untuk mengurusi penampilannya (1-3 jam setiap hari).
* Menghindari situasi sosial yang mengakibatkan terjadinya penurunan fungsi sosial.

Pada umumnya gejala BDD mulai tampak ketika seseorang berada dalam masa remaja. BDD berlangsung selama bertahun-tahun dan kian memburuk kondisinya bila tidak ditangani secara benar.

Dalam dunia kedokteran, memang sudah dikembangkan cara penanganan BDD dengan menggunakan obat-obatan. Salah satunya adalah SSRI (selective serotonin-reuptake inhibitors). Namun, obat saja tidaklah cukup. Jika seseorang sudah mengalami BDD, mereka sebaiknya menjalani psikoterapi agar mereka mampu memahami akar permasalahan sebenarnya. Dengan demikian, dapat dibangun konsep dan pola pikir yang lebih positif dan obyektif dalam menilai diri sendiri.(info-sehat.com)

Tip Untuk Kulit yang Sehat

Masalah pada kulit kadang dapat membuat pusing, terutama bagi para remaja putri. Kadang di saat bangun tidur, sudah muncul 'si mungil' yang berwarna merah di kulit wajah. Rasanya tidak pernah habis-habisnya gangguan yang muncul pada kulit.

Tapi sebenarnya, kita dapat mengurangi masalah itu dengan melakukan perawatan yang baik pada kulit. Walaupun akitifitas hormon sedang meningkat, yang dapat memicu gangguan kulit seperti jerawat, perawatan kulit yang baik dapat mencegah atau mengurangi masalah yang satu ini.

Jerawat, merupakan masalah kulit yang paling sering ditemukan. Penyebabnya adalah kelenjar minyak yang disebut sebum, tidak dapat lancar keluar dari pori-pori kulit kita. Penimbunan ini yang menyebabkan kulit di sekitar pori-pori yang tertutup itu, bila disertai infeksi akan menyebabkan bertambahnya rasa nyeri, merah, bengkak dan mengeras.

Untuk para remaja yang memasuki usia pubertas, jerawat menjadi masalah umum yang dijumpai. Hal ini disebabkan karena pengaruh hormonal yang menyebabkan peningkatan produksi sebum. Beberapa tip berikut ini dapat membantu mengurangi munculnya jerawat dan mempercepat hilangnya 'si mungil' dari kulit kita:

* Bersihkan muka dengan air hangat dua kali sehari (jangan lebih) dengan menggunakan sabun muka. Bila terlalu sering kita mencuci muka, akan menyebabkan kulit teriritasi.

* Setelah itu lakukan pemijatan perlahan pada wajah dengan gerakan melingkar. Tapi jangan menggosoknya. Karena dengan menggosok kulit, akan membuat kulit menjadi iritasi.

* Setelah kulit bersih dan dipijat, keringkan, kemudian dapat dioleskan obat jerawat yang mengandung benzoyl peroxide, yang dijual bebas, pada jerawat yang muncul di wajah Anda.

* Jangan memencet jerawat Anda, karena akan membuat infeksi yang terjadi akan menjalar semakin luas.

* Jangan menyentuh kulit wajah dengan tangan apalagi saat tangan belum dicuci. Atau jangan membiarkan benda-benda mengenai pada wajah, seperti pada saat berbaring tengkurap. Tangan atau benda-benda yang kotor dapat menyebabkan iritasi atau infeksi pada pori-pori kulit.




Tip-tip berikut untuk perawatan kulit di daerah lainnya, tidak hanya pada daerah wajah saja:

* Jika jerawat muncul di badan, janganlah memakai pakaian yang ketat. Karena pakaian yang ketat akan mempersulit kulit untuk 'bernafas' dan menyebabkannya teriritasi. Sebaiknya juga jangan memakai scarf, topi atau ikat kepala karena dapat terjadi penumpukan minyak maupun kotoran pada pori-pori kulit kita.

* Jika memakai kacamata, bersihkan secara rutin daerah di sekitar mata dan hidung, karena mudah terjadi penimbunan minyak yang dapat menutupi pori-pori.

* Bersihkanlah tata rias wajah sebelum tidur, walaupun Anda sudah lelah dan mengantuk.

* Gunakanlah tata rias yang sesuai untuk jenis kulit Anda, yang tidak menyebabkan timbulnya iritasi ataupun alergi pada wajah.

