Download

7 Makanan Lezat Rendah Kalori Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa Makanan Sehat Lezat tetapi rendah kalori yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan anda..

Kenapa Sarapan Penting Untuk Menurunkan Berat Badan?

Penjelasan singkat tentang arti penting sarapan dalam proses menurunkan berat badan...

5 Tips Agar Tetap Termotivasi dalam Menurunkan Berat Badan

5 Tips sederhana agar kita tetap termotivasi dalam proses menurunkan berat badan...

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda

12 Panduan sederhana sebagai langkah awal menurunkan berat badan

6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-Diet

Beberapa Kesalahan Fatal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menjalankan program diet...

February 14, 2013

10 Gejala Infeksi Virus HIV yang Sering Diabaikan


Hingga saat ini Human Immunodeficiency Virus atau yang kita kenal dengan HIV masih menjadi penyakit mematikan dan belum ditemukan obat untuk menyembuhkannya. Secara umum sulit sekali membedakan gejala infeksi virus HIV dengan penyakit lain. Bahkan pada beberapa kasus, keterlambatan diagnosa penyakit HIV bisa berujung pada kematian.

10-Gejala-Infeksi-Virus-HIV-yang-Sering-DiabaikanVirus HIV ditularkan melalui cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, atau transfusi darah. Virus ini hanya memerlukan waktu maksimal dua bulan sebelum masuk ke dalam tubuh dan menggerogoti sistem pertahanan tubuh kita.
Antara 40-90 persen orang yang terpapar virus HIV pada awalnya akan mengalami gejala seperti flu yang dikenal dengan Acute Retroviral Syndrome disingkat ARS. Namun terkadang gejala HIV tidak dapat terdeteksi bahkan hingga beberapa tahun ke depan pasca terinfeksi virus HIV.
“Karena HIV tidak dapat terdeteksi sejak dini dan apakah tubuh kita terpapar HIV atau tidak maka sangat direkomendasikan untuk melakukan tes laboratorium untuk mengetahuinya. Terutama bagi Anda yang gemar berhubungan seks dengan orang-orang yang berbeda,” ungkap Michael Horberg, MD, Direktur HIV/AIDS for Kaiser Permanente, di Oakland.
Berikut 10 gejala umum virus HIV yang patut Anda waspadai
  1. Demam
    Demam ringan adalah gejala awal yang paling umum terjadi saat seseorang terpapar virus HIV. Demam ringan ini seringkali disertai dengan sakit tenggorokan, kelelahan yang ekstrim, dan pembekakan kelenjar getah bening.
    Demam adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh sebagai akibat dari masuknya virus HIV ke aliran darah dengan jumlah yang berlipat ganda.
  2. Nyeri Otot
    Nyeri otot dan persendian tak hanya dialami oleh orang-orang yang mengalami gejala penyakit hepatitis dan sifilis, tapi juga dirasakan seseorang yang telah terpapar virus HIV. Gejala ini seringkali diabaikan hingga paparan virus HIV benar-benar masuk ke tingkat yang mengkhawatirkan.
  3. Ruam Kulit
    Ruam bisa berupa bercak-bercak kemerahan pada kulit atau benjolan menyerupai jerawat dalam jumlah banyak yang tak sembuh-sembuh. Gejala ini akan muncul jika paparan virus HIV telah mencapai pada tingkat yang lebih parah.
  4. Mual, Muntah, dan Diare
    Antara 30- 60 persen pengidap HIV akan mengalami gejala singkat mual, muntah, dan serangan diare. Selain sebagai gejala HIV tahap lanjut, gejala-gejala di atas juga bisa muncul sebagai efek samping dari terapi pengobatan.
  5. Berat Badan Turun Drastis
    Berat badan turun drastis merupakan gejala tahap lanjut bahwa tubuh telah terinfeksi HIV. Berat badan turun drastis bisa terjadi akibat diare atau kurangnya nutrisi tubuh akibat sering memuntahkan makanan.
  6. Batuk Kering
    Biasanya batuk kering akan terjadi setelah satu tahun terjangkit virus HIV, sekaligus menjadi tanda bahwa penyakit ini semakin memburuk. Penggunaan obat batuk sekali pun tidak dapat meredakan batuk akibat paparan virus HIV.
  7. Perubahan pada Kuku
    Tanda lain dari infeksi HIV adalah perubahan pada kuku seperti penebalan, kuku melengkung, dan perubahan warna seperti kuku menghitam atau muncul garis coklat vertikal atau horisontal dipermukaan kuku.
    “Perubahan kuku ini dapat terjadi akibat infeksi jamur seperti kandida. Mengingat penderita HIV mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, maka jamur tersebut bisa sangat mudah berkembang,” kata Horberg.
  8. Infeksi Jamur pada Mulut
    Infeksi jamur tak hanya menyerang permukaan kuku, tapi juga organ lain seperti mulut. Jika jamur sudah menginfeksi mulut, maka pengidap HIV akan sulit untuk mengunyah dan menelan makanan.
  9. Kebingungan dan Sulit Konsentrasi
    Masalah kognitif bisa menjadi tanda demensia terkait HIV. Selain mengalami kebingungan dan sulit berkonsentrasi, demensia terkait HIV juga dapat mempengaruhi memori dan masalah perilkau seperti mudah marah dan tersinggung. Gejala ini diiringi dengan menurunnya keampuan motoris tubuh seperti menjadi ceroboh, menurunnya kordinasi tubuh, dan bahkan hilangnya kemampuan untuk menulis.
  10. Herpes Genital
    Herpes genital yang terjadi pada penderita HIV umumnya tidak memiliki gejala yang khas. Namun luka yang muncul cenderung lebih besar dan lebih dalam. Penyakit ini lebih banyak menular melalui hubungan kontak kulit dengan penderita, terutama saat berhubungan seks. Umumnya gejalanya adalah timbul bintil-bintil di bagian luar alat kelamin yang bentuknya memerah dan membengkak.


