Download

7 Makanan Lezat Rendah Kalori Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Makanan Sehat Lezat tetapi rendah kalori yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan anda..

Kenapa Sarapan Penting Untuk Menurunkan Berat Badan?

Penjelasan singkat tentang arti penting sarapan dalam proses menurunkan berat badan...

5 Tips Agar Tetap Termotivasi dalam Menurunkan Berat Badan

5 Tips sederhana agar kita tetap termotivasi dalam proses menurunkan berat badan...

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda

12 Panduan sederhana sebagai langkah awal menurunkan berat badan

6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-Diet

Beberapa Kesalahan Fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan program diet...

December 8, 2011

Mengenal Beberapa Parameter hasil Pemeriksaan Medis Bag.II (Pemeriksaan Darah Lengkap)


Pada artikel sebelumnya Mengenal Beberapa Parameter hasil Pemeriksaan Medis Bag.I (General Medical Check Up) telah dibahas beberapa parameter penting hasil pemeriksaan medis. Pada artikel ini selanjutnya akan diperkenalkan beberapa parameter hasil pemeriksaan medis khususnya hasil Pemeriksaan Darah Lengkap.

Pemeriksaan Darah Lengkap merupakan pemeriksaan laboratorium yang sering dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis. Pemeriksaan tersebut biasanya dilakukan pada berbagai kasus demam, infeksi, inflamasi, dan anemia. Interpretasi atau analisa dari hasil pemeriksaan darah lengkap sebetulnya dilakukan oleh dokter. Namun karena seringnya pemeriksaan tersebut, tidak ada salahnya kita mengetahui sedikit bagaimana membaca hasilnya.

Pemeriksaan darah lengkap terdiri dari :
  1. Leukosit
  2. Eritrosit
  3. Hemoglobin
  4. Hematokrit
  5. Trombosit
  6. Hitung jenis leukosit
  7. Laju endap darah
Pada kertas hasil pemeriksaan biasanya terdiri dari :
  1. Identitas lengkap
  2. Nama dokter
  3. Nama pemeriksaan
  4. Hasil
  5. Nilai rujukan atau nilai normal
  6. Satuan
  7. Keterangan
  8. Saran dari petugas laboratorium (bila ada)
Nilai rujukan pada setiap laboratorium dapat berbeda tergantung reagent dan alat yang dipergunakan.
Untuk membacanya, anda perlu melihat satu per satu jenis pemeriksaan, membandingkan hasil pemeriksaan dengan nilai rujukan.

Leukosit dan Hitung Jenis Leukosit
Leukosit atau sel darah putih adalah komponen sel darah yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai infeksi. Apabila jumlah leukosit melebihi nilai normal disebut leukositosis. Leukositosis dapat disebabkan infeksi, inflamasi, keganasan dan lain-lain. Sedangkan apabila jumlah leukosit lebih rendah dari nilai normal disebut leukopenia. Leukopenia juga dapat disebabkan oleh infeksi, inflamasi, dan keganasan.

Eritrosit
Eritrosit atau sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Di dalam sel darah merah terdapat protein yang berfungsi mengikat oksigen, yaitu haemoglobin. Apabila jumlah eritrosit di bawah nilai normal ada kemungkinan terdapat anemia. Apabila eritrosit lebih dari normal, ada kemungkinan polisitemia. Namun untuk menentukan anemia atau polisitemia perlu melihat nilai hemoglobin.

Termasuk juga dalam hal ini adalah perhitungan Indeks Eritrosit rata-rata yaitu perhitungan yang menyatakan besarnya volume eritrosit dan konsentrasi hemoglobin dalam tiap sel. Penggolongan anemia berdasarkan Indeks Eritrosit paling bermanfaat yaitu anemia mikrositik, normositik dan makrositik karena lebih mengarah pada sifat defek primernya dan menunjukkan kelainan yang mendasari sebelum terjadi anemia yang jelas.