* Jangan gunakan tata rias yang lama, dimana tata rias tersebut sudah berubah bentuk, warna maupun aromanya.

* Hindari kulit dari sengatan matahari. Karena sengatan matahari akan membuat kulit memproduksi sebum (kelenjar keringat) semakin banyak, yang akan membuat jerawat semakin bertambah parah.

* Usahkan rambut selalu bersih dan tidak menutupi kulit wajah, untuk mencegah kotoran atau minyak yang dapat menutup pori-pori kulit.

Bila Anda telah melaksanakan semua tip-tip di atas, tapi kulit Anda tetap muncul banyak jerawat, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Dokter akan memberikan perawatan dan obat-obatan untuk mengatasi jerawat Anda yang membandel tersebut. (info-sehat.com)

Ragam Manfaat Sayur Mayur

Anda tentu tahu sayur mayur memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Seperti apa sajakah? Beberapa di antaranya adalah :

Daun Selada

* Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan terjadinya stroke.

* Mengurangi resiko terjadinya kanker.

* Mengurangi resiko terkena katarak.

* Membantu mengurangi resiko spina bifida (salah satu jenis gangguan kelainan pada tulang belakang).

* Membantu kerja pencernaan dan kesehatan organ hati.

* Mengurangi gangguan anemia.

* Membantu meringankan insomnia (sulit tidur) karena ketegangan syaraf.


Paprika

* Sebagai antioksidan.

* Menurunkan kolesterol.

* Mengatur suhu tubuh.

* Mengobati infeksi hidung dan tenggorokan.

* Menurunkan kadar gula dalam darah.

* Mengobati luka, memar dan keseleo.

* Menumbuhkan rambut.


Brokoli

* Memperkecil resiko terjadinya kanker kerongkongan, perut, usus besar, paru, larynx, parynx, prostat, mulut dan payudara.

* Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan stroke.

* Mengurangi resiko terkena katarak.

* Membantu melawan anemia.

* Mengurangi resiko terkena spina bifida (salah satu jenis gangguan kelainan tulang belakang).

Tomat

* Membantu menurunkan resiko gangguan jantung.

* Menghilangkan kelelahan dan menambah nafsu makan.

* Menghambat pertumbuhan sel kanker pada prostat, leher rahim, payudara dan endometrium.

* Memperlambat penurunan fungsi mata karena pengaruh usia (age-related macular degeneration).

* Mengurangi resiko radang usus buntu.

* Membantu menjaga kesehatan organ hati, ginjal, dan mencegah kesulitan buang air besar.

* Menghilangkan jerawat.


Wortel

* Membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

* Membantu pertahanan tubuh dari risiko kanker, terutama kanker paru-paru, kanker larynx (tenggorokan), esophagus (kerongkongan), prostat, kandung kemih dan kanker cervix.

* Mencegah konstipasi atau kesulitan buang air.

* Membantu meningkatkan ketahanan terhadap keracunan makanan.

Makanan Mentah, Sehatkah?

Tanpa kita sadari, kita sering memasukkan racun ke dalam tubuh lewat makanan yang dikonsumsi setiap hari. Perlu diketahui, makanan yang masuk ke dalam tubuh kita mengandung zat kimia dan bahan pengawet. Bahan-bahan itu masuk ke dalam makanan secara sengaja lewat proses pembuatannya, maupun pada saat proses penanaman seperti insektisida, pestisida, dan sejenisnya yang diberikan petani ketika menanam tanaman.

Polusi dalam makanan terjadi karena adanya zat-zat berbahaya di dalam makanan. Pada daging hewan, zat berbahaya yang ada di dalamnya adalah antibiotik dan hormonal. Kedua zat ini biasanya disuntikkan pada ayam agar lebih cepat dipotong atau bertelur.

Pada tumbuhan atau sayuran juga sama, yaitu pemberian insektisida dan pestisida oleh para petani. Biasanya residu zat-zat kimia tersebut akan mengendap pada sayuran. Jika sayurannya kita makan setiap hari, maka residunya akan mengendap dalam tubuh manusia. Zat berbahaya lainnya adalah zat pengawet yang biasanya terdapat pada makanan, seperti ikan asin, tahu, bakso, dan sebagainya. Belum lagi adanya formalin pada sejumlah makanan tertentu.

