Download

December 5, 2007

Yang Bebas dan Yang Dibatasi Karena Asam Urat

Bila kadar asam urat penderita lebih dari ukuran normal (di atas 7 mg/dl), dianjurkan menghindari makanan golongan A dan membatasi konsumsi makanan golongan B. Bahkan jika kadar asam urat penderita melebihi 10 mg/dl, dibarengi dengan pembengkakan sendi, sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung purin samasekali. Jenis makanan yang relatif aman untuk dikonsumsi yaitu yang masuk golongan C.

Semua jenis karbohidrat seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, gula, hunkwe, makaroni, mi, bihun, roti dan biskuit, boleh disantap. Sementara itu, jenis ikan tertentu, ayam, telur, tahu, tempe, dan oncom dibatasi maksimal 50 gr/hari. Daging dapat diganti dengan susu dan keju yang kandungan purinnya rendah.

Beberapa bahan makanan berikut ini digolongkan berdasarkan kandungan purinnya:

Bahan Pangan Golongan A
(mengandung 150-1.000 mg purin dalam setiap 100 gr bahan pangan): Hati, ginjal, otak, jantung, ginjal, paru, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging, ragi (tape), alkohol, makanan dalam kaleng.

Bahan Pangan Golongan B
(kadar purin sekitar 50-150 mg purin dalam setiap 100 gr bahan pangan): Daging sapi, ikan laut, kacang kering, bayam, kembang kol.

Bahan Pangan Golongan C
(mengandung sekitar 0-15 mg purin dalam setiap 100 gram bahan): keju, susu, telur, oncom, dan sebagainya.

Makanan lezat belum tentu menjadikan sehat. Jika Anda tak ingin gout menjemput, sebaiknya jangan asal menyantap.

Sumber: Buletin Info-sehat edisi XVI

0 comments:

Post a Comment

Artikel Menarik Lainnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More