  •  M C V (Mean Cell Volume)
    Merupakan perbandingan antara Hematocrite dengan Jumlah eritrosit
    Nilai Normal : 80 – 100 fl (dewasa)
    76 – 86 fl ( anak < 1 th)
    mikrositosis < 80 – 100 fl < makrositosis
  • M C H (Mean Cell Haemoglobine)
    Mengukur banyaknya Hb yang terdapat dalam satu sel darah merah. Ditentukan dengan membagi jumlah Hb dalam 1000 ml darah dengan jumlah eritrosit Per mm3 darah à pikogram
    Nilai normal : 27 – 32 pg (dewasa)
    23 – 31 pg ( anak )
    Jika nilai kurang dari normal : hipokrom
  • M C H C ( Mean Cell Hb Concentrate )
    Merupakan perbandingan Kadar rata-rata Hb dengan volume eritrosit.
    Kadar Hb/haematocrite
  • RDW  ( Red Cell Distribution Width)
    Membantu dalam klasifikasi anemia, berhubungan dengan hapusan darah dan indeks eritrosit lainnya.
    RDW penting untuk indicator derajat anisositosis atau variasi abnormal dari ukuran RBC.
    Harga normal : 10,0 – 15,0

Hemoglobin (Haemoglobin)
Hemoglobin atau sering kita kenal Hb adalah protein di dalam sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen. Bila hemoglobin lebih rendah dari nilai normal maka disebut anemia. Apabila nilai hemoglobin lebih tinggi dari nilai normal maka disebut polisitemia.
Banyak kondisi yang dapat menyebabkan anemia di antaranya kekurangan/defisiensi zat besi, defisiensi asam folat, talasemia, infeksi kronik, keganasan dan lain-lain. Untuk mengetahui penyebab anemia perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu serum iron, feritin, TIBC, gambaran darah tepi, dan elektroforesa Hb. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara bertahap sesuai indikasi.

Hematokrit
Hematokrit adalah perbandingan volume sel darah merah terhadap volume darah secara keseluruhan. Nilai hematokrit biasanya dikaitkan dengan ada tidaknya perembesan plasma pada kasus demam berdarah dengue. Pada kasus demam berdarah dengue (DBD), apabila terdapat peningkatan hematokrit berarti terdapat rembesan plasma ke luar pembuluh darah.

Trombosit
Trombosit adalah sel darah yang berperan pada proses pembekuan atau menghentikan perdarahan. Trombositopenia adalah jumlah trombosit lebih rendah dari nilai normal. Trombositopenia dapat disebabkan infeksi virus (termasuk demam dengue atau demam berdarah dengue), keganasan, ITP, perdarahan, dan lain-lain. Sedangkan trombositosis adalah peningkatan jumlah trombosit melebihi nilai normal. Trombositosis dapat disebabkan infeksi, keganasan, reaksi dari kerusakan jaringan, dan lain-lain.

Laju Endap Darah
Laju endap darah adalah kecepatan sel darah merah (eritrosit) mengendap dalam satuan mm/jam. Laju endap darah yang tinggi biasanya dikaitkan dengan adanya infeksi akut, infeksi kronik dan inflamasi.
Mungkin tidak mudah bagi kita membaca hasil pemeriksaan darah. Hal tersebut bukanlah masalah. Mengetahui bahwa ada nilai yang tidak normal dan mengetahui istilah-istilahnya sudah lebih dari cukup. Interpretasi hasil pemeriksaan harus dilakukan oleh dokter dan menyesuaikan korelasinya dengan kondisi klinis pasien.