Zat-zat berbahaya yang terkandung dalam makanan jika masuk ke dalam tubuh akan menyebabkan pertumbuhan radikal bebas meningkat. Radikal bebas akan merusak protein, enzim, dan bahan-bahan genetik yang merupakan inti tempat DNA dibentuk. Mutasi dalam inti sel ini bisa menyebabkan terjadinya kanker.

Menurut laporan dunia, lebih dari 90% manusia modern meninggal karena penyakit dan lebih dari 90% terjadinya sel abnormal (sel kanker) disebabkan oleh lingkungan yang tercemar melalui makanan dan minuman. Di Amerika, satu dari tiga orang terkena kanker dan setiap satu dari lima orang mati terkena kanker.

Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan kembali ke makanan alami tanpa bahan kimia dan pengawet. Namun, hal ini masih cukup sulit untuk dilakukan. Yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi raw food atau makanan mentah, seperti sayuran dan buah-buah yang tidak dimasak namun kebersihannya tetap terjaga. Makanan jenis ini akan memberi nutrisi bagi tubuh karena kaya enzim, klorofil, vitamin, mineral, dan fitronutrien yang berfungsi sebagai antioksidan alami.

Melalui sistem antioksidan, baik enzim maupun nonenzim, tubuh kita mampu melindungi diri dan melawan radikal bebas. Enzim antioksidan meliputi superoxide dismutase (SOD), caralase, dan glutathione peroxidase yang akan mengubah radikal bebas menjadi oksigen dan air yang kemudian akan dikeluarkan dari tubuh.

Manajemen Metabolisme

Tubuh gemuk, kurus, sehat, sakit, kuat atau lemas, itu semua adalah hasil dari kerja metabolisme. Metabolisme merupakan proses perubahan secara fisik dan kimiawi dalam jaringan maupun sel tubuh untuk mempertahankan hidup dan pertumbuhannya. Secara sederhana, metabolisme berarti mengubah nutrisi dari makanan menjadi energi melalui serangkaian reaksi kimia di dalam tubuh.

Karena merupakan suatu reaksi kimia, maka reaksi ini bisa berlangsung cepat ataupun lambat. Semakin cepat terjadinya proses metabolisme, maka semakin banyak energi yang dihasilkan dari proses pembakaran kalori tubuh. Namun, semakin lambat proses metabolisme, maka kalori yang diubah menjadi energi akan lebih sedikit. Cepat lambatnya proses metabolisme akan mempengaruhi kecepatan naik turunnya berat badan. Oleh karena itu, jika dapat mengendalikan metabolisme, maka Anda dapat mengendalikan berat badan.

Faktor pengendali kecepatan metabolisme

Usia

Anda yang berusia di atas 30 tahun mungkin akan heran, mengapa dengan pola makan yang sama dengan saat Anda berusia 20 tahun atau saat Anda remaja, tapi tubuh Anda menjadi mudah gemuk? Jawabannya adalah karena metabolisme. Kecepatan metabolisme memang berkurang sejalan dengan bertambahnya usia.

Jenis kelamin

Wanita memiliki metabolisme yang lebih rendah daripada pria. Rata-rata pria memiliki proporsi tulang, organ, dan otot yang lebih besar dibandingkan wanita. Jadi tak heran jika metabolisme pria pun lebih besar.

Komposisi tubuh

Orang dengan berat badan normal dan memiliki banyak otot mempunyai metabolisme yang lebih tinggi dibandingkan orang gemuk yang memiliki banyak lemak.

Iklim

Orang yang hidup di daerah tropis memiliki metabolisme 10% lebih rendah dibandingkan orang yang hidup di daerah sub tropis.

Gizi

Keadaan gizi buruk yang berkepanjangan akan mengurangi metabolisme 10-20%.

Tidur

Saat kita tidur, metabolisme akan 5% lebih rendah dibandingkan saat bangun.

Demam

Karena panas dapat mempercepat suatu reaksi kimia, apabila tubuh sedang demam, maka kecepatan metabolisme akan meningkat. Salah satu tujuan dari meningkatnya metabolisme adalah untuk mempercepat perbaikan sel-sel yang rusak dan mempercepat proses penyembuhan.

Hormon dan obat-obatan

Ada hormon dan obat-obatan yang bekerja untuk mempercepat metabolisme, namun ada juga yang bekerja memperlambat metabolisme.

Aktivitas fisik

Semakin banyak dan semakin berat aktivitas seseorang, maka akan semakin tinggi pula metabolismenya.(info-sehat.com)

Artikel Menarik Lainnya...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More