Download

7 Makanan Lezat Rendah Kalori Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Makanan Sehat Lezat tetapi rendah kalori yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan anda..

Kenapa Sarapan Penting Untuk Menurunkan Berat Badan?

Penjelasan singkat tentang arti penting sarapan dalam proses menurunkan berat badan...

5 Tips Agar Tetap Termotivasi dalam Menurunkan Berat Badan

5 Tips sederhana agar kita tetap termotivasi dalam proses menurunkan berat badan...

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda

12 Panduan sederhana sebagai langkah awal menurunkan berat badan

6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-Diet

Beberapa Kesalahan Fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan program diet...

March 16, 2013

5 Tips Cara Mudah Atasi Keracunan Makanan


Keracunan makanan adalah istilah yang diberikan kepada infeksi dengan bakteri, parasit, virus, atau racun dari kuman yang mempengaruhi manusia melalui terkontaminasi makanan atau air. Organisme kausatif yang paling umum adalah Staphylococcus atauE. coli.
Center for Disease Control and Prevention memperkirakan bahwa 76 juta orang terkena sakit dari penyakit tersebut setiap tahunnya, yang mengakibatkan 325.000 dirawat dan 5.000 kematian.
Berikut adalah 5 cara mudah dan cepat untuk pengobatan di rumah, seperti dikutipZeenews.com:
1. Jahe: Jahe adalah obat terkenal untuk berbagai masalah pencernaan. Sarat dengan senyawa anti-inflamasi ampuh, jahe mampu membantu menghilangkan mual dan gangguan lambung. Mengunyah sepotong jahe dan madu juga membantu meringankan mual yang parah. Teh jahe juga mengurangi kram perut dan menenangkan diri saat keracunan makanan.
2. Cumin (biji jintan): Tambahkan satu sendok makan hancuran biji jintan ke dalam sup untuk menenangkan peradangan pada perut Anda. Hancuran jintan yang dicampur dengan bubuk fenugreek dan segelas air atau setengah cangkir minyak kelapa sawit (crud) bisa membantu menyembuhkan sakit perut dan muntah. Biji jintan bermanfaat bagi sistem pencernaan karena membantu merangsang sekresi enzim pankreas, senyawa yang diperlukan untuk pencernaan dan asimilasi nutrisi.
3. Basil (daun kemangi): Basil merupakan obat rumah yang sangat baik untuk mengobati infeksi lambung karena bersifat anti-bakteri.
Meminum sari daun kemangi dan air saat perut kosong di pagi hari mampu meningkatkan daya pencernaan. Jus Basil juga membantu menghentikan muntah dengan segera. Saringlah jus dari daun kemangi dan tambahkan satu sendok makan madu untuk membuat obat instan.
Campurlah cincangan daun basil, garam laut dan satu shake lada hitam dengan tiga sendok makan minyak sawit. Minumlah ramuan ini sebanyak 3 kali sehari sampai Anda benar-benar sembuh dari keracunan makanan. Hal ini juga bisa menyembuhkan setiap kram atau masalah gas yang berkaitan dengan keracunan makanan.
4. Lemon: Tingkat keasaman jus lemon bisa membunuh mikroorganisme dan racun dalam saluran pencernaan.
Peraslah jeruk lemon dan tambahkan gula secukupnya, lalu diminum, atau Anda bisa menambahkan jeruk lemon untuk teh Anda. Dikarenakan asupan cairan sangat penting karena kehilangan banyak air melalui diare, meminum jus lemon dengan interval pendek bisa membantu Anda tetap terhidrasi.
5. Teh peppermint: Minyak peppermint bisa membantu meredakan gejala sindrom iritasi usus besar, termasuk gangguan pencernaan, dispepsia, dan kejang otot kolon. Hal ini sangat bermanfaat bagi orang yang menderita kejang perut akibat keracunan makanan. Tambahkan beberapa tetes minyak peppermint di teh, Anda bisa menghilangkan kram dalam beberapa jam. (jay)

source disini

March 15, 2013

5 Tips Cara Sederhana Atasi Sinus!


Menderita iritasi sinus memang memprihatinkan. Bahkan, Anda tidak dapat menghindari rasa sakit, bila selaput lendir yang melapisi sinus Anda meradang.
sinusitis anakMeski masalah sinus umum terjadi pada anak-anak, penyakit ini juga bisa mempengaruhi semua kelompok umur. Berikut ini adalah beberapa tips mudah untuk mengurangi masalah sinus, seperti dikutip Zeenews.com:
1. Manjakan diri Anda dengan makanan berbau tajam seperti bawang merah dan bawang putih dalam pola makan harian Anda. FYI, bawang putih memiliki sifat anti bakteri dan anti jamur, dan oleh karena itu, ini akan sangat membantu dalam mengobati infeksi sinus.
2. Minum banyak cairan, yang akan membantu mengeluarkan lendir secara tipis dan menguras sinus Anda. Namun, minuman alkohol harus dihindari karena hanya akan memperburuk infeksi.
Untuk bantuan cepat, larutkan beberapa tetes minyak kayu putih dengan air hangat dan oleskan pada tulang pipi.
3. Lemon balm, yang efektif dalam melawan kuman penyebab sinusitis, bakteri dan jamur, adalah pilihan yang baik dalam mengobati sinus. Untuk mengurangi infeksi, Anda bisa merebus beberapa daun lemon balm kering selama sekitar 10 menit. Saring campuran tersebut dan gunakan sebagai obat kumur.
4. Terapi uap, merupakan salah satu perawatan yang paling umum untuk sinusitis. Rebus air dalam ketel sampai menguap. Tuangkan ke dalam cangkir atau mangkuk. Tutupi wajah dan kepala dengan handuk, lalu hirup dan hembuskan uapnya melalui hidung.
5. Selain metode di atas, Anda harus menjaga pola makan seimbang dan gaya hidup sehat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat dan kurangi risiko-risiko yang akan menyebabkan sinus. Anda juga harus menghindari debu, serbuk sari, dan makanan dingin. Juga, jika Anda menderita sinusitis, merokok harus benar-benar dihindari. (jay)

source disini

February 14, 2013

10 Gejala Infeksi Virus HIV yang Sering Diabaikan


Hingga saat ini Human Immunodeficiency Virus atau yang kita kenal dengan HIV masih menjadi penyakit mematikan dan belum ditemukan obat untuk menyembuhkannya. Secara umum sulit sekali membedakan gejala infeksi virus HIV dengan penyakit lain. Bahkan pada beberapa kasus, keterlambatan diagnosa penyakit HIV bisa berujung pada kematian.

10-Gejala-Infeksi-Virus-HIV-yang-Sering-DiabaikanVirus HIV ditularkan melalui cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, atau transfusi darah. Virus ini hanya memerlukan waktu maksimal dua bulan sebelum masuk ke dalam tubuh dan menggerogoti sistem pertahanan tubuh kita.
Antara 40-90 persen orang yang terpapar virus HIV pada awalnya akan mengalami gejala seperti flu yang dikenal dengan Acute Retroviral Syndrome disingkat ARS. Namun terkadang gejala HIV tidak dapat terdeteksi bahkan hingga beberapa tahun ke depan pasca terinfeksi virus HIV.
“Karena HIV tidak dapat terdeteksi sejak dini dan apakah tubuh kita terpapar HIV atau tidak maka sangat direkomendasikan untuk melakukan tes laboratorium untuk mengetahuinya. Terutama bagi Anda yang gemar berhubungan seks dengan orang-orang yang berbeda,” ungkap Michael Horberg, MD, Direktur HIV/AIDS for Kaiser Permanente, di Oakland.
Berikut 10 gejala umum virus HIV yang patut Anda waspadai
  1. Demam
    Demam ringan adalah gejala awal yang paling umum terjadi saat seseorang terpapar virus HIV. Demam ringan ini seringkali disertai dengan sakit tenggorokan, kelelahan yang ekstrim, dan pembekakan kelenjar getah bening.
    Demam adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh sebagai akibat dari masuknya virus HIV ke aliran darah dengan jumlah yang berlipat ganda.
  2. Nyeri Otot
    Nyeri otot dan persendian tak hanya dialami oleh orang-orang yang mengalami gejala penyakit hepatitis dan sifilis, tapi juga dirasakan seseorang yang telah terpapar virus HIV. Gejala ini seringkali diabaikan hingga paparan virus HIV benar-benar masuk ke tingkat yang mengkhawatirkan.
  3. Ruam Kulit
    Ruam bisa berupa bercak-bercak kemerahan pada kulit atau benjolan menyerupai jerawat dalam jumlah banyak yang tak sembuh-sembuh. Gejala ini akan muncul jika paparan virus HIV telah mencapai pada tingkat yang lebih parah.
  4. Mual, Muntah, dan Diare
    Antara 30- 60 persen pengidap HIV akan mengalami gejala singkat mual, muntah, dan serangan diare. Selain sebagai gejala HIV tahap lanjut, gejala-gejala di atas juga bisa muncul sebagai efek samping dari terapi pengobatan.
  5. Berat Badan Turun Drastis
    Berat badan turun drastis merupakan gejala tahap lanjut bahwa tubuh telah terinfeksi HIV. Berat badan turun drastis bisa terjadi akibat diare atau kurangnya nutrisi tubuh akibat sering memuntahkan makanan.
  6. Batuk Kering
    Biasanya batuk kering akan terjadi setelah satu tahun terjangkit virus HIV, sekaligus menjadi tanda bahwa penyakit ini semakin memburuk. Penggunaan obat batuk sekali pun tidak dapat meredakan batuk akibat paparan virus HIV.
  7. Perubahan pada Kuku
    Tanda lain dari infeksi HIV adalah perubahan pada kuku seperti penebalan, kuku melengkung, dan perubahan warna seperti kuku menghitam atau muncul garis coklat vertikal atau horisontal dipermukaan kuku.
    “Perubahan kuku ini dapat terjadi akibat infeksi jamur seperti kandida. Mengingat penderita HIV mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, maka jamur tersebut bisa sangat mudah berkembang,” kata Horberg.
  8. Infeksi Jamur pada Mulut
    Infeksi jamur tak hanya menyerang permukaan kuku, tapi juga organ lain seperti mulut. Jika jamur sudah menginfeksi mulut, maka pengidap HIV akan sulit untuk mengunyah dan menelan makanan.
  9. Kebingungan dan Sulit Konsentrasi
    Masalah kognitif bisa menjadi tanda demensia terkait HIV. Selain mengalami kebingungan dan sulit berkonsentrasi, demensia terkait HIV juga dapat mempengaruhi memori dan masalah perilkau seperti mudah marah dan tersinggung. Gejala ini diiringi dengan menurunnya keampuan motoris tubuh seperti menjadi ceroboh, menurunnya kordinasi tubuh, dan bahkan hilangnya kemampuan untuk menulis.
  10. Herpes Genital
    Herpes genital yang terjadi pada penderita HIV umumnya tidak memiliki gejala yang khas. Namun luka yang muncul cenderung lebih besar dan lebih dalam. Penyakit ini lebih banyak menular melalui hubungan kontak kulit dengan penderita, terutama saat berhubungan seks. Umumnya gejalanya adalah timbul bintil-bintil di bagian luar alat kelamin yang bentuknya memerah dan membengkak.


source disini

February 13, 2013

4 Gejala Serangan Jantung yang Perlu Anda Waspadai


4-Gejala-Serangan-Jantung-yang-Perlu-Anda-WaspadaiPenyakit jantung merupakan penyakit mematikan yang paling sering terjadi di seluruh dunia. Menurut data dari WHO (World Health Organization) dilaporkan bahwa sekitar 3000 penduduk Amerika menderita penyakit jantung. Bahkan American Heart Association (AHA) di tahun 2004 melaporkan 5,2 juta penduduk Amerika menderita gagal jantung.

Asuransi kesehatan Medicare USA paling banyak mengeluarkan biaya untuk diagnosis dan pengobatan gagal jantung dan diperkirakan lebih dari 15 juta kasus baru penyakit jantung setiap tahunnya di seluruh dunia.
Penyakit jantung umumnya disebakan oleh minimnya pasokan oksigen menuju jantung, sehingga jantung tidak dapat berfungsi dengan baik. Serangan jantung merupakan salah satu penyakit jantung yang paling mematikan dan sering disebut sebagai silent killer, karena terkadang penyakit ini tidak menunjukkan tanda-tanda tertentu hingga orang tersebut pingsan atau bahkan meninggal.
Namun, ada beberapa gejala serangan jantung yang bisa Anda deteksi sejak dini, agar Anda bisa segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Berikut beberapa gejala serangan jantung yang perlu Anda waspadai:
  1. Cepat Lelah
    Secara normal tingkat pekerjaan yang menguras tenaga dan olahraga menjadi faktor munculnya rasa lelah. Namun jika Anda mudah lelah saat melakukan aktivitas yang ringan, Anda perlu waspada. Lebih dari 60 persen gejala serangan jantung diawali dari kondisi tubuh yang mudah lelah, akibat minimnya oksigen menuju jantung.
  2. Rasa tidak Nyaman di Dada 
    Rasa tidak nyaman di dada seperti nyeri yang menjalar ke punggung, leher, dan rahang, disertai mata berkunang-kunang, pusing,dan mual juga bisa menjadi tanda-tanda seseorang akan mengalami serangan jantung. Nyeri dada biasanya akan berkurang ketika beristirahat. Namun akan kembali terasa ketika melakukan aktivitas.
  3. Napas Berat
    Lebih dari 50 persen wanita yang akan mengalami serangan jantung kesulitan mengatur ritme bernapas. Kondisi psikologis yang tidak stabil seperti emosi memuncak dan kesedihan mendalam bisa menjadi penyebab napas terasa berat yang mungkin bisa menjadi gejala awal serangan jantung.
  4. Keringat Dingin
    Gejala lainnya adalah munculnya keringat dingin disertai dengan napas yang pendek dan tersengal. Ini akan terjadi ketika Anda mulai merasakan rasa tidak nyaman di daerah dada dan sekitarnya.
Gejala umum di atas bisa saja tidak muncul ketika seseorang akan mengalami serangan jantung. Namun, jika Anda mengalami salah satu dari gejala di atas sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui diagnosis lebih lanjut.
Risiko serangan jantung sebenarnya bisa dikurangi sejak dini, yaitu dengan cara menjalankan pola hidup sehat sedini mungkin. Menghentikan kebiasaan merokok, menyisihkan makanan berlemak, menghindari stres, dan rajin berolahraga merupakan langkah yang tepat agar Anda terbebas dari risiko serangan jantung dan penyakit jantung lainnya.

source disini

January 4, 2013

Mengenal & Mengatasi Konstipasi pada Anak



Konstipasi (Sulit BAB) merupakan masalah yang sering terjadi pada anak-anak. Orangtua sering menjadi khawatir karena gangguan kebiasaan BAB pada anak.
Bayi sering BAB sampai beberapa kali sehari. Sejauh tidak cair, hal tersebut tergolong normal. Bayi yang minum ASI eksklusif lebih jarang mengalami kesulitan BAB dibandingkan dengan yang diberikan susu formula, jadi ASI tetaplah pilihan terbaik.
'Who knew?' photo (c) 2006, Don Richards - license: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/Secara umum frekuensi BAB digolongkan normal bila frekuensinya antara 3 kali sehari sampai sekali setiap 2 hari. Sulit BAB yang dikenal dengan istilah medis “konstipasi”, sering ditandai dengan BAB yang jarang dengan kotoran/ feces yang keras dan kering, sulit mengeluarkan feces yang ditandai dengan mengejan berlebihan, dan nyeri saat BAB.
Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab sulit BAB pada anak, antara lain perubahan pola makan dan toilet training yang terlalu dini.

Gejala

Gejala dan tanda dari konstipasi antara lain :
  • Tidak BAB selama beberapa hari
  • Feces yang keras, kering dan sulit dikeluarkan
  • Rasa sakit waktu BAB
  • Sakit perut
  • Mual
  • Sedikit BAB cair/lunak/padat pada celana anak
  • Adanya sedikit darah di permukaan feces yang keras
  • Nafsu makan menurun
  • Anak menjadi rewel.
  • Terlihat tidak sehat.

Kapan harus berkonsultasi dengan dokter?

Konstipasi biasanya bukanlah masalah serius, walaupun terkadang dapat terjadi komplikasi. Bawalah anak Anda ke dokter bila konstipasi berlangsung lebih dari 2 minggu dengan disertai :
  • panas
  • muntah
  • adanya darah di feces
  • perut membesar
  • turunnya berat badan
  • nyeri di anus karena adanya luka
  • rectum (usus bagian bawah) keluar dari lubang anus.
  • bayi yang baru saja lahir yang tidak BAB selama lebih dari 48 jam.
  • gangguan BAK.

Penyebab

Konstipasi biasanya disebabkan makanan yang berjalan terlalu lama di saluran pencernaan sehingga menyebabkan feces menjadi keras dan kering.
Beberapa faktor yang menyebabkan konstipasi pada anak, antara lain :
  • Menahan BAB. Terkadang anak menahan BAB karena takut di toilet (biasanya di sekolah) dan tidak ingin berhenti saat bermain, atau karena merasa tidak nyaman menggunakan toilet umum. Rasa nyeri waktu BAB karena adanya luka di anus juga menyebabkan anak menahan BAB.
  • Toilet training yang terlalu dini, menyebabkan anak protes dan menahan BAB.
  • Perubahan pola makan. Kurangnya sayur dan buah yang kaya serat akan menyebabkan konstipasi. Juga sering terjadi saat bayi di atas 6 bulan beralih secara bertahap dari susu ke makanan.
  • Kurang minum, menyebabkan feces menjadi lebih keras.
  • Perubahan rutinitas, seperti perjalanan jauh, cuaca panas atau stres dapat mempengaruhi fungsi pencernaan.
  • Obat-obatan yang dapat menyebabkan konstipasi antara lain antasid, kalsium, zat besi, antidepresi, kodein, diuretik.
  • Alergi susu sapi, walaupun jarang, dapat pula menyebabkan konstipasi
  • Faktor keturunan
  • Kondisi medis seperti kelainan anatomis, metabolik atau masalah pencernaan lainnya.

Pengobatan

Bila perlu dokter akan menyarankan penggunaan :
  • Suplemen fiber/serat atau pelunak feces
  • Osmotic laxative, misal : polyethylene glycolmineral oil, Lactulose – biasanya diberikan beberapa minggu sampai pola BAB menjadi normal.
  • Stimulant laxative, misal : bisacodyl, senna, docusate sodium – tidak boleh diberikan dalam jangka waktu lama.
  •  Tindakan bedah, hanya untuk kasus yang sangat berat.

Penanganan di rumah

Beberapa langkah berikut dapat meringankan atau menghilangkan konstipasi pada anak :
  • Makanan yang mengandung banyak serat. Disarankan pemberian sayur/buah sebanyak 0,5 gram setiap 1 kg berat badan. Misal anak berat 10 kg, disarankan pemberian sayur/buah sebanyak 5 gram / hari. Atau cara lain yang lebih mudah adalah berikan sayur/buah sebanyak sepertiga dari porsi makan, setiap kali makan. Buah manis yang dianjurkan : apel, anggur, peach, pear, strawberry, pepaya, mangga.
  • Minum yang cukup. Pada bayi di bawah 6 bulan dengan konstipasi, dapat diberikan tambahan air putih di antara waktu minum susu.
  • Pada bayi di atas 6 bulan yang sudah mulai makan dapat diberikan jus buah segar yang manis ataupun buah yang dihaluskan.
  • Berikan waktu secukupnya pada anak saat BAB.
  • Berikan dukungan pada anak. Bisa diberikan hadiah kecil seperti stiker, buku gambar atau mainan bila anak balita Anda mau BAB dengan baik. Jangan marahi/hukum anak bila tidak mau BAB atau keluar feces di celana, hal ini akan membuatnya semakin menahan BAB dan memperparah konstipasinya.
  • Pada anak, tingkatkan aktivitas fisiknya, minum yang banyak pada saat dan setelah aktivitas fisik dan lakukan secara teratur.
  • Biasakan anak Anda untuk BAB di toilet secara rutin, biasanya pagi hari. Untuk toilet duduk, siapkan dudukan kecil yang sesuai untuk anak.


source disini

January 3, 2013

Manfaat Buah Naga dan Mengkudu



Anda pasti mengenal dua jenis buah ini, namun tahukah Anda mengapa mereka demikan populer dalam dunia kesehatan?

1. Buah naga merah (red dragon fruit)

Buah naga merah mengandung lycopenedalam kadar tinggi yang berguna untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Zat antioksidan dalam buah naga merah sangat berguna untuk menjaga daya tahan (sistem imun) tubuh kita. Daya tahan tubuh yang kuat merupakan syarat utama untuk menangkal radikal bebas yang merupakan salah satu penyebab utama penyakit kanker.
dragonnoniMenurut AL Leong dari Johncola Pitaya Food R&D, organisasi yang meneliti buah naga merah, buah kaktus madu ini cukup kaya dengan berbagai zat vitamin dan mineral yang sangat membantu meningkatkan daya tahan dan bermanfaat bagi metabolisme dalam tubuh manusia.
“Penelitian menunjukkan buah naga merah ini sangat baik untuk sistem peredaran darah, juga memberikan efek mengurangi tekanan emosi dan menetralkan toksik dalam darah. Penelitian juga menunjukkan buah ini bisa mencegah kanker usus, selain mencegah kandungan kolesterol yang tinggi dalam darah dan menurunkan kadar lemak dalam tubuh,” katanya.
Secara keseluruhan, setiap buah naga merah mengandung protein yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan jantung; serat yang mencegah kanker usus, kencing manis dan diet; karotin yang baik untuk kesehatan mata, menguatkan otak dan mencegah masuknya penyakit; serta kalsium yang menguatkan tulang.
Buah naga juga mengandung zat besi untuk menambah darah; vitamin B1 yang mencegah demam badan; vitamin B2 yang menambah selera; vitamin B3 yang menurunkan kadar kolesterol dan vitamin C yang menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat.
Menurut Lanita Somali Msc MSEd, Kepala Unit Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Politeknik Kesehatan Jakarta ll, biji buah naga kaya akan lemak tak jenuh ganda yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, mengikat kolesterol yang ada di dalam tubuh, sangat baik untuk sistem peredaran darah, penyeimbang kadar gula, menormalkan kadar gula darah yang dapat menyebabkan kolesterol, mengurangi tekanan emosi, dan menetralkan racun dalam darah.

2. Mengkudu (Noni)

Buah mengkudu atau noni atau pace disebut sebagai buah ajaib karena banyak khasiatnya. Walaupun masyarakat Indonesia sudah akrab dengan khasiatnya sejak lama, namun popularitas buah yang berbau menyengat ini baru meluas beberapa tahun belakangan.
Secara keseluruhan, mengkudu adalah buah yang bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daunnya. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu termasuk: xeronine, plant sterois, alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elements, phenylalanine, magnesium, dll.
Penelitian ilmiah yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Hawaii dan Louisiana State University menemukan bahwa kandungan zat alizarin dan damnacanthal yang terdapat dalam buah mengkudu dapat berfungsi sebagai pencegah kanker dan tumor. Kedua zat ini membunuh sel-sel kanker atau tumor sebelum sel-sel tersebut meluas.
Buah bernama latin Morinda citrifolia ini juga dijadikan sebagai obat tradisional insomnia karena mengandung melatonin dan serotonin yang bekerja secara bersamaan untuk memperbaiki kualitas tidur pengidap Insomnia. Mengkudu juga memiliki senyawa morindin yang berkhasiat meningkatkan sistem pertahanan tubuh sehingga tubuh tidak sering terserang penyakit. Selain itu, mengkudu juga mengandung alkaloid triterpenoid yang membantu dalam proses sintesis organik dan pemulihan sel-sel tubuh danmorindon, yang berwarna merah dan berkhasiat sebagai pencahar.
Mengkudu merupakan salah satu buah yang berpotensi untuk menekan penyakit ginjal akibat diabetes. Hal ini berdasarkan penelitian Indranila K. Samsura dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yang mencoba ekstrak mengkudu pada tikus percobaan. Hasilnya, ekstrak mengkudu ternyata mampu memperbaiki fungsi ginjal yang sudah rusak.

source disini

Artikel Menarik Lainnya...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More