source disini

February 13, 2013

4 Gejala Serangan Jantung yang Perlu Anda Waspadai


4-Gejala-Serangan-Jantung-yang-Perlu-Anda-WaspadaiPenyakit jantung merupakan penyakit mematikan yang paling sering terjadi di seluruh dunia. Menurut data dari WHO (World Health Organization) dilaporkan bahwa sekitar 3000 penduduk Amerika menderita penyakit jantung. Bahkan American Heart Association (AHA) di tahun 2004 melaporkan 5,2 juta penduduk Amerika menderita gagal jantung.

Asuransi kesehatan Medicare USA paling banyak mengeluarkan biaya untuk diagnosis dan pengobatan gagal jantung dan diperkirakan lebih dari 15 juta kasus baru penyakit jantung setiap tahunnya di seluruh dunia.
Penyakit jantung umumnya disebakan oleh minimnya pasokan oksigen menuju jantung, sehingga jantung tidak dapat berfungsi dengan baik. Serangan jantung merupakan salah satu penyakit jantung yang paling mematikan dan sering disebut sebagai silent killer, karena terkadang penyakit ini tidak menunjukkan tanda-tanda tertentu hingga orang tersebut pingsan atau bahkan meninggal.
Namun, ada beberapa gejala serangan jantung yang bisa Anda deteksi sejak dini, agar Anda bisa segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Berikut beberapa gejala serangan jantung yang perlu Anda waspadai:
  1. Cepat Lelah
    Secara normal tingkat pekerjaan yang menguras tenaga dan olahraga menjadi faktor munculnya rasa lelah. Namun jika Anda mudah lelah saat melakukan aktivitas yang ringan, Anda perlu waspada. Lebih dari 60 persen gejala serangan jantung diawali dari kondisi tubuh yang mudah lelah, akibat minimnya oksigen menuju jantung.
  2. Rasa tidak Nyaman di Dada 
    Rasa tidak nyaman di dada seperti nyeri yang menjalar ke punggung, leher, dan rahang, disertai mata berkunang-kunang, pusing,dan mual juga bisa menjadi tanda-tanda seseorang akan mengalami serangan jantung. Nyeri dada biasanya akan berkurang ketika beristirahat. Namun akan kembali terasa ketika melakukan aktivitas.
  3. Napas Berat
    Lebih dari 50 persen wanita yang akan mengalami serangan jantung kesulitan mengatur ritme bernapas. Kondisi psikologis yang tidak stabil seperti emosi memuncak dan kesedihan mendalam bisa menjadi penyebab napas terasa berat yang mungkin bisa menjadi gejala awal serangan jantung.
  4. Keringat Dingin
    Gejala lainnya adalah munculnya keringat dingin disertai dengan napas yang pendek dan tersengal. Ini akan terjadi ketika Anda mulai merasakan rasa tidak nyaman di daerah dada dan sekitarnya.
Gejala umum di atas bisa saja tidak muncul ketika seseorang akan mengalami serangan jantung. Namun, jika Anda mengalami salah satu dari gejala di atas sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui diagnosis lebih lanjut.
Risiko serangan jantung sebenarnya bisa dikurangi sejak dini, yaitu dengan cara menjalankan pola hidup sehat sedini mungkin. Menghentikan kebiasaan merokok, menyisihkan makanan berlemak, menghindari stres, dan rajin berolahraga merupakan langkah yang tepat agar Anda terbebas dari risiko serangan jantung dan penyakit jantung lainnya.

source disini

January 4, 2013

Mengenal & Mengatasi Konstipasi pada Anak



Konstipasi (Sulit BAB) merupakan masalah yang sering terjadi pada anak-anak. Orangtua sering menjadi khawatir karena gangguan kebiasaan BAB pada anak.
Bayi sering BAB sampai beberapa kali sehari. Sejauh tidak cair, hal tersebut tergolong normal. Bayi yang minum ASI eksklusif lebih jarang mengalami kesulitan BAB dibandingkan dengan yang diberikan susu formula, jadi ASI tetaplah pilihan terbaik.
'Who knew?' photo (c) 2006, Don Richards - license: http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/Secara umum frekuensi BAB digolongkan normal bila frekuensinya antara 3 kali sehari sampai sekali setiap 2 hari. Sulit BAB yang dikenal dengan istilah medis “konstipasi”, sering ditandai dengan BAB yang jarang dengan kotoran/ feces yang keras dan kering, sulit mengeluarkan feces yang ditandai dengan mengejan berlebihan, dan nyeri saat BAB.
Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab sulit BAB pada anak, antara lain perubahan pola makan dan toilet training yang terlalu dini.

Gejala

Gejala dan tanda dari konstipasi antara lain :
  • Tidak BAB selama beberapa hari
  • Feces yang keras, kering dan sulit dikeluarkan
  • Rasa sakit waktu BAB
  • Sakit perut
  • Mual
  • Sedikit BAB cair/lunak/padat pada celana anak
  • Adanya sedikit darah di permukaan feces yang keras
  • Nafsu makan menurun
  • Anak menjadi rewel.
  • Terlihat tidak sehat.

Kapan harus berkonsultasi dengan dokter?

Konstipasi biasanya bukanlah masalah serius, walaupun terkadang dapat terjadi komplikasi. Bawalah anak Anda ke dokter bila konstipasi berlangsung lebih dari 2 minggu dengan disertai :
  • panas
  • muntah
  • adanya darah di feces
  • perut membesar
  • turunnya berat badan
  • nyeri di anus karena adanya luka
  • rectum (usus bagian bawah) keluar dari lubang anus.
  • bayi yang baru saja lahir yang tidak BAB selama lebih dari 48 jam.
  • gangguan BAK.

Penyebab

Konstipasi biasanya disebabkan makanan yang berjalan terlalu lama di saluran pencernaan sehingga menyebabkan feces menjadi keras dan kering.
Beberapa faktor yang menyebabkan konstipasi pada anak, antara lain :
  • Menahan BAB. Terkadang anak menahan BAB karena takut di toilet (biasanya di sekolah) dan tidak ingin berhenti saat bermain, atau karena merasa tidak nyaman menggunakan toilet umum. Rasa nyeri waktu BAB karena adanya luka di anus juga menyebabkan anak menahan BAB.
  • Toilet training yang terlalu dini, menyebabkan anak protes dan menahan BAB.
  • Perubahan pola makan. Kurangnya sayur dan buah yang kaya serat akan menyebabkan konstipasi. Juga sering terjadi saat bayi di atas 6 bulan beralih secara bertahap dari susu ke makanan.
  • Kurang minum, menyebabkan feces menjadi lebih keras.
  • Perubahan rutinitas, seperti perjalanan jauh, cuaca panas atau stres dapat mempengaruhi fungsi pencernaan.
  • Obat-obatan yang dapat menyebabkan konstipasi antara lain antasid, kalsium, zat besi, antidepresi, kodein, diuretik.
  • Alergi susu sapi, walaupun jarang, dapat pula menyebabkan konstipasi
  • Faktor keturunan
  • Kondisi medis seperti kelainan anatomis, metabolik atau masalah pencernaan lainnya.

Pengobatan

Bila perlu dokter akan menyarankan penggunaan :
  • Suplemen fiber/serat atau pelunak feces
  • Osmotic laxative, misal : polyethylene glycolmineral oil, Lactulose – biasanya diberikan beberapa minggu sampai pola BAB menjadi normal.
  • Stimulant laxative, misal : bisacodyl, senna, docusate sodium – tidak boleh diberikan dalam jangka waktu lama.
  •  Tindakan bedah, hanya untuk kasus yang sangat berat.

Penanganan di rumah

Beberapa langkah berikut dapat meringankan atau menghilangkan konstipasi pada anak :
  • Makanan yang mengandung banyak serat. Disarankan pemberian sayur/buah sebanyak 0,5 gram setiap 1 kg berat badan. Misal anak berat 10 kg, disarankan pemberian sayur/buah sebanyak 5 gram / hari. Atau cara lain yang lebih mudah adalah berikan sayur/buah sebanyak sepertiga dari porsi makan, setiap kali makan. Buah manis yang dianjurkan : apel, anggur, peach, pear, strawberry, pepaya, mangga.
  • Minum yang cukup. Pada bayi di bawah 6 bulan dengan konstipasi, dapat diberikan tambahan air putih di antara waktu minum susu.
  • Pada bayi di atas 6 bulan yang sudah mulai makan dapat diberikan jus buah segar yang manis ataupun buah yang dihaluskan.
  • Berikan waktu secukupnya pada anak saat BAB.
  • Berikan dukungan pada anak. Bisa diberikan hadiah kecil seperti stiker, buku gambar atau mainan bila anak balita Anda mau BAB dengan baik. Jangan marahi/hukum anak bila tidak mau BAB atau keluar feces di celana, hal ini akan membuatnya semakin menahan BAB dan memperparah konstipasinya.
  • Pada anak, tingkatkan aktivitas fisiknya, minum yang banyak pada saat dan setelah aktivitas fisik dan lakukan secara teratur.
  • Biasakan anak Anda untuk BAB di toilet secara rutin, biasanya pagi hari. Untuk toilet duduk, siapkan dudukan kecil yang sesuai untuk anak.


source disini

January 3, 2013

Manfaat Buah Naga dan Mengkudu



Anda pasti mengenal dua jenis buah ini, namun tahukah Anda mengapa mereka demikan populer dalam dunia kesehatan?

1. Buah naga merah (red dragon fruit)

Buah naga merah mengandung lycopenedalam kadar tinggi yang berguna untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Zat antioksidan dalam buah naga merah sangat berguna untuk menjaga daya tahan (sistem imun) tubuh kita. Daya tahan tubuh yang kuat merupakan syarat utama untuk menangkal radikal bebas yang merupakan salah satu penyebab utama penyakit kanker.
dragonnoniMenurut AL Leong dari Johncola Pitaya Food R&D, organisasi yang meneliti buah naga merah, buah kaktus madu ini cukup kaya dengan berbagai zat vitamin dan mineral yang sangat membantu meningkatkan daya tahan dan bermanfaat bagi metabolisme dalam tubuh manusia.
“Penelitian menunjukkan buah naga merah ini sangat baik untuk sistem peredaran darah, juga memberikan efek mengurangi tekanan emosi dan menetralkan toksik dalam darah. Penelitian juga menunjukkan buah ini bisa mencegah kanker usus, selain mencegah kandungan kolesterol yang tinggi dalam darah dan menurunkan kadar lemak dalam tubuh,” katanya.
Secara keseluruhan, setiap buah naga merah mengandung protein yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan jantung; serat yang mencegah kanker usus, kencing manis dan diet; karotin yang baik untuk kesehatan mata, menguatkan otak dan mencegah masuknya penyakit; serta kalsium yang menguatkan tulang.
Buah naga juga mengandung zat besi untuk menambah darah; vitamin B1 yang mencegah demam badan; vitamin B2 yang menambah selera; vitamin B3 yang menurunkan kadar kolesterol dan vitamin C yang menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat.
Menurut Lanita Somali Msc MSEd, Kepala Unit Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Politeknik Kesehatan Jakarta ll, biji buah naga kaya akan lemak tak jenuh ganda yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, mengikat kolesterol yang ada di dalam tubuh, sangat baik untuk sistem peredaran darah, penyeimbang kadar gula, menormalkan kadar gula darah yang dapat menyebabkan kolesterol, mengurangi tekanan emosi, dan menetralkan racun dalam darah.

2. Mengkudu (Noni)

Buah mengkudu atau noni atau pace disebut sebagai buah ajaib karena banyak khasiatnya. Walaupun masyarakat Indonesia sudah akrab dengan khasiatnya sejak lama, namun popularitas buah yang berbau menyengat ini baru meluas beberapa tahun belakangan.
Secara keseluruhan, mengkudu adalah buah yang bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daunnya. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu termasuk: xeronine, plant sterois, alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elements, phenylalanine, magnesium, dll.
Penelitian ilmiah yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Hawaii dan Louisiana State University menemukan bahwa kandungan zat alizarin dan damnacanthal yang terdapat dalam buah mengkudu dapat berfungsi sebagai pencegah kanker dan tumor. Kedua zat ini membunuh sel-sel kanker atau tumor sebelum sel-sel tersebut meluas.
Buah bernama latin Morinda citrifolia ini juga dijadikan sebagai obat tradisional insomnia karena mengandung melatonin dan serotonin yang bekerja secara bersamaan untuk memperbaiki kualitas tidur pengidap Insomnia. Mengkudu juga memiliki senyawa morindin yang berkhasiat meningkatkan sistem pertahanan tubuh sehingga tubuh tidak sering terserang penyakit. Selain itu, mengkudu juga mengandung alkaloid triterpenoid yang membantu dalam proses sintesis organik dan pemulihan sel-sel tubuh danmorindon, yang berwarna merah dan berkhasiat sebagai pencahar.
Mengkudu merupakan salah satu buah yang berpotensi untuk menekan penyakit ginjal akibat diabetes. Hal ini berdasarkan penelitian Indranila K. Samsura dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yang mencoba ekstrak mengkudu pada tikus percobaan. Hasilnya, ekstrak mengkudu ternyata mampu memperbaiki fungsi ginjal yang sudah rusak.

source disini

December 20, 2012

Mengenal Penyakit Psoriasis (Penyakit Kulit)



Psoriasis ialah penyakit kulit di mana penderitanya mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat. Kemunculan penyakit ini terkadang untuk jangka waktu lama atau hilang timbul. Penyakit ini secara klinis sifatnya tidak mengancam jiwa dan tidak menular, akan tetapi karena dapat muncul di bagian tubuh mana saja, penyakit ini dapat berdampak pada kualitas hidup penderitanya bila tidak dirawat dengan baik.
psoriasis
Berbeda dengan pergantian kulit pada manusia normal yang biasanya berlangsung selama tiga sampai empat minggu, proses pergantian kulit pada penderita psoriasis berlangsung secara cepat yaitu sekitar 2–4 hari (bahkan bisa terjadi lebih cepat). Pergantian sel kulit banyak dan menebal.

Penyebab

Sampai saat ini penyakit Psoriasis belum diketahui penyebabnya secara pasti, sehingga belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkannya secara total. Namun, berdasarkan beberapa penelitian, disebutkan beberapa hal yang dapat memicu timbulnya psoriasis, antara lain:
  • Garukan/gesekan dan tekanan yang berulang-ulang, misalnya pada saat gatal digaruk terlalu kuat atau penekanan anggota tubuh terlalu sering pada saat beraktivitas. Bila Psoriasis sudah muncul dan kemudian digaruk/dikorek, maka akan mengakibatkan kulit bertambah tebal.
  • Obat tertentu antara lain obat anti hipertensi dan antibiotik.
  • Mengoleskan obat terlalu keras bagi kulit.
  • Emosi yang tak terkendali.
  • Infeksi saluran nafas bagian atas, yang keluhannya dapat berupa demam, nyeri menelan, batuk dan beberapa infeksi lainnya.
  • Makanan berkalori sangat tinggi sehingga badan terasa panas dan kulit menjadi merah, misalnya mengandung alkohol.

Gejala

Gejala yang ditimbulkan pada awalnya tampak seperti bintik merah yang makin melebar dan ditumbuhi sisik lebar putih berlapis-lapis. Tumbuhnya tidak selalu di seluruh bagian kulit tubuh tetapi kadang-kadang hanya timbul pada tempat-tempat tertentu saja, karena pergiliran sel–sel kulit bagian lainnya berjalan normal. Psoriasis dapat juga disertai atau tanpa disertai rasa gatal. Kulit dapat membaik seperti kulit normal lainnya setelah warna kemerahan, putih atau kehitaman bekas psoriasis menghilang.

Pengobatan

Pengobatan psoriasis biasanya dilakukan dengan berbagai cara mulai dengan salep oles (topikal), obat telan (sistemik) maupun dengan penyinaran menggunakan sinar UVB. Baik pengobatan salep maupun penyinaran hanya membantu meredam penyakit tersebut dan tidak menyembuhkan sama sekali, sehingga sewaktu-waktu penyakit ini dapat timbul kembali.
Salep oles yang umum digunakan antara lain yang mengandung kortikosteroid, vitamin D3 analog (misalnyacalcipotriol) dan anthralin. Salep tersebut dioleskan langsung ke kulit yang terkena psoriasis untuk mengurangi proses peradangan, menghilangkan kerak, dan memperlambat waktu pergantian kulit.
Apabila dengan pengobatan topikal tidak memberikan respon dengan baik, maka tahap selanjutnya adalah dengan penyinaran ultraviolet (phototherapy). Lampu untuk penyinaran ini memiliki panjang gelombang 311-313 nm dan berapa lama penyinaran dengan lampu ini berbeda-beda tergantung tiap penderita.
Bila dengan phototherapy ini pun tidak memberikan hasil yang maksimal, maka tahap selanjutnya adalah menggunakan obat telan (sistemik), antara lain methotrexatecyclosporine dan retinoid. Namun penggunaan obat telan ini harus dengan petunjuk dan pengawasan dokter sebab obat-obat tersebut memiliki efek samping yang cukup berbahaya. Maka dari itu, setiap penderita harus melakukan tes darah terlebih dahulu dan mengecek fungsi hati.

Pencegahan

Ada baiknya kita mempelajari beberapa hal sebagai upaya pencegahan, perlu diketahui sebelumnya bahwa psoriasis lebih sering muncul pada kulit yang kering. Oleh sebab itu bagi pembaca yang memiliki kulit cenderung kering, hindarilah menggunakan scrub saat mandi, sering-seringlah mengoleskan moisturizeratau pelembab kulit dengan teratur, gunakanlah sabun mandi khusus yang mengandung moisturizer atau susu kambing.


Sumber disini

November 23, 2012

Berapa Lama Waktu Tidur yang Efektif?


Setiap orang, rata-rata, akan tidur selama 24 tahun sepanjang hidupnya. Dan, apakah Anda tahu bahwa dibalik tidur banyak fenomena-fenomena yang berdampak pada kita?
Selama beberapa tahun belakangan, penelitian seputar tidur banyak dilakukan oleh ilmuwan untuk menemukan jawaban dari berbagai pertanyaan, misalnya: berapa lama waktu yang ideal untuk tidur, bagaimana tidur bisa berdampak pada kita, dan mengapa banyak fenomena terjadi saat tidur.
Berikut adalah hal-hal yang Anda perlu ketahui tentang tidur:
Lupakan mitos tidur 8 jam setiap malam
Mitos tidur 8-9 jam ini memang sudah menyebar luas. Namun, secara ilmiah mitos ini tidak pernah ada buktinya. Pernyataan ini juga diungkapkan langsung oleh salah satu peneliti terkenal tentang tidur, Daniel Kripke dalam sebuah wawancara.
Dalam penelitian terbarunya, Kripke menemukan bahwa “orang yang tidur antara 6,5 jam dan 7,5 jam setiap malam memiliki umur yang paling lama, lebih bahagia dan paling produktif.”
Menariknya lagi, tidur lebih lama dari 7,5 jam itu justru akan berdampak lebih buruk bagi kesehatan Anda. “Tidur 8,5 jam ternyata lebih buruk daripada tidur 5 jam,” ujar Kripke.
Apa yang terjadi pada otak jika tak cukup tidur?
Topik ini adalah salah satu aspek yang paling menarik tentang tidur. Ada pernyataan yang berbunyi, “Bekerja lembur tidak akan meningkatkan kinerja otak. Ini justru membuat Anda bodoh.”
Pada kenyataannya, orang yang tidur hanya 4 jam juga bisa sesegar dan seaktif seperti orang yang tidur selama 7,5 jam. Hal itu juga dikuatkan oleh penelitian yang menyatakan bahwa, “orang kurang tidur pada kenyataannya bisa memberikan dampak yang sama persis seperti seseorang yang tidak kurang tidur, ketika keesokan paginya.”
Walaupun kita kurang tidur atau tidak, otak juga bisa kehilangan fokus. Jika kita mulai kehilangan fokus tetapi tidak kurang tidur, otak kita tetap bisa mengkompensasi dan kembali meningkatkan fokus. Dan, jika kita kurang tidur, otak kita tidak bisa kembali fokus.
“Temuan utama ini menemukan bahwa otak pada orang yang kurang tidur bisa bekerja normal kadang-kadang, tapi sebentar-sebentar akan mengalami fenomena yang mirip dengan mati listrik,” ujar Clifford Saper dari Harvard.
Jadi, orang yang hanya tidur 4 jam masih bisa melakukan pekerjaan dengan baik dan sadar dengan apa yang dikatakannya. Satu-satunya masalah adalah, orang kurang tidur tidak memiliki kemampuan otak untuk mengarahkan agar kembali fokus setelah mereka kehilangan perhatian. Bahkan lebih buruknya lagi, orang kurang tidur tidak sadar akan penurunan dalam kinerjanya.
“Orang kurang tidur mungkin tidak tahu pekerjaannya terganggu. Pada periode untuk menormalkan fungsi otak, mereka hanya bisa memberikan rasa aman palsu pada kompetensi dan keamanan. Pada kenyataannya, inkonsistensi otak bisa memiliki konsekuensi yang membahayakan,” ujar Saper.
Tidur adalah jalan menuju kesuksesan
Tidak cukup tidur akan memberikan rasa sakit. Jadi sekarang, Anda sebaiknya mulai mengoptimalkan kebiasaan tidur Anda ke level yang baru dan cobalah tidur dengan waktu yang ideal demi menuju kesuksesan, seperti yang diungkapkan oleh salah satu pendiri The Huffinton Post, Arianna Huffington.
Berikut adalah 3 hal utama yang harus dilakukan, dalam upaya untuk memiliki tidur yang lebih baik dan bekerja lebih produktif:
1. Mulai tidur siang setiap hari, mengapa dan bagaimana?
Waktu tidur siang sebenarnya tidak harus lama seperti tidur di malam hari. Menurut salah satu penulis buku terlaris di New York Times, Michael Hyatt tidur siang bisa dilakukan cukup 20 menit saja.
Berikut hal-hal yang Anda perlu ketahui dari tidur siang:
  • Seperti kata Michael, beberapa manfaat inti dari tidur siang adalah Anda bisa mengembalikan kewaspadaan otak dengan hanya beberapa menit dengan tidur ringan.
  • Menurut saran dari penulis, Anda sebaiknya tidur siang di jam 3.00 sore. Ini merupakan salah satu cara ampuh untuk membawa produktivitas kembali hingga 100 persen, dalam upaya mendapatkan energi untuk melanjutkan pekerjaan sampai waktu kerja selesai.
  • Salah satu manfaat utama dari tidur siang setiap hari adalah mengurangi rasa lelah dengan cara yang sederhana. Selain itu, tidur siang singkat juga bisa membantu meningkatkan rasa kebahagiaan harian Anda.
Untuk mencoba rutinitas tidur siang kadang sangat sulit dilakukan. Berikut adalah 3 cara yang Anda bisa coba sendiri:
  • Rutinitas tidur siang akan sangat sulit, terutama jika Anda bekerja di sebuah kantor besar, atau Anda cenderung merasa takut orang lain akan menganggap Anda pemalas. Salah satu hal penting di sini adalah untuk membuat orang lain “menyadari” kenyataan, bahwa Anda memang tidur siang setiap hari. Cobalah dan cari dukungan dari rekan kerja atau atasan Anda, sehingga Anda bisa mengatur diri untuk mengembangkan kebiasaan ini.
  • Waktu adalah hal yang sangat penting. Jangan biarkan tidur siang Anda melebihi maksimal 30 menit. Tidur selama 20 menit juga terbukti menjadi waktu yang optimal.
  • Yang terpenting lainnya adalah buatlah kebiasaan tidur Anda konsisten. Jaga baik frekuensi (setiap hari) dan waktu tidur yang sama dan konsisten.
2. Mengembangkan ritual tidur, bagaimana dan mengapa?
Anda harus bisa membuat tidur semudah menyikat gigi setiap malam. Mengembangkan ritual tidur yang akan membuat Anda siap untuk tidur nyenyak sebenarnya sangat sederhana. Ritual itu berbeda dari kebiasaan.
“Kebiasaan itu sering dianggap sebagai kegiatan yang Anda paksakan diri untuk melakukannya. Namun, ritual itu adalah kegiatan yang memang Anda selalu lakukan tanpa ada paksaan,” ujar sang penulis The Power of Full Engagement, Jim Loehr dan Tony Schwarz.
Ketika Anda ingin mencoba membuat ritual tidur, salah satu hal utama adalah Anda harus punya aktivitas terakhir agar bisa melepaskan diri dari tugas-tugas di sisa hari Anda. Berikut adalah beberapa aktivitas terakhir yang bisa Anda coba:
  • Anda bisa melakukan 20 menit berjalan dengan satu set setiap malam sebelum tidur. Ini adalah cara yang bagus untuk membersihkan kepala Anda dan siap untuk tidur.
  • Anda bisa mencoba untuk membaca buku-buku fiksi. Berbeda dengan buku non-fiksi, buku fiksi adalah cara yang bagus untuk benar-benar melepaskan diri, memasuki dunia dan pola pikir yang berbeda dan kemudian siap untuk tidur lama.
  • Anda harus membuat jadwal bangun tidur dengan waktu yang berdekatan dengan aktivitas wajib yang Anda lakukan sesudah bangun tidur. Misalnya, jika Anda harus sarapan jam 7.40, Anda harus nyalakan alarm jam 7.30. Cara ini cukup ampuh melawan rasa malas ketika ingin beranjak dari tempat tidur.
3. Pastikan Anda memang lelah?
Bagian penting dari buku The Power of Full Engagement, adalah untuk menyadari bahwa kita harus memperhatikan kualitas terbaik dari tidur, baik secara fisik dan mental.
Jika ingin tidur nyenyak demi memulihkan kondisi seluruh tubuh, pastikan bahwa Anda memiliki setidaknya satu aktivitas mental menantang atau satu aktivitas menantang secara fisik.
Fakta menarik lainnya seputar tidur adalah wanita membutuhkan lebih banyak tidur dibandingkan pria. “Rata-rata wanita tidur lebih lama sebanyak 20 menit ketimbang pria, tetapi beberapa wanita mungkin perlu sedikit lebih atau kurang dari itu,” kata Jim Horne dalam bukunya Sleepfaring: A Journey through the Science of Sleep.
Kenapa? Hal ini karena otak wanita berbeda dari pria dan lebih kompleks, sehingga kebutuhan tidur mereka akan menjadi sedikit lebih besar. (jay)

source disini

Artikel Menarik Lainnya...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More