Contoh Nilai Normal Hasil Pemeriksaan Darah di Lab

Nilai laboratorium normal (rujukan) pada anak & Dewasa bisa berbeda tergantung pada metode dan reagent yang dipergunakan oleh laboratorium atau rumah sakit masing-masing. Berikut ini ada nilai lab normal pada anak dan dewasa menurut American Academy of Pediatrics :


Darah Rutin / Darah Lengkap
Usia Hb (g/dL) Ht (%) Eritrosit (mill/mm3) RDW MCV (fL) MCH (pg) MCHC (%) Trombosit (x 103/mm3)
0-3 hari 15.0-20.0 45-61 4.0-5.9 <18 95-115 31-37 29-37 250-450
1-2 minggu 12.5-18.5 39-57 3.6-5.5 <17 86-110 28-36 28-38 250-450
1-6 bulan 10.0-13.0 29-42 3.1-4.3 <16.5 74-96 25-35 30-36 300-700
7 bulan – 2 tahun 10.5-13.0 33-38 3.7-4.9 <16 70-84 23-30 31-37 250-600
2-5 tahun 11.5-13.0 34-39 3.9-5.0 <15 75-87 24-30 31-37 250-550
5-8 tahun 11.5-14.5 35-42 4.0-4.9 <15 77-95 25-33 31-37 250-550
13-18 tahun 12.0-15.2 36-47 4.5-5.1 <14.5 78-96 25-35 31-37 150-450
Laki-laki dewasa 13.5-16.5 41-50 4.5-5.5 <14.5 80-100 26-34 31-37 150-450
Wanita dewasa 12.0-15.0 36-44 4.0-4.9 <14.5 80-100 26-34 31-37 150-450



Sel Darah Putih dan Hitung Jenis
Usia Leukosit 
(x 103/mm3)
Seg Bat Limf Mono Eos Bas
0-3 hari 9.0-35.0 32-62 10-18 19-29 5-7 0-2 0-1
1-2 minggu 5.0-20.0 14-34 6-14 36-45 6-10 0-2 0-1
1-6 bulan 6.0-17.5 13-33 4-12 41-71 4-7 0-3 0-1
7 bulan – 2 tahun 6.0-17.0 15-35 5-11 45-76 3-6 0-3 0-1
2-5 tahun 5.5-15.5 23-45 5-11 35-65 3-6 0-3 0-1
5-8 tahun 5.0-14.5 32-54 5-11 28-48 3-6 0-3 0-1
13-18 tahun 4.5-13.0 34-64 5-11 25-45 3-6 0-3 0-1
Dewasa 4.5-11.0 35-66 5-11 24-44 3-6 0-3 0-1
Seg = neutrofil segmen
Bat = neutrofil batang
Limf = limfosit
Mono = monosit
Eos = eosinofil
Bas = basofil



Laju Endap Darah (LED) and Hitung Retikulosit
Laju endap darah, Westergren Anak 0-20 mm/jam
Pria dewasa 0-15 mm/jam
Wanita dewasa 0-20 mm/jam
Sedimentation rate, Wintrobe Anak 0-13 mm/jam
Pria dewasa 0-10 mm/jam
Wanita dewasa 0-15 mm/jam
Hitung Retikulosit Newborns (<28 hari) 2%-6%
1-6 bulan 0%-2.8%
Dewasa 0.5%-1,5%



Referensi
Tefferi A, dkk. How to interprete and pursue an abnormal complete blood cell count in adult. Mayo Clin Proc. July 2005;80(7):923-936
http://www.pediatriccareonline.org/pco/ub/view/Pediatric-Drug-Lookup/153930/0/normal_laboratory_values_for_children

source:www.arisclinic.com dan berbagai sumber lainnya peluang usaha

10 Cara Mudah Turunkan Risiko Kanker


Kanker bukan penyakit takdir atau kutukan walau banyak penelitian yang menunjukan bahwa kanker diturunkan secara genetik.
Setengah kematian akibat kanker dapat dicegah dengan hanya mengikuti pola hidup yang sehat, demikian menurutAmerican Cancer Society.
Berikut 10 perubahan perilaku yang dapat menurunkan risiko kanker:
1. Stop Merokok
Berhentilah merokok atau mengkonsumsi segala jenis produk tembakau. Merokok dapat menyebabkan berbagai jenis kanker seperti kanker paru paru, kerongkongan, mulut, tenggorokan, lambung dan pankreas. Jika saat ini anda sedang berusaha berhenti, jangan pernah menyerah sebelum mendapatkan manfaat yang besar nantinya.
2. Deteksi Dini
Lakukan deteksi dini kanker secara rutin. Deteksi dini dapat mendeteksi kanker usus besar/colon, kanker payudara, kanker prostat, kanker mulut rahim/cervix dan kanker kulit secara dini sehingga lebih mudah disembuhkan. Tanyakan ke dokter anda kapan sebaiknya deteksi dini dilakukan menurut kondisi kesehatan dan. Meskipun anda tidak merasakan gejala apa apa, deteksi dini bermanfaat untuk menemukan kanker stadium dini sehingga penyembuhan dapat dilakukan dengan baik. Pemeriksaan pada saat deteksi dini termasuk pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, pencitraan seperti ronsen dan CT Scan.
3. Batasi Konsumsi Alkohol
Membatasi konsumsi alkohol artinya anda tidak boleh minum minuman beralkohol melebihi 2 gelas sehari untuk pria dan segelas sehari untuk wanita. Risiko kanker mulut enam kali lebih tinggi pada mereka yang mengkonsumsi alkohol bila dibandingkan dengan mereka yang jarang minum alkohol.
4. Lindungi Kulit Dari Sinar Matahari
Paparan berlebihan sinar ultra violet dari matahari dapat merusak DNA pada kulit dan menyebabkan terjadinya mutasi genetik yang merupakan risiko utama kanker kulit. Gunakan tabir surya setiap kali anda beraktivitas yang lama di luar ruangan. Pilihlah tabir surya yang mengandung SPF diatas 15 dan memberikan proteksi terhadap sinar UVA dan UVB.
5. Aktif Secara Fisik
Penelitian menunjukan, mereka yang aktif secara fisik memiliki risiko yang rendah menderita kanker usus besar dan kanker payudara. Anda tidak perlu menjadi atlet untuk mendapatkan manfaat dari aktivias fisik, cukup melakukan olahraga sederhana seperti jalan kaki, bersepeda, jogging, menari dan aktivitas lainnya yang membuat tubuh anda berkeringat.
6. Pertahankan Berat Badan Sesehat Mungkin
Kelebihan berat badan menyebabkan seseorang berisiko menderita kanker rahim, kanker kandung empedu, kanker kerongkongan, kanker ginjal, kanker thyroid dan kanker usus besar. Bila saat ini anda merasa gemuk, segera turunkan berat badan anda.
7. Hindari Terapi Pengganti Hormon
Hindari mengkonsumsi terapi pengganti hormon untuk mengobati gejala menopause. Beberapa penelitian menunjukan peningkatan risiko kanker rahim pada penggunaan terapi ini. Jika memang anda sangat membutuhkan, batasi penggunaan sampai 5 tahun.
8. Minum Obat
Untuk menurunkan risiko kanker, misalnya kanker payudara, seseorang dapat minum obat yang disebut selective estrogen receptor modulator. Obat ini hanya dikonsumsi mereka yang berisiko tinggi menderita kanker payudara.
9. Hindari Paparan Zat Kanker
Sedapat mungkin menghindari paparan bahan bahan yang dapat menyebabkan kanker. Misalnya radiasi ion sinar gamma dari sinar X diduga berhubungan dengan kanker paru paru, kanker thyroid, kanker payudara dan kanker lambung.
10. Konsumsi Makanan Pencegah Kanker
Konsumsilah makanan yang dapat menurunkan risiko kanker terutama makanan yang berasal dari tumbuh tumbuhan. Makanan yang berserat tinggi dapat menurunkan risiko kanker usus besar.
Mudah bukan?

source:blogdokter.net

December 7, 2011

Mengenal Beberapa Parameter hasil Pemeriksaan Medis Bag.I (General Medical Check Up)


Mengapa Harus Melakukan Pemeriksaan Medis?


Sebelumnya sudah pernah dibahas Beberapa Hal yang Perlu diketahui Mengenai Medical Checkup , maka di artikel ini akan dikenalkan beberapa parameter hasil Medical Checkup.


Sudah diketahui sebelumnya bahwa dengan melakukan pemeriksaan medis (medical check up) secara rutin, Anda dapat mengetahui lebih awal konsisi tubuh Anda. Apakah rentang angka gula Anda menunjukkan adanya organ tubuh yang tidak diperiksa, apakah kolesterol Anda meningkat atau tidak dan identifikasi sejak dini terhadap masalah di dalam tubuh Anda.
Karena sudah terlebih dahulu mengetahui, Anda dapat segera melakukan perbaikan, misalnya dengan mengubah pola hidup dan makan agar tetap berada dalam rentang angka yang sehat.

Mengenal Beberapa Parameter hasil Pemeriksaan Medis

Yang biasa tercakup dalam medical check up adalah pemeriksaan darah, pemeriksaan urologi, pemeriksaan hormon dan pemeriksaan kepadatan tulang. Dari hasil pemeriksaan darah, dapat diketahui kadar kolesterol, gula dalam darah dan fungsi hati. Namun, bagaimana cara mengetahui apa artinya isi tes ini yang merupakan angka normal? Informasi berikut ini bisa menjadi acuan saat Anda memeriksa kesehatan tubuh Anda.

Kolesterol

LDL (Low Density Protein)

Biasa disebut kolesterol jahat. Kolesterol ini yang membuat penyumbatan pada pembuluh darah. Rentang angka sehatnya adalah:
AngkaKeterangan
<159Sehat, semakin kecil berarti semakin baik
159Batas normal tertinggi
160 - 189Tidak sehat, sebaiknya ubah pola makan dan gaya hidup
>190Sangat tidak sehat, karena berisiko terkena stroke atau penyakit jantung

HDL (High Density Protein)

Kebalikan dari LDL, ini merupakan kolesterol baik karena akan membawa kolesterol yang ada pada pembuluh darah ke hati yang selanjutnya akan dikeluarkan dari tubuh. Akan semakin baik bila tubuh memiliki banyak kolesterol baik. Rentang angka sehatnya adalah:
AngkaKeterangan
< 40Tidak sehat
> 60Sehat

Total Kolesterol

Yaitu jumlah antara kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL). Rentang angka sehatnya adalah:
AngkaKeterangan
< 200Sehat
200 - 239Hati-hati
> 240Tidak sehat, upayakan untuk memperbanyak kadar HDL dan turunkan LDL

Trigliserida (TG)

Yaitu lemak yang berasal dari makanan yang dikonsumsi, misalnya dari makanan berlemak atau makanan berkarbohidrat tinggi. Rentang angka sehatnya adalah:
AngkaKeterangan
< 150Sehat
150 - 199Hati-hati
200 - 499Tidak sehat, batasi konsumsi makanan berlemak dan perbanyak makanan berserat
> 499Sangat tidak sehat. Konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan yang baik.

Gula Darah

Gula darah yang berlebih dapat menyebabkan penyakit diabetes atau kencing manis dengan akibat yang cukup berbahaya. Angka yang dihasilkan berbeda bergantung pada saat pengambilan darah.

Kadar Gula setelah Puasa

Gula puasa, yang diambil setelah seseorang berpuasa selama minimal 8 jam. Rentang angkanya sebagai berikut:
AngkaKeterangan
< 110 mg/dLSehat
110 - 125 mg/dLHati-hati, pada rentang angka ini berarti Anda mengalami pradiabetes
> 126 mg/dLTidak sehat, pada angka ini berarti Anda mengalami diabetes

Kadar Gula tanpa Puasa

Gula darah sewaktu, yang diambil kapan saja tanpa puasa sebelumnya.
AngkaKeterangan
< 110 mg/dLSehat
110 - 199 mg/dLHati-hati, termasuk pradiabetes
> 200 mg/dLTidak sehat, pada angka ini berarti Anda mengalami diabetes

Fungsi Hati

Untuk mengetahui fungsi hati baik atau tidak perlu dilakukan pemeriksaan SGOT dan SGPT yang merupakan enzim yang terdapat dalam hati. Peningkatan jumlah SGOT dan SGPT menunjukkan ada yang tidak beres pada sel-sel hati.

SGOT

AngkaKeterangan
0 - 30 U/ISehat
> 30Ada yang tidak beres pada hati Anda

SGPT

AngkaKeterangan
0 - 45 U/ISehat
> 45Ada yang tidak beres pada hati Anda

Asam Urat

Penyakit asam urat disebabkan akibat berlebihnya zat purin. Anda bisa merasa pegal atau sakit khususnya pada persendian. Jenis kelamin mempengaruhi jumlah angka sehat, rentangnya adalah:
Jenis KelaminAngka Sehat
Pria3,7 - 7,6 mg/dl
Wanita2,5 - 6,0 mg/dl

Tekanan Darah

Merupakan tekanan pada dinding arteri pada saat jantung sedang memompa darah. Yang biasa diukur adalah kondisi tekanan pada saat jantung berkontraksi (biasa disebut batas atas) dan pada saat jantung relaksasi (biasa disebut batas bawah). Tekanan darah yang tinggi dapat membahayakan karena dapat menyebabkan stroke dan penyakit lainnya. Tekanan darah yang tinggi ini sering disebut orang sebagai penyakit darah tinggi atau hipertensi. Rentang angka sehatnya adalah:
Tekanan DarahSistolik (angka pertama)Diastolik (angka kedua)
Darah rendah atau hipotensiDi bawah 90Di bawah 60
Normal90 - 12060 - 80
Pre-hipertensi120 - 14080 - 90
Darah tinggi atau hipertensi (stadium 1)140 - 16090 - 100
Darah tinggi atau hipertensi (stadium 2 / berbahaya)Di atas 160Di atas 100

Testoteron

Hormon yang ternyata tidak hanya dihasilkan oleh pria, pada seorang wanita hormon ini tetap ada hanya saja dalam jumlah yang sedikit. Rentang angka sehatnya adalah:
Jenis KelaminAngka Sehat
Pria15 - 26,5 pg/mL
Wanita1,4 - 2,2 pg/mL

TSH (Thyroid Stimulating Hormone)

Untuk mengetahui apakah ada kelainan pada tiroid. Rentang angka sehatnya adalah antara 0,35 - 2,1 mU/L.

PSA (Prostat Spesific Antigen)

Merupakan hormon yang dihasilkan oleh pria pada glandula prostat. Bila berada pada rentang angka tidak sehat dapat berarti seorang pria mengalami pembesaran prostat atau kanker prostat. Angka sehatnya adalah antara 0 - 2,6 ng/ml.

Tulang

Pemeriksaan tulang memiliki tujuan untuk mencegah seseorang mengalami osteoporosis. Pemeriksaan ini disebut dengan densitometri atau DEXA scan. Range angka sehatnya adalah:
Angka T-scoreKeterangan
> -1Sehat
-1 sampai -2,5Hati-hati, massa tulang Anda terlalu rendah sehingga rentan mengalami osteoporosis



Selanjutnya baca juga artikel terkait  Mengenal Beberapa Parameter hasil Pemeriksaan Medis Bag.II (Pemeriksaan Darah Lengkap)



Source:http://kumpulan.info peluang usaha

Artikel Menarik Lainnya...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More