Download

September 29, 2011

Tips mengatasi penyakit amandel


Penyakit amandel atau Peradangan pada tonsil (tonsilitis) penyebabnya tidak lain adalah bakteri, kuman atau virus. Ditandai dengan gejala-gejal seperti sakit tenggorokan, sakit saat menelan, pembengkakan kelenjar disekitar rahang dan leher, sakit kepala, demam dan serak atau kehilangan suara.

Penyakit ini ada yang bersifat akut (cepat) dan ada juga yang kronis (lama). Penyakit amandel akut biasanya hanya berlangsung sekitar 4 -6 hari dan sering terjadi pada anak-anak usia 5 - 10 tahun. Sedangkan untuk amandel kronis bisa berlangsung bertahun-tahun jika tidak segera diobati, amandel kronis bisa mengganggu jalannya pernapasan dan bisa mengeluarkan cairan nanah pada lekukan tonsil.

Untuk perawatan dan pengobatannya dilakukan beberapa langkah sebagai berikut :
  • Diusahakan untuk minum banyak air atau cairan seperti sari buah, terutama selama demam.
  • Jangan minum es, sirop, es krim, makanan dan minuman yang didinginkan, gorengan, makanan awetan yang diasinkan, dan manisan.
  • Berkumur air garam hangat 3-4 kali sehari.
  • Menaruh kompres hangat pada leher setiap hari.
  • diberikan terapi antibiotik (atas petunjuk dokter) apabila ada infeksi bakteri dan untuk mencegah komplikasi.
  • Istirahat yang cukup.
Namun apabila tonsilitis kronis dengan pembengkakan tonsil yang terlalu besar sehingga mengakibatkan terganggunya jalan pernapasan, atau munculnya komplikasi, biasanya diperlukan pembedahan/operasi untuk mengeluarkan tonsil. Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk perawatan dan pengobatan radang amandel (tonsilitis) diantaranya mempunyai efek sebagai antiradang, antibiotik, dan menghilangkan bengkak (anti-bengkak).

Berikut ini adalah cara tradisional untuk mengatasi penyakit amandel:
  • Bubuk sambiloto sebanyak 3 - 4,5 gram diseduh dengan 200 cc air panas, tambahkan 1 sendok makan madu, diaduk, lalu diminum hangat-hangat. Atau 30 gram sambiloto segar/15 gram yang kering, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya ditambahkan 200 cc jus buah nanas, diaduk, lalu diminum untuk 3 kali sehari, setiap kali minum 200 cc. (untuk tonsilitis akut)
  • 2 buah mengkudu/pace matang + 20 gram kunyit, dicuci dan dihaluskan, disaring dan diambil airnya, tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis, dan 1 sendok makan madu, diaduk, lalu diminum. Lakukan 2-3 kali sehari. (untuk tonsilitis akut).
  • 30 gram benalu jeruk nipis atau benalu teh + 30 gram temu putih + 10 gram sambiloto kering + 20 gram kunyit, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum untuk dua kali sehari, setiap kali minum 200 cc. (Untuk tonsilitis kronis dengan pembesaran tonsil yang agak besar).
  • 10 lembar daun cocor bebek dihaluskan atau dijus, airnya digunakan untuk berkumur di tenggorokan. Lakukan 2-3 kali sehari.
  • 30-60 gram akar kembang pukul empat dijus, airnya digunakan untuk berkumur di tenggorokan, lalu ditelan. Lakukan 2 kali sehari.
Tidak ada cara khusus mencegah amandel yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit ini adalah selalu menjaga kebersihan badan. Mencuci tangan sesering mungkin mencegah penyebaran mikro-organisme yang dapat menimbulkan tonsilitis. Jika diketahui ada yang terkena infeksi amandel akibat kuman hendaknay Menghindari kontak setidaknya hingga 24 jam sampai penderita tersebut mendapatkan antibiotika.

Penyakit amandel tidak harus selalu dioperasi atau diangkat, selama kita tahu cara mengatasi penyakit amandel ini. Tetapi jika amandel membengkak terlalu besar sampai menyumbat saluran napas. Apalagi jika adenoid juga membesar, maka harus segera diangkat karena sumbatan ini akan menyebabkan kesulitan bernapas dan dikhawatirkan terjadi obstructive sleep apnea (napas berhenti saat tidur). peluang usaha

0 comments:

Post a Comment

Artikel Menarik Lainnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More