Download

7 Makanan Lezat Rendah Kalori Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Makanan Sehat Lezat tetapi rendah kalori yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan anda..

Kenapa Sarapan Penting Untuk Menurunkan Berat Badan?

Penjelasan singkat tentang arti penting sarapan dalam proses menurunkan berat badan...

5 Tips Agar Tetap Termotivasi dalam Menurunkan Berat Badan

5 Tips sederhana agar kita tetap termotivasi dalam proses menurunkan berat badan...

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda

12 Panduan sederhana sebagai langkah awal menurunkan berat badan

6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-Diet

Beberapa Kesalahan Fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan program diet...

November 23, 2012

Berapa Lama Waktu Tidur yang Efektif?


Setiap orang, rata-rata, akan tidur selama 24 tahun sepanjang hidupnya. Dan, apakah Anda tahu bahwa dibalik tidur banyak fenomena-fenomena yang berdampak pada kita?
Selama beberapa tahun belakangan, penelitian seputar tidur banyak dilakukan oleh ilmuwan untuk menemukan jawaban dari berbagai pertanyaan, misalnya: berapa lama waktu yang ideal untuk tidur, bagaimana tidur bisa berdampak pada kita, dan mengapa banyak fenomena terjadi saat tidur.
Berikut adalah hal-hal yang Anda perlu ketahui tentang tidur:
Lupakan mitos tidur 8 jam setiap malam
Mitos tidur 8-9 jam ini memang sudah menyebar luas. Namun, secara ilmiah mitos ini tidak pernah ada buktinya. Pernyataan ini juga diungkapkan langsung oleh salah satu peneliti terkenal tentang tidur, Daniel Kripke dalam sebuah wawancara.
Dalam penelitian terbarunya, Kripke menemukan bahwa “orang yang tidur antara 6,5 jam dan 7,5 jam setiap malam memiliki umur yang paling lama, lebih bahagia dan paling produktif.”
Menariknya lagi, tidur lebih lama dari 7,5 jam itu justru akan berdampak lebih buruk bagi kesehatan Anda. “Tidur 8,5 jam ternyata lebih buruk daripada tidur 5 jam,” ujar Kripke.
Apa yang terjadi pada otak jika tak cukup tidur?
Topik ini adalah salah satu aspek yang paling menarik tentang tidur. Ada pernyataan yang berbunyi, “Bekerja lembur tidak akan meningkatkan kinerja otak. Ini justru membuat Anda bodoh.”
Pada kenyataannya, orang yang tidur hanya 4 jam juga bisa sesegar dan seaktif seperti orang yang tidur selama 7,5 jam. Hal itu juga dikuatkan oleh penelitian yang menyatakan bahwa, “orang kurang tidur pada kenyataannya bisa memberikan dampak yang sama persis seperti seseorang yang tidak kurang tidur, ketika keesokan paginya.”
Walaupun kita kurang tidur atau tidak, otak juga bisa kehilangan fokus. Jika kita mulai kehilangan fokus tetapi tidak kurang tidur, otak kita tetap bisa mengkompensasi dan kembali meningkatkan fokus. Dan, jika kita kurang tidur, otak kita tidak bisa kembali fokus.
“Temuan utama ini menemukan bahwa otak pada orang yang kurang tidur bisa bekerja normal kadang-kadang, tapi sebentar-sebentar akan mengalami fenomena yang mirip dengan mati listrik,” ujar Clifford Saper dari Harvard.
Jadi, orang yang hanya tidur 4 jam masih bisa melakukan pekerjaan dengan baik dan sadar dengan apa yang dikatakannya. Satu-satunya masalah adalah, orang kurang tidur tidak memiliki kemampuan otak untuk mengarahkan agar kembali fokus setelah mereka kehilangan perhatian. Bahkan lebih buruknya lagi, orang kurang tidur tidak sadar akan penurunan dalam kinerjanya.
“Orang kurang tidur mungkin tidak tahu pekerjaannya terganggu. Pada periode untuk menormalkan fungsi otak, mereka hanya bisa memberikan rasa aman palsu pada kompetensi dan keamanan. Pada kenyataannya, inkonsistensi otak bisa memiliki konsekuensi yang membahayakan,” ujar Saper.
Tidur adalah jalan menuju kesuksesan
Tidak cukup tidur akan memberikan rasa sakit. Jadi sekarang, Anda sebaiknya mulai mengoptimalkan kebiasaan tidur Anda ke level yang baru dan cobalah tidur dengan waktu yang ideal demi menuju kesuksesan, seperti yang diungkapkan oleh salah satu pendiri The Huffinton Post, Arianna Huffington.
Berikut adalah 3 hal utama yang harus dilakukan, dalam upaya untuk memiliki tidur yang lebih baik dan bekerja lebih produktif:
1. Mulai tidur siang setiap hari, mengapa dan bagaimana?
Waktu tidur siang sebenarnya tidak harus lama seperti tidur di malam hari. Menurut salah satu penulis buku terlaris di New York Times, Michael Hyatt tidur siang bisa dilakukan cukup 20 menit saja.
Berikut hal-hal yang Anda perlu ketahui dari tidur siang:
  • Seperti kata Michael, beberapa manfaat inti dari tidur siang adalah Anda bisa mengembalikan kewaspadaan otak dengan hanya beberapa menit dengan tidur ringan.
  • Menurut saran dari penulis, Anda sebaiknya tidur siang di jam 3.00 sore. Ini merupakan salah satu cara ampuh untuk membawa produktivitas kembali hingga 100 persen, dalam upaya mendapatkan energi untuk melanjutkan pekerjaan sampai waktu kerja selesai.
  • Salah satu manfaat utama dari tidur siang setiap hari adalah mengurangi rasa lelah dengan cara yang sederhana. Selain itu, tidur siang singkat juga bisa membantu meningkatkan rasa kebahagiaan harian Anda.
Untuk mencoba rutinitas tidur siang kadang sangat sulit dilakukan. Berikut adalah 3 cara yang Anda bisa coba sendiri:
  • Rutinitas tidur siang akan sangat sulit, terutama jika Anda bekerja di sebuah kantor besar, atau Anda cenderung merasa takut orang lain akan menganggap Anda pemalas. Salah satu hal penting di sini adalah untuk membuat orang lain “menyadari” kenyataan, bahwa Anda memang tidur siang setiap hari. Cobalah dan cari dukungan dari rekan kerja atau atasan Anda, sehingga Anda bisa mengatur diri untuk mengembangkan kebiasaan ini.
  • Waktu adalah hal yang sangat penting. Jangan biarkan tidur siang Anda melebihi maksimal 30 menit. Tidur selama 20 menit juga terbukti menjadi waktu yang optimal.
  • Yang terpenting lainnya adalah buatlah kebiasaan tidur Anda konsisten. Jaga baik frekuensi (setiap hari) dan waktu tidur yang sama dan konsisten.
2. Mengembangkan ritual tidur, bagaimana dan mengapa?
Anda harus bisa membuat tidur semudah menyikat gigi setiap malam. Mengembangkan ritual tidur yang akan membuat Anda siap untuk tidur nyenyak sebenarnya sangat sederhana. Ritual itu berbeda dari kebiasaan.
“Kebiasaan itu sering dianggap sebagai kegiatan yang Anda paksakan diri untuk melakukannya. Namun, ritual itu adalah kegiatan yang memang Anda selalu lakukan tanpa ada paksaan,” ujar sang penulis The Power of Full Engagement, Jim Loehr dan Tony Schwarz.
Ketika Anda ingin mencoba membuat ritual tidur, salah satu hal utama adalah Anda harus punya aktivitas terakhir agar bisa melepaskan diri dari tugas-tugas di sisa hari Anda. Berikut adalah beberapa aktivitas terakhir yang bisa Anda coba:
  • Anda bisa melakukan 20 menit berjalan dengan satu set setiap malam sebelum tidur. Ini adalah cara yang bagus untuk membersihkan kepala Anda dan siap untuk tidur.
  • Anda bisa mencoba untuk membaca buku-buku fiksi. Berbeda dengan buku non-fiksi, buku fiksi adalah cara yang bagus untuk benar-benar melepaskan diri, memasuki dunia dan pola pikir yang berbeda dan kemudian siap untuk tidur lama.
  • Anda harus membuat jadwal bangun tidur dengan waktu yang berdekatan dengan aktivitas wajib yang Anda lakukan sesudah bangun tidur. Misalnya, jika Anda harus sarapan jam 7.40, Anda harus nyalakan alarm jam 7.30. Cara ini cukup ampuh melawan rasa malas ketika ingin beranjak dari tempat tidur.
3. Pastikan Anda memang lelah?
Bagian penting dari buku The Power of Full Engagement, adalah untuk menyadari bahwa kita harus memperhatikan kualitas terbaik dari tidur, baik secara fisik dan mental.
Jika ingin tidur nyenyak demi memulihkan kondisi seluruh tubuh, pastikan bahwa Anda memiliki setidaknya satu aktivitas mental menantang atau satu aktivitas menantang secara fisik.
Fakta menarik lainnya seputar tidur adalah wanita membutuhkan lebih banyak tidur dibandingkan pria. “Rata-rata wanita tidur lebih lama sebanyak 20 menit ketimbang pria, tetapi beberapa wanita mungkin perlu sedikit lebih atau kurang dari itu,” kata Jim Horne dalam bukunya Sleepfaring: A Journey through the Science of Sleep.
Kenapa? Hal ini karena otak wanita berbeda dari pria dan lebih kompleks, sehingga kebutuhan tidur mereka akan menjadi sedikit lebih besar. (jay)

source disini

November 21, 2012

Tips 3 Langkah Bugar setelah Begadang


Nonton bola, hangout dan aktivitas lain yang mengharuskan Anda begadang kerap membuat tubuh kelelahan dan tak bergairah keesokan harinya. Ini akan berimbas pada produktivitas kerja dan bahkan dapat mengganggu kesehatan Anda.
Secara alami tubuh membutuhkan waktu tidur yang cukup antara 7-8 jam per hari. Tak hanya tubuh, otak Anda pun membutuhkan waktu istirahat yang cukup agar dapat berfungsi optimal.
Bagi sebagian orang, begadang memang tidak bisa ditinggalkan karena pekerjaan dan hal penting lainnya. Nah, jika Anda termasuk dalam golongan ini dan ingin kembali bergairah, berikut 3 cara efektif yang bisa Anda coba untuk meningkatkan kebugaran Anda di pagi hari seperti dikutip sheknows,
1.       Olahraga Ringan
Jika Anda menemukan diri Anda tak bergairah akibat begadang, maka lakukanlah olahraga ringan yang dapat meningkatkan kembali kebugaran Anda. Cobalah jogging atau bersepeda 15-30 menit disekitar komplek hunian Anda. Ini akan membantu Anda tetap waspada daripada hanya duduk berdiam diri dan kembali mengantuk.
2.       Hindari Makanan Berat
Saat begadang tubuh akan mengalami gangguan metabolisme. Oleh karena itu, jangan mengonsumsi makanan berat setelah begadang. Mengonsumsi makanan berat bisa mengakibatkan makanan tidak dicerna dengan baik dan jika Anda makan banyak karbohidrat maka dapat memicu naiknya gula darah. 
Sebaiknya minumlah perasan air lemon. Minuman ini kaya akan Vitamin C dan merupakan antioksidan yang kuat untuk meningkatkan kembali daya tahan tubuh setelah begandang. Jika ingin makan, konsumsilah makanan kaya serat seperti sereal, oatmeal atau sayuran segar.
3.       Tenangkan Pikiran
Setelah begadang tubuh akan rentan mengalami stres. Nah, untuk menenangkan kembali jiwa Anda, sebaiknya lakukan meditasi beberapa menit di pagi hari. Tempatkan diri Anda dalam suasana yang tenang dan tentram. Tambahkan aroma terapi jika perlu untuk memperdalam meditasi Anda. Studi menyebutkan bahwa meditasi dapat memberikan efek pemulihan otak meski pun tidak semaksimal saat tidur.
Meski tiga cara di atas efektif untuk mengembalikan kebugaran Anda setelah begadang, bukan berarti begadang itu dianjurkan. Sebaiknya kurangi aktivitas begadang dan istirahatkan tubuh Anda secara cukup agar kesehatan dan fungsi tubuh tetap terjaga. (dan)

source disini

November 20, 2012

Sebaiknya Jangan Menghentak Hidung saat Pilek


Cuaca yang kurang bersahabat seperti hujan bisa menjadi penyebab menurunnya daya tahan tubuh. Selain menurunkan daya tahan tubuh, cuaca seperti ini juga membuat virus mudah berkembang dan masuk ke dalam tubuh. Hasilnya, Anda akan mudah terserang flu atau pilek.
Meski pun virus influenza bukan penyakit berbahaya namun penyakit ini dapat menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko dari serangan penyakit berbahaya. Mengeluarkan ingus dengan cara melesit (menghentakkan) rongga hidung saat pilek adalah cara yang dilakukan oleh kebanyakan orang untuk mengurangi gejala penyakit ini. Namun ternyata cara tersebut dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan kuman.
Melesit hidung dihubungkan dengan penyumbatan sinus oleh lendir yang telah dipenuhi kuman. Penelitian membuktikan bahwa saat seseorang mengeluarkan ingus dengan melesit hidung, maka cara ini akan membalikkan aliran lendir menuju sinus.
Adalah tim studi dari University of Virginia yang mengamati hasi CT scan terhadap penderita influenza yang mengeluarkan ingus dengan cara melesit hidungnya. Peneliti menemukan bahwa ketika orang sedang bersin atau batuk, tekanan pada rongga hidung cukup rendah. Akan tetapi, penderita influenza yang melesit hidungnya dapat meningkatkan tekanan pada rongga hidung dan mendorong lendir mundur ke sinus, seperti dilansir naturalnews.
Menurut tim peneliti, perjalanan lendir kembali ke dalam sinus dapat meningkatkan risiko infeksi. Oleh karena itu, tim peneliti menyarankan jika ingin mengurangi lendir di hidung sebaiknya lakukan dengan cara menyeka ingus yang keluar dari hidung. Cara ini lebih aman karena tidak menyebabkan lendir kembali masuk ke dalam sinus dan memungkinkan kuman keluar dari rongga hidung secara alami. Dan bisa jadi cara ini lebih efektif untuk memulihkan tubuh Anda dari serangan flu.
Membilas rongga hidung dengan larutan air garam menggunakan neti pot bisa menjadi cara alami untuk mengeluarkan lendir berkuman dari sinus. Anda juga bisa menambahkan setengah sendok teh garam ke dalam secangkir teh hangat. Jangan lupa untuk tetap mengonsumsi vitamin agar tubuh Anda memiliki sistem pertahanan yang lebih kuat dalam menghadapi cuaca yang tak menentu. 

source disini

October 19, 2012

Sel Lemak Juga Perlu Tidur


Tidur di malam hari tidak hanya bermanfaat untuk mengistirahatkan otak, tapi juga sel-sel lemak. Jika Anda kurang tidur, sel-sel lemak Anda bisa rusak dan tidak menanggapi metabolisme energi dengan baik. Akibatnya, Anda menambah berat badan dan lebih rentan terhadap diabetes dan penyakit lainnya. Demikian kesimpulan hasil studi Matthew Brady dari University of Chicago dan rekan-rekannya mengenai hubungan antara keseimbangan energi dan kurang tidur.
'Sleeping OMG' photo (c) 2007, David Goehring - license: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/“Seperti halnya ketika Anda limbung karena kurang tidur, ternyata kurang tidur juga membuat sel-sel lemak Anda limbung metabolik,” kata Matthew Brady, seorang profesor kedokteran di University of Chicago.
Untuk keperluan studi tersebut mereka merekrut tujuh relawan yang sehat, ramping dan muda dengan usia rata-rata 24 tahun. Mereka menghabiskan empat malam berturut-turut untuk tidur 4,5 jam dan 8 jam. Jumlah makanan mereka diatur sama pada kedua pendekatan eksperimental itu dan dikontrol ketat.

Respon insulin menurun

Setelah eksperimen tidur, para peserta menjalani tes toleransi glukosa intravena yang menunjukkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Hasilnya, setelah tidur malam yang pendek tubuh mereka secara signifikan merespon insulin lebih buruk. Respon insulin menurun rata-rata 16 persen ketika peserta kurang tidur, dibandingkan dengan ketika mereka tidur delapan jam. Secara khusus, protein yang disebut Akt1 menjadi 30 persen kurang aktif dalam sel-sel lemak peserta yang kurang tidur.
“Hanya dengan tidur 4,5 jam selama empat malam sudah cukup untuk membuat usia metabolik mereka menua 10 sampai 20 tahun,” kata Brady.
Banyak orang berpikir bahwa lemak adalah sumber masalah, padahal lemak memiliki manfaat penting. Lemak tubuh berfungsi sebagai cadangan energi, yang menyimpan energi dan melepaskannya sesuai keperluan.
“Untuk penyimpanan energi, sel-sel lemak diubah menjadi asam lemak dan lipid. Jika sel-sel lemak tidak merespon secara efektif terhadap insulin, lipid meresap ke dalam sirkulasi dan menyebabkan komplikasi yang serius,” kata Brady. Dalam jangka panjang, kekurangan tidur terus-menerus akan mengganggu keseimbangan energi yang mengarah ke diabetes, obesitas dan masalah kesehatan lainnya.

Cepat lapar

Penurunan sensitifitas ini juga memiliki efek samping lain karena sel-sel lemak biasanya memproduksi insulin untuk menanggapi hormon leptin. “Leptin dikenal sebagai hormon anti-lapar,” kata Brady. “Jika sel-sel kurang sensitif terhadap insulin, mereka menjadi mudah lapar sehingga menyebabkan penambahan berat badan jangka panjang pada mereka yang terkena dampaknya.”
Selanjutnya, para peneliti mengatakan akan mencoba intervensi tidur untuk membantu pasien obesitas meningkatkan tidur mereka, yang berpotensi menurunkan berat badan mereka.
“Jika Anda meningkatkan kualitas tidur dan durasi tidur, Anda mungkin bisa membantu seseorang yang memiliki gangguan metabolisme dan memperbaikinya hanya melalui intervensi tidur,” kata Brady.

source:http://majalahkesehatan.com

October 11, 2012

Mengenal Penyebab Diare Pada Bayi dan Anak


Seperti yang telah disebutkan di atas, banyak hal yang dapat menyebabkan diare. Bila bayi maupun anak anda diare, bisa saja dikarenakan adanya parasit, infeksi bakteri maupun virus, antibiotik, atau makanan.


Infeksi virus
Virus yang paling banyak menimbulkan diare adalah rotavirus. Menurut WHO, rotavirus turut berkontribusi sebesar 15-25% diare pada anak usia 6-24 bulan.

Infeksi Bakteri
Penyebab Diare Pada Bayi dan AnakBakteri seperti Shigella, Vibrio cholera, Salmonella (non thypoid), Campylobacter jejuni maupun Escherichia coli bisa saja merupakan penyebab diare pada buah hati anda. Anak Anda kemungkinan mengalami diare akibat infeksi bakteri jika diare yang dialaminya sangat hebat, diikuti dengan kejang, terdapat darah di tinjanya, serta demam.

Parasit
Infeksi akibat parasit juga dapat menyebabkan diare. Penyakit giardiasis misalnya. Penyakit ini disebabkan parasit mikroskopik yang hidup dalam usus. Gejala giardiasis diantaranya adalah banyak gas, tinja yang sangat banyak dan berbau busuk, perut kembung, serta diare.

Antibiotik
Jika anak atau bayi anda mengalami diare selama pemakaian antibiotik, mungkin hal ini berhubungan dengan pengobatan yang sedang dijalaninya. Antibiotik bisa saja membunuh bakteri baik dalam usus selama pengobatan. Konsultasikan pada dokter mengenai hal ini. Namun, jangan hentikan pengobatan pada anak Anda sampai dokter memberikan persetujuan.

Makanan dan Minuman
Terlalu banyak Jus (terutama jus buah yang mengandung sorbitol dan kandungan fruksosa yang tinggi) atau terlalu banyak minuman manis dapat membuat perut bayi “kaget” dan menyebabkan diare.

Alergi Makanan
Alergi makanan merupakan reaksi sistem imun tubuh terhadap makanan yang masuk. Alergi makanan pada bayi biasa terjadi pada bayi yang mulai mengenal makanan pendamping ASI. Protein susu merupakan alergen (penyebab alergi) yang paling umum dijumpai pada bayi. Selain protein susu, alergen yang umum dijumpai adalah telur, kedelai, gandum, kacang, Ikan, dan kerang-kerangan. Konsultasikan pada dokter jika Anda mencurigai anak Anda memiliki alergi makanan. Alergi makanan dapat menyebabkan berbagai reaksi (salah satunya adalah diare) dalam waktu singkat maupun setelah beberapa jam.

Intoleransi Makanan
Berbeda dengan alergi makanan, intoleransi makanan tidak dipengaruhi oleh sistem imun. Contoh intoleransi makanan adalah intoleransi laktosa (sangat jarang ditemukan pada bayi). Bayi yang mengalami intoleransi laktosa, artinya bayi tersebut tidak cukup memproduksi laktase, suatu enzim yang dibutuhkan untuk mencerna Iaktosa (yaitu gula dalam susu sapi dan produk susu lainnya). Gejala seperti diare, perut kembung, dan banyak gas bisa terjadi bila Iaktosa tidak terurai. Gejala biasanya muncul sekitar satu atau dua jam setelah mengkonsumsi produk susu.


source:http://www.infokedokteran.com

October 9, 2012

Inilah Manfaat Makanan Berserat pada Metabolisme Tubuh


Kandungan serat bisa ditemukan dalam berbagai makanan, termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan gandum. Ahli gizi umumnya merekomendasikan agar mengonsumsi lebih banyak serat karena banyak akan manfaat kesehatan.
Menurut Livestrong.com, Konsumsi makanan berserat secara rutin tentu menguntungkan dan berdampak baik pada pencernaan, serta memberikan kontribusi untuk penurunan berat badan, tetapi tidak akan menaikkan atau menurunkan tingkat metabolisme Anda ke tingkat yang signifikan.
Metabolisme
Metabolisme mengacu pada reaksi kimia yang terjadi dalam sel-sel Anda untuk mempertahankan hidup. Lebih khususnya, metabolisme mengacu pada proses mencerna makanan menjadi unit-unit yang lebih kecil lalu diangkut ke sel-sel Anda dan digunakan untuk menghasilkan energi atau mempertahankan reaksi kimia.
Tingkat metabolisme pada dasarnya adalah seberapa efisien tubuh Anda dalam mencerna makanan dan menggunakannya untuk energi. Tingkat metabolisme Anda dipengaruhi oleh faktor makanan, sekresi hormon dan keseimbangan, olahraga dan bahkan genetika juga memainkan peran yang lebih penting dalam metabolisme, menurut Human Metabolism: Functional Diversity and Integration.
Tinggi rendahnya metabolisme sering menyebabkan kenaikan berat badan, kulit kering dan kelelahan, namun penyebabnya juga biasanya terkait dengan berkurangnya fungsi tiroid, atau hipotiroidisme, dan bukan kekurangan serat makanan.
Makanan Serat
Serat pangan diklasifikasikan sebagai zat yang larut (soluble) atau tidak larut (insoluble) dalam air. Serat tidak larut disebut selulosa, yang kadang-kadang disebut sebagai serat kasar (roughage). Selulosa tidak sepenuhnya dicerna, karena beberapa serat bisa difermentasi dalam usus besar Anda, namun sebagian besar melewati usus Anda dan dibuang. Serat tidak larut juga berfungsi untuk meningkatkan motilitas usus dan merangsang gerakan usus secara teratur.
Serat larut, seperti pektin, gum dan getah, bisa menyerap air dalam usus dan menjadi lengket, yang memungkinkannya untuk membawa racun dan kolesterol, lalu membuangnya. Sayuran seperti seledri dan brokoli merupakan sumber serat yang sangat baik dari serat tidak larut, sedangkan gandum, kacang-kacangan dan beberapa buah-buahan adalah sumber besar dari serat larut.
Efek pada Metabolisme
Penelitian menunjukkan bahwa asupan makanan berserat tinggi bisa mempengaruhi kadar kolesterol darah, mencegah ketidakseimbangan glukosa darah dan lonjakan insulin, dan meningkatkan rasa kenyang, atau perasaan kenyang setelah makan, menurut Textbook of Functional Medicine.
Diet tinggi serat ini sering direkomendasikan untuk penderita diabetes dan orang-orang yang ingin menurunkan berat badan. Berat badan sebenarnya tidak terpengaruh karena serat makanan akan meningkatkan tingkat metabolisme Anda.
Selain itu, serat membuat Anda merasa kenyang lebih cepat dan dapat mengurangi berapa banyak yang Anda makan.
Tentu saja, penurunan berat badan juga tergantung pada konsumsi kalori total dan tingkat aktivitas Anda. Serat makanan tidak berkontribusi terhadap beberapa efek metabolik, seperti sensitivitas peningkatan insulin, regulasi hormon usus tertentu dan pengurangan beberapa penanda inflamasi, serta tidak mempengaruhi kelenjar tiroid ke tingkat yang signifikan.
Pilihan Alami Lainnya
Senyawa lain dalam makanan juga bisa mempengaruhi tingkat metabolisme dan membantu untuk merangsang penurunan berat badan secara alami. Misalnya, polifenol catechin yang ditemukan dalam teh hijau untuk merangsang pelepasan norepinefrin, yang meningkatkan suhu tubuh dan meningkatkan pembakaran kalori.
Rumput laut Kelp (Laminariales) diketahui kaya akan asam amino, vitamin B dan yodium, yang semuanya membantu untuk merangsang metabolisme dengan cara yang berbeda. Ginseng Panax, yang dianggap sebagai varietas terkuat, mengandung senyawa yang merangsang dan mengatur metabolisme lemak dan banyak memiliki efek pada hormon dan neurotransmiter

source:http://duniafitnes.com

Artikel Menarik Lainnya